• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Beli Emas di Bulion Bank Tak Kena Pajak 0,25%, Tapi Syaratnya Ini

Beli Emas di Bulion Bank Tak Kena Pajak 0,25%, Tapi Syaratnya Ini

July 31, 2025
Intip Prospek Saham Perbankan Di Tengah Volatilitas Pasar

Intip Prospek Saham Perbankan Di Tengah Volatilitas Pasar

April 27, 2026
Pasar Modal Untuk Masa Depan, Untuk Gen Z!

Pasar Modal Untuk Masa Depan, Untuk Gen Z!

April 27, 2026
Gerak Saham Sejalan dengan Pergerakan Fundamental Ekonomi

Gerak Saham Sejalan dengan Pergerakan Fundamental Ekonomi

April 27, 2026
Kriteria Danantara Godok Proyek Hilirisasi, 3 Poin Ini Wajib DipenuhiI

Kriteria Danantara Godok Proyek Hilirisasi, 3 Poin Ini Wajib DipenuhiI

April 27, 2026
Dorong Jumlah Investor, OJK Luncurkan Program Pintar Reksa Dana

Dorong Jumlah Investor, OJK Luncurkan Program Pintar Reksa Dana

April 27, 2026
IHSG Tiba-Tiba Ditutup di Zona Merah, Turun 0,32% ke Level 7.106

IHSG Tiba-Tiba Ditutup di Zona Merah, Turun 0,32% ke Level 7.106

April 27, 2026
Baru 1 Emiten Baru 2026, Airlangga Minta Bursa Genjot Pipeline IPO

Baru 1 Emiten Baru 2026, Airlangga Minta Bursa Genjot Pipeline IPO

April 27, 2026
Pemerintah Godok Insentif Fiskal untuk Investor Reksa Dana

Pemerintah Godok Insentif Fiskal untuk Investor Reksa Dana

April 27, 2026
BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

BTPN Syariah (BTPS) Bukukan Laba Rp 319 M di Kuartal I-2026

April 27, 2026
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp 17.185

April 27, 2026
Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US,4 Juta pada Kuartal I-2026

Laba PGN (PGAS) Melesat 46% Jadi US$90,4 Juta pada Kuartal I-2026

April 27, 2026
OJK Sebut Pasokan Valas di Perbankan Masih Melimpah

OJK Sebut Pasokan Valas di Perbankan Masih Melimpah

April 27, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 27, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Beli Emas di Bulion Bank Tak Kena Pajak 0,25%, Tapi Syaratnya Ini

9 months ago
in News
Beli Emas di Bulion Bank Tak Kena Pajak 0,25%, Tapi Syaratnya Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan konsumen akhir masih dibebaskan dari pengenaan pajak penghasilan (PPh) pasal 22 atas pembelian emas di Bank Bulion sebesar 0,25% dengan satu syarat, yakni pembeliannya tidak di atas Rp 10 juta.

Hal ini merupakan konsekuensi dari terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 51 Tahun 2025 dan PMK Nomor 52 Tahun 2025. Kedua PMK tersebut ditetapkan pada tanggal 25 Juli 2025 dan mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Agustus 2025, besok.

“Transaksi hingga Rp 10 juta dikecualikan,” tegas Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto saat media briefing di kantornya, Jakarta, Kamis malam (31/7/2025).

Ditjen Pajak mengungkapkan, latar belakang penyusunan kedua PMK ini adalah kebutuhan pemerintah untuk mendukung kegiatan usaha bulion dalam bentuk penyesuaian pengaturan perpajakan dengan perkembangan kegiatan usaha bulion yang telah diatur dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Usaha bulion mencakup kegiatan yang berkaitan dengan emas, seperti simpanan, pembiayaan, perdagangan, dan penitipan emas oleh lembaga jasa keuangan.

Aturan sebelumnya, yang termuat dalam PMK 48 Tahun 2023 dan PMK 81 Tahun 2024, Ditjen Pajak anggap membuat pemungutan PPh Pasal 22 atas kegiatan usaha bulion menimbulkan tumpang tindih.

Contohnya, penjual emas memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25% atas penjualan kepada Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Bulion, sementara LJK Bulion sebagai pembeli juga memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5% atas pembelian yang sama. Nah, degan ketentuan dalam PMK yang baru ini diharapkan dapat menghilangkan potensi tumpang tindih.

Dengan keluarnya PMK 51/2025, pokok pengaturan baru utamanya meliputi penunjukan LJK Bulion sebagai pemungut PPh Pasal 22 atas pembelian emas batangan, serta penetapan PPh Pasal 22 atas impor emas batangan sebesar 0,25%. PMK ini mengatur bahwa penjualan emas oleh konsumen akhir kepada LJK Bulion sampai dengan Rp10.000.000, dikecualikan dari pemungutan PPh Pasal 22.

Adapun poin utama pengaturan yang termuat dalam PMK-52/2025 menyangkut ketentuan PPh Pasal 22 atas kegiatan usaha bulion dalam bentuk perdagangan (bullion trading).

PMK ini menetapkan bahwa pemungutan PPh Pasal 22 tidak dilakukan atas penjualan emas perhiasan atau emas batangan oleh pengusaha emas perhiasan dan/atau emas batangan kepada konsumen akhir, wajib pajak UMKM dengan PPh final, serta wajib pajak yang memiliki Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh 22.

Pengecualian serupa juga berlaku untuk penjualan emas batangan kepada Bank Indonesia, melalui pasar fisik emas digital, dan kepada LJK Bulion. Sehingga, ketentuan dalam PMK tersebut menegaskan bahwa pembelian emas batangan oleh masyarakat (konsumen akhir) dari Bank Bulion tidak dikenakan pemungutan PPh Pasal 22.

Penjualan emas kepada LJK Bulion juga dikecualikan dari pemungutan PPh Pasal 22 apabila nilai transaksinya tidak melebihi Rp10.000.000. Namun, jika nilai transaksi lebih dari Rp10.000.000, LJK Bulion wajib memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25% dari harga pembelian.

“Dan ini mulai berlaku juga besok 1 Agustus 2025,” tegas Bimo.

(wur)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Demam Beli Emas, Beneran Investasi Atau FOMO?




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Intip Prospek Saham Perbankan Di Tengah Volatilitas Pasar

Intip Prospek Saham Perbankan Di Tengah Volatilitas Pasar

April 27, 2026
Pasar Modal Untuk Masa Depan, Untuk Gen Z!

Pasar Modal Untuk Masa Depan, Untuk Gen Z!

April 27, 2026
Gerak Saham Sejalan dengan Pergerakan Fundamental Ekonomi

Gerak Saham Sejalan dengan Pergerakan Fundamental Ekonomi

April 27, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .