• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Astra (ASII) Bongkar Strategi Hadapi Gempuran Mobil Listrik China

Astra (ASII) Bongkar Strategi Hadapi Gempuran Mobil Listrik China

August 27, 2025
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

May 2, 2026
Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

May 2, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

May 2, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

May 2, 2026
dari Salim hingga Jusuf Hamka

dari Salim hingga Jusuf Hamka

May 2, 2026
Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

May 1, 2026
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, May 2, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Astra (ASII) Bongkar Strategi Hadapi Gempuran Mobil Listrik China

8 months ago
in News
Astra (ASII) Bongkar Strategi Hadapi Gempuran Mobil Listrik China
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Astra International Tbk (ASII) membeberkan strategi bisnis dalam menghadapi gempuran kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) baru dan industri otomotif nasional yang sedang lesu. Diketahui, pendapatan otomotif Astra anjlok sepanjang paruh pertama tahun ini seiring dengan mobil listrik China yang membanjiri pasar. 

Direktur Astra Henry Tanoto mengatakan bahwa persaingan selalu ada di industri otomotif, yang mana baik untuk konsumen dan industri itu sendiri.

Henry mengatakan strategi Astra adalah selalu konsisten dalam menyediakan teknologi dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang sangat bervariasi di Indonesia. Dengan konsistensi tersebut, ia menyebut Astra selama 20 tahun terakhir berhasil mempertahankan market share kita di atas 50%.

Terkait strategi dalam menyediakan produk, Henry mengatakan perlu melihat kebutuhan konsumen. Terlebih dengan faktor daya beli yang berbeda-beda di kota besar, kecil dan daerah rural.

Kebutuhan mobil masyarakat pun berbeda-beda, ada yang perlu mobil berkapasitas lima bangku dan tujuh bangku.

Henry mengatakan kesiapan infrastruktur di setiap wilayah juga berbeda-beda. Saat ini, infrastruktur EV di kota besar lebih siap dibanding kota kecil.

“Maka saat ini, kalau kita lihat penetrasi EV yang 10% itu, hampir 90% itu terkonsentrasi di Jakarta dan kota besar,” pungkas Henry saat Public Expose ASII 2025 secara virtual, Rabu (27/8/2025).

Selain karena kesiapan infrastruktur, para customer di wilayah tersebut merupakan additional buyer yang tidak sensitif dengan nilai jual kembali mobil EV yang cenderung terjun bebas.

Maka demikian, Henry mengatakan penjualan mobil bertenaga mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) dan mobil hybrid yang berkontribusi 90% terhadap penjualan otomotif nasional, tersebar cukup merata di kota besar, kota kecil, dan daerah rural.

Melihat ini, Astra menyediakan produk yang lengkap, mulai dari ICE, hybrid, dan battery electric vehicle (BEV). Belum lama ini di GIIAS 2025, kata Henry, pihaknya meluncurkan dua produk baru BEV, yakni new BZ4x yang diproduksi lokal dan urban cruiser BEV. Untuk hybrid, Astra telah meluncurkan Rocky Hybrid yang harganya di bawah Rp300 juta, untuk melengkapi produk-produk hybrid yang sudah ada.

“On top of itu juga sebenarnya kita juga sedang menyiapkan produk hybrid lainnya yang akan berada di mass market segment,” ucap Henry.

Tidak kalah penting, Astra juga menyiapkan layanan terhadap kebutuhan otomotif masyarakat yang bervariasi. Dalam hal ini, ekosistem pembiayaan, asuransi kendaraan, after-sales, dan trade in.

“Jadi akhirnya dari total ekosistem layanan yang kita miliki, inilah yang kenapa resale value dari produk Astra itu lalu terjaga dengan baik,” tukas Henry.

Maka demikian, ia meyakini ke depannya Astra mampu menyelaraskan portofolio produk dan layanan sesuai dengan perubahan kebutuhan mobilitas yang terjadi di masyarakat.

“Dan kita juga confident, yakin bahwa kita bisa beradaptasi cepat dan tumbuh di tengah transisi energi di dalam industri otomotif ini. Ya akhirnya kita harapkan kita bisa terus menjadi pilihan utama dari konsumen,” imbuh Henry.

Seperti diketahui, industri otomotif tengah menghadapi penurunan penjualan karena beberapa tantangan. Mulai dari daya beli masyarakat yang anjlok, hingga perang harga mobil karena menjamurnya merek kendaraan listrik baru China yang kompetitif.

Astra pun tidak terelakkan dari tantangan tersebut.

Segmen otomotif jadi pemberat kinerja keuangan Astra sepanjang semester I-2025. Pasalnya segmen yang berkontribusi terhadap 38% total pendapatan pendapatannya turun 8,13% secara tahunan menjadi Rp61,71 triliun.

Pada sisi bottom line, ASII membukukan laba diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp15,52 triliun, turun 2,15% dari pencapaian pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp15,86 triliun.

Penurunan laba tersebut di tengah perolehan pendapatan yang bertumbuh tipis, hanya 1,81%. Jumlah pendapatan ASII yang mampu dikantongi pada semester pertama 2025 sebesar Rp162,86 triliun dibandingkan dengan perolehan periode yang sama pada tahun lalu Rp159,97 triliun.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Astra (ASII) Bicara Rencana Bisnis di RS Hermina (HEAL)




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

Orang Jawa Doyan Kumpulkan Emas Sampai Mengejutkan Orang China-Eropa

May 2, 2026
Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

Keluarga Ini Kaya Raya Turun Temurun Gegara Tanaman Disebut Al-Qur’an

May 2, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .