• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
AS-Uni Eropa Capai Kesepakatan Dagang, Dolar Naik ke Rp16.335

AS-Uni Eropa Capai Kesepakatan Dagang, Dolar Naik ke Rp16.335

July 28, 2025
Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

November 3, 2026
Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

November 3, 2026
Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

November 3, 2026
Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

Heboh Nasabah Bank Swasta Sulit Tarik Dana, OJK Buka Suara

November 3, 2026
Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

Reformasi Pasar Modal Ibarat Detox, IHSG Merah jadi Konsekuensi

November 3, 2026
Gold Transaction Trust & Integrity Award

Gold Transaction Trust & Integrity Award

November 3, 2026
Bedah Strategi Penguatan Sektor Keuangan RI

Bedah Strategi Penguatan Sektor Keuangan RI

November 3, 2026
Hartadinata Abadi Raih Integrated Gold Business Award

Hartadinata Abadi Raih Integrated Gold Business Award

November 3, 2026
Demutualisasi BEI, Kemenkeu Pastikan Tak Akan Ikut Jadi Pemilik

Demutualisasi BEI, Kemenkeu Pastikan Tak Akan Ikut Jadi Pemilik

November 3, 2026
BI Ungkap Beda Inflasi Produsen dan Konsumen, Ini Penjelasannya

BI Ungkap Beda Inflasi Produsen dan Konsumen, Ini Penjelasannya

November 3, 2026
Aset Kripto Masih Menarik, Investor 23,48 Juta, Transaksi Rp 30,5 T

Aset Kripto Masih Menarik, Investor 23,48 Juta, Transaksi Rp 30,5 T

November 3, 2026
DSI Tak Kuasai Barang, Hanya Verifikasi

DSI Tak Kuasai Barang, Hanya Verifikasi

November 3, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, November 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

AS-Uni Eropa Capai Kesepakatan Dagang, Dolar Naik ke Rp16.335

1 year ago
in Lifestyle
AS-Uni Eropa Capai Kesepakatan Dagang, Dolar Naik ke Rp16.335
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin (28/7/2025).

Melansir dari Refinitiv, nilai tukar rupiah mengalami penurunan sebesar 0,15% atau ditutup di level Rp16.335/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) mengalami penguatan sebesar 0,41% di level 98,04 per pukul 15.00 WIB.


Indeks dolar AS mengalami tren penguatan selama dua hari beruntun, yang menjadi faktor utama di balik pelemahan nilai tukar rupiah hari ini. Kenaikan DXY menunjukkan bahwa permintaan terhadap dolar AS meningkat secara global, yang biasanya mendorong depresiasi mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

Penguatan DXY terjadi seiring dari terjalinnya kesepakatan dagang terbaru antara Amerika Serikat dan Uni Eropa yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Minggu (27/7/2025) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa kesepakatan tersebut mencakup pemberlakuan tarif sebesar 15% terhadap sebagian besar barang-barang asal Eropa yang masuk ke pasar AS, termasuk mobil.

Namun, sejumlah produk seperti pesawat dan komponennya, bahan kimia tertentu, serta produk farmasi akan dikecualikan dari tarif tersebut. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menegaskan bahwa tarif 15% ini tidak akan ditambahkan pada tarif yang saat ini telah berlaku.

Meski lebih rendah dari ancaman tarif 30% yang sempat disampaikan Trump sebelumnya, tarif baru ini tetap lebih tinggi dari baseline 10% yang sempat diharapkan Uni Eropa.

Kendati demikian, kesepakatan ini dinilai mampu meredakan ketegangan dagang kedua pihak dan memberikan kepastian baru bagi pelaku pasar global.

Namun di sisi lain, pasar juga bersikap hati-hati menjelang pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang akan digelar pada 29-30 Juli 2025.

Konsensus memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25-4,50%, pelaku pasar tetap mencermati arah kebijakan moneter selanjutnya, terutama karena inflasi AS per Juni 2025 masih tercatat di 2,7% (yoy) atau di atas target The Fed yang berada di bawah 2%.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Gerak ‘Roller Coaster’ Rupiah di Semester I-2025, Dolar Masih Perkasa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

Persaingan Ketat, Simpanan Bunga Tinggi di Bank Makin Marak

November 3, 2026
Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

Perkuat Transformasi Bisnis, Askrindo Raih Penghargaan Ini!

November 3, 2026
Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

November 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .