• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Analisis Penyebab IHSG Melesat Nyaris 2%

Analisis Penyebab IHSG Melesat Nyaris 2%

August 12, 2025
Pria Jawa Kaya Rp10 Triliun dari Jualan Es, Kok Bisa?

Pria Jawa Kaya Rp10 Triliun dari Jualan Es, Kok Bisa?

June 21, 2026
Setiap Hari 1.000 Warga RI Teriak, Duit Rp 9,1 T Diambil Maling

Setiap Hari 1.000 Warga RI Teriak, Duit Rp 9,1 T Diambil Maling

June 21, 2026
Video: Jurus Bisnis Emas Manfaatkan Medsos Untuk Marketing

Video: Jurus Bisnis Emas Manfaatkan Medsos Untuk Marketing

June 21, 2026
Bolehkah Debt Collector Tagih Utang ke Kantor? Ini Aturannya

Bolehkah Debt Collector Tagih Utang ke Kantor? Ini Aturannya

June 21, 2026
Kerajaan Bisnis Salim Runtuh Usai Berjaya Tiga Dekade

Kerajaan Bisnis Salim Runtuh Usai Berjaya Tiga Dekade

June 21, 2026
Ekspansi Bisnis Lewat IPO , Produsen Jeli Siap Genjot Produksi

Ekspansi Bisnis Lewat IPO , Produsen Jeli Siap Genjot Produksi

June 21, 2026
Di Bawah Danantara, Kinerja BUMN Lampaui Target 2025

Di Bawah Danantara, Kinerja BUMN Lampaui Target 2025

June 21, 2026
Pria Sukabumi Terusir dari RI, Menjelma Jadi Raja Hotel Dunia

Pria Sukabumi Terusir dari RI, Menjelma Jadi Raja Hotel Dunia

June 21, 2026
Allo Bank dan Weverse Kerja Sama, Beli Jelly Tak Perlu Kartu Kredit

Allo Bank dan Weverse Kerja Sama, Beli Jelly Tak Perlu Kartu Kredit

June 21, 2026
Bisnis Konstruksi Hadapi Lonjakan Biaya Operasional-Ancaman PHK

Bisnis Konstruksi Hadapi Lonjakan Biaya Operasional-Ancaman PHK

June 21, 2026
OJK Sita 41 Aset BPRS di Sumut, Ada Dugaan Skandal Penipuan Rp15,47 M

OJK Sita 41 Aset BPRS di Sumut, Ada Dugaan Skandal Penipuan Rp15,47 M

June 21, 2026
OJK Warning Penipuan Lewat Drama China, Begini Modusnya

OJK Warning Penipuan Lewat Drama China, Begini Modusnya

June 21, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, June 21, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Analisis Penyebab IHSG Melesat Nyaris 2%

10 months ago
in Lifestyle
Analisis Penyebab IHSG Melesat Nyaris 2%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan sesi pertama hari ini Selasa (12/8/2025). IHSG terbang 1,84% atau meroket 139 poin ke 7.745,72 dan semakin mendekati level psikologis 7.800.

Saham-saham blue chip, khususnya bank pelat merah tercatat menjadi motor utama pergerakan indeks.

Sebanyak 369 saham tercatat mengalami kenaikan, 241 terkoreksi dan 189 lainnya stagnan. Adapun total transaksi tercatat relatif ramai atau mencapai 10,34 triliun yang melibatkan 16,48 miliar saham dalam 1,27 juta kali transaksi.

Nyaris seluruh sektor perdagangan menguat, dengan penguatan terbesar dibukukan oleh sektor teknologi dan finansial. Adapun sektor yang mengalami koreksi hari ini adalah sektor energi dan properti.

DCI Indonesia (DCII) yang beberapa hari terakhir menjadi beban IHSG, hari ini tercatat menjadi penggerak utama dengan sumbangsih 27,23 indeks poin usai saham milik kongsi Toto Sugiri dan Salim ini menyentuh batas auto rejection atas atau naik 9,99% ke Rp 278.250 per saham.

Kemudian ada juga saham emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa, Bank Central Asia (BBCA), yang naik 2,63% ke Rp 8.775 per saham dengan kontribusi 16,06 indeks poin.

Lalu disusul oleh emiten pelat merah yang ramai-ramai ikut menguat pada perdagangan hari ini.

Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melesat 3,94% ke Rp 3.960 per saham dengan kontribusi 24,72 indeks poin dan merupakan penggerak utama terbesar kedua IHSG hari ini. Saham Bank Mandiri (BMRI) naik 3,60% ke Rp 4.890 per saham dengan kontribusi 14,88 indeks poin. Saham Telkom Indonesia (TLKM) naik 3,34% ke Rp 3.090 per saham dengan kontribusi 11,39 indeks poin.Terakhir ada saham Bank negara Indonesia (BBNI) yang naik 4,76% ke Rp 4.400 per saham dengan kontribusi 7,12 indeks poin.

Kenaikan IHSG sendiri tidak terlepas karena kembalinya asing masuk ke pasar. Hal ini turut menjadi penopang kenaikan IHSG. Pada hari kemarin asing mencatat net buy senilai Rp849,85 miliar. Pada sepekan kemarin asing juga mulai kembali mencatat net buy, setelah sebelumnya selalu membukukan net sell.

Saham emiten perbankan paling banyak diborong oleh investor dari luar negeri. BBCA tercatat menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp 425,1 miliar. Lalu diikuti oleh BBRI Rp 234,6 miliar dan FILM Rp 117,2 miliar.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik menguat pada hari Selasa (12/8/2025), dengan Nikkei 225 Jepang mencapai rekor tertinggi, seiring investor menilai perpanjangan gencatan senjata perdagangan AS-China semalam yang telah memberikan ruang lebih luas bagi negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia untuk menegosiasikan kesepakatan.

Indeks Nikkei 225 Jepang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di 42.629,17, dipimpin oleh sektor energi, teknologi, keuangan, dan utilitas.

Pada perdagangan hari ini, setidaknya ada dua hal dari eksternal yang sangat dinanti pasar.

Pertama, adalah rilis inflasi AS periode Juli 2025 yang akan menjadi penentu kebijakan moneter the Fed pada bulan depan.

Kedua, ada dateline gencatan tarif impor AS – China pada hari ini nampaknya bisa diperpanjang. Pasar menanti kebijakan yang lebih longgar antara dua negara besar ini.

Sementara dari domestik, kemarin ada rilis penjualan ritel kemudian dari pasar saham tampaknya sudah mulai ada dana asing bergerilya masuk lagi.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Saham Bank BUMN Kebut-Kebutan, IHSG Naik 3%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pria Jawa Kaya Rp10 Triliun dari Jualan Es, Kok Bisa?

Pria Jawa Kaya Rp10 Triliun dari Jualan Es, Kok Bisa?

June 21, 2026
Setiap Hari 1.000 Warga RI Teriak, Duit Rp 9,1 T Diambil Maling

Setiap Hari 1.000 Warga RI Teriak, Duit Rp 9,1 T Diambil Maling

June 21, 2026
Video: Jurus Bisnis Emas Manfaatkan Medsos Untuk Marketing

Video: Jurus Bisnis Emas Manfaatkan Medsos Untuk Marketing

June 21, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .