• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ada Bank Bullion, DPR Usul RI Larang Ekspor Emas

Ada Bank Bullion, DPR Usul RI Larang Ekspor Emas

August 5, 2025
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

September 17, 2026
INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

September 17, 2026
Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

September 17, 2026
Eks Direktur LPS Ini Mundur Dari Komisaris Bank Woori (SDRA)

Eks Direktur LPS Ini Mundur Dari Komisaris Bank Woori (SDRA)

September 17, 2026
Bursa Mineral RI Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral RI Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

September 17, 2026
Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Negara Bisa Hemat Rp100 Triliun

Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Negara Bisa Hemat Rp100 Triliun

September 17, 2026
Harga Minyak & Inflasi AS Melonjak, Suku Bunga The Fed Naik

Harga Minyak & Inflasi AS Melonjak, Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS

IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS

September 17, 2026
Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

September 17, 2026
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

September 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ada Bank Bullion, DPR Usul RI Larang Ekspor Emas

1 year ago
in Lifestyle
Ada Bank Bullion, DPR Usul RI Larang Ekspor Emas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mendorong penguatan layanan layanan Bank Emas atau Bullion Bank di Indonesia.

Hal ini mengingat, posisi Bank Bullion saat ini hanya dianggap sebagai pusat gadai semata, padahal dalam praktiknya dapat menciptakan potensi yang lebih luas, termasuk cadangan emas untuk menjamin ketahanan ekonomi.

“Sampai hari ini belum ada sistem ekonomi yang dapat menjamin ketahanan ekonomi sekuat emas,” ujarnya di Gedung Kampus Paramadina Jakarta, Selasa (4/8).

Menurutnya, Indonesia harus memiliki sistem cadangan ekonomi nasional yang tetap dan tidak tergantung pada devisa. Bahkan menjadikan emas sebagai dasar sistem ketahanan ekonomi nasional. Salah satunya melalui sistem bullion.

“Kalau bullion system ini benar-benar diatur, termasuk melarang ekspor emas, lalu membangun sistem kustodian penyimpanan emas yang kuat, maka yang diperdagangkan hanya dokumen atau kontrak emas seperti yang dilakukan London Bullion Market Association (LBMA) atau Chicago Mercantile Exchange (CME),” sebutnya.

Misbakhun memandang, sistem cadangan berbasis emas itu sangat penting. Apalagi, Indonesia memiliki sumber cadangan emas yang besar, yang seharusnya memanfaatkannya untuk memperkuat sistem ekonomi.

Saat ini cadangan emas Indonesia sekitar 220 ton. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan Singapura, yang tidak punya tambang emas, tapi memiliki sekitar 240 ton.

“Bank Indonesia hanya memiliki 80 ton, Pegadaian 100 ton, BSI sekitar 40 ton. Emas yang dimiliki masyarakat dalam bentuk perhiasan lebih dari seribu ton, tapi tidak tercatat dalam sistem formal,” imbuhnya.

Ia berharap, pemerintah dapat melarang ekspor emas dan hanya dapat diperdagangkan berupa dokumen atau kontrak emas seperti yang dilakukan London Bullion Market Association (LBMA) atau Chicago Mercantile Exchange (CME).

Dengan demikian, fisik emas tetap berada dalam negeri, tetapi tetap diperdagangkan secara internasional dalam bentuk kontrak derivatif yang nilainya lebih stabil dan jauh dari spekulasi.

“Kenapa LBMA bisa mengatur perdagangan emas dunia, padahal emasnya dari India, Australia, dan Kanada? Karena mereka punya sistem kustodian dan trust internasional,” ucapnya.

Hari ini, Misbakhun menambahkan, kita masih memahami bullion hanya sebagai sistem gadai emas. Padahal potensi ekonominya jauh lebih besar.

“Kalau sistem bullion ini berjalan, saya yakin dunia keuangan syariah bisa makin kuat. Ini bukan keputusan politik yang rumit, karena semua partai ikut membahas P2SK,” pungkasnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Ricky Perdana Gozali Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Ini Visi Misinya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

September 17, 2026
INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

September 17, 2026
Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

September 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .