• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BBCA Dijual Asing Rp 4,15 T, Harga Balik ke 2022

BBCA Dijual Asing Rp 4,15 T, Harga Balik ke 2022

January 28, 2026
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

April 19, 2026
Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

April 19, 2026
Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

Anak Orang Penting Hidup Melarat, Ogah Jual Nama Ortu Untuk Sukses

April 19, 2026
PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

PGE 2026, Incar Produksi 5.255 GWh & Pendapatan USD 455 Juta

April 19, 2026
Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

Benarkah Punya Catatan SLIK Tetap Bisa Dapat KPR? Ini Faktanya

April 19, 2026
Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

Warga RI Doyan Emas, Transaksi Tring by Pegadaian Tembus Rp30 T

April 19, 2026
Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

Rp 9,1 T Raib, 1.000 Orang Ngadu Tiap Hari

April 19, 2026
Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

Jangan Sengaja Gagal Bayar Pinjol, Risiko Besar Mengintai

April 19, 2026
OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

OJK Minta BNI Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah di Aek Nabara

April 19, 2026
Pakar Keuangan Ungkap Tabungan Ideal Saat Umur 50 Tahun

Pakar Keuangan Ungkap Tabungan Ideal Saat Umur 50 Tahun

April 19, 2026
KFC RI Rugi Ratusan Miliar, Utang Bengkak, & Gerai Berguguran

KFC RI Rugi Ratusan Miliar, Utang Bengkak, & Gerai Berguguran

April 19, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, April 19, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

BBCA Dijual Asing Rp 4,15 T, Harga Balik ke 2022

3 months ago
in News
BBCA Dijual Asing Rp 4,15 T, Harga Balik ke 2022
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran modal asing kembali mengalir deras keluar dari pasar modal Tanah Air hari ini, Rabu (28/1/2026). Hal ini seiring dengan pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan rebalancing untuk indeks saham di Indonesia pada Februari 2026. 

Sepanjang perdagangan hari ini, asing melakukan aksi beli Rp 14,76 triliun dan jual Rp 20,93 triliun. Dengan demikian, net foreign sell hari ini mencapai Rp 6,17 triliun. 

Sebagian besar net sell asing tersebut disumbang oleh Bank Central Asia (BBCA). Emiten bank milik Djarum ini mencatat net sell sebanyak Rp 4,15 triliun. Sebanyak 8,77 juta lot saham berpindah tangan dengan harga rata-rata 7.114,5. 

Seiring dengan aksi jual asing tersebut, saham BBCA mengalami tekanan sebesar 6,33% atau -475 poin ke level 7.025. Pada sesi 2 perdagangan, BBCA bahkan sempat menembus level support dan menyentuh harga 6.925. 

Sebagai informasi, harga penutupan hari ini merupakan harga terendah sejak Juli 2022. Pada medio Juli 2022, BBCA sempat ditutup parkir di level 7.000.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk hari ini. Indeks anjlok 7,35% ke level 8.320,56 atau terkoreksi 659,67 poin pada penutupan perdagangan hari ini. Bahkan pada level terendahnya IHSG sempat ambruk lebih dari 8% dan dilakukan perhentian perdagangan sementara (trading halt) oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nyaris seluruh saham yang aktif diperdagangkan di bursa masih berada di zona merah. Sebanyak 753 saham turun, 16 tidak bergerak, dan hanya 37 saham yang naik.

Nilai transaksi tercatat jumbo atau yakni mencapai Rp 45,50 triliun yang melibatkan 60,86 miliar saham dalam 3,99 juta kali transaksi.

Adapun IHSG ambruk merespons pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penilaian free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes.

Dalam pengumuman tersebut, MSCI menyoroti masih adanya kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia meski terdapat perbaikan minor pada data free float dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

MSCI menjelaskan bahwa sebagian pelaku pasar global mendukung penggunaan laporan Monthly Holding Composition Report dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai data tambahan. Namun, banyak investor menyampaikan kekhawatiran signifikan atas kategorisasi pemegang saham KSEI yang dinilai belum cukup andal untuk mendukung penilaian free float dan kelayakan investasi.

Menurut MSCI, persoalan mendasar masih berkaitan dengan keterbatasan transparansi struktur kepemilikan saham serta potensi perilaku perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar. Oleh karena itu, MSCI menilai dibutuhkan informasi kepemilikan saham yang lebih rinci dan dapat diandalkan, termasuk pemantauan konsentrasi kepemilikan saham, guna mendukung penilaian free float yang lebih robust.

“Sejalan dengan kondisi tersebut, MSCI menerapkan perlakuan sementara atau interim treatment untuk sekuritas Indonesia yang berlaku efektif segera,” sebagaimana disampaikan dalam pengumuman di situs resminya.

Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko perputaran indeks dan risiko investabilitas sembari menunggu adanya perbaikan transparansi dari otoritas pasar terkait.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

Utang Pinjol Otomatis Diputihkan setelah 90 Hari, Mitos atau Fakta?

April 19, 2026
Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

Bikin Bisnis Asuransi Melejit, Perbaikan Tata Kelola Jadi Kunci

April 19, 2026
Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

Sosok CEO Muda yang Jadi Orang Terkaya Berkat Perang

April 19, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .