• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

October 29, 2026
Valbury Ungkap Aset Favorit Investor di Semester II 2026

Valbury Ungkap Aset Favorit Investor di Semester II 2026

October 29, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Saham BCA Turun 5%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Saham BCA Turun 5%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Menguat 0,28%, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp18.125

Rupiah Menguat 0,28%, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp18.125

October 29, 2026
Hashim Warning! Rupiah Bisa Tembus Rp21.000 per Dolar AS

Hashim Warning! Rupiah Bisa Tembus Rp21.000 per Dolar AS

October 29, 2026
Imbal Hasil SBN Tertinggi dalam 6 Tahun, Ini Penyebabnya

Imbal Hasil SBN Tertinggi dalam 6 Tahun, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Supra Sekuritas Terseret Sanksi OJK, Pandu Buka Suara Soal Kepemilikan

Supra Sekuritas Terseret Sanksi OJK, Pandu Buka Suara Soal Kepemilikan

October 29, 2026
Buru Tambahan Emas di Pani, Merdeka Gold Kucurkan Rp206 Miliar

Buru Tambahan Emas di Pani, Merdeka Gold Kucurkan Rp206 Miliar

October 29, 2026
Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

Dolar AS Kehilangan Daya Tarik Sebagai Aset Aman

October 29, 2026
BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026

October 29, 2026
Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

Kuartal III-2026, Laba Bukit Asam (PTBA) Melesat 216% jadi Rp4,41 T

October 29, 2026
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJK Jadi PIKK

October 29, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Akulaku Capital Indonesia Dapat Restu OJKJadi PIKK
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Akulaku Capital Indonesia (ACI) mengumumkan bahwa perusahaan telah menerima persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) nonoperasional bagi entitas jasa keuangan Akulaku Group di Indonesia.

Untuk diketahui, pembentukan ACI merupakan bagian dari penataan struktur entitas jasa keuangan Akulaku Group di Indonesia, sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (POJK 30/2024).

Dalam struktur yang direncanakan, ACI akan menjadi perusahaan induk sekaligus pengendali bagi PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), PT Akulaku Finance Indonesia (AFI), PT Pintar Inovasi Digital (PID), dan PT Inovasi Kredit Indonesia (IKI). Sesuai dengan ketentuan POJK 30/2024, PIKK memiliki fungsi pengendalian dan konsolidasi terhadap anggota konglomerasi keuangan.

Sebagai PIKK non operasional, ACI akan menjalankan fungsi tersebut pada tingkat group dan tidak menawarkan produk atau layanan keuangan secara langsung kepada masyarakat. Peran ini mencakup koordinasi penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan pengelolaan permodalan secara terintegrasi di seluruh konglomerasi keuangan.

“Kami mengapresiasi persetujuan Otoritas Jasa Keuangan kepada ACI untuk bertindak sebagai PIKK nonoperasional bagi entitas jasa keuangan Akulaku Group di Indonesia. Melalui peran ini, ACI akan memperkuat koordinasi serta penerapan tata kelola dan manajemen risiko secara terintegrasi. Kami berkomitmen menjalankan tanggung jawab tersebut dengan memperhatikan kepentingan seluruh entitas dalam konglomerasi keuangan dan mematuhi ketentuan yang berlaku.” ujar Direktur Utama PT Akulaku Capital Indonesia Mukti Wibowo dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).

Setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan, PT Akulaku Capital Indonesia akan melanjutkan proses pengambilalihan saham BNC, AFI, PID, dan IKI yang untuk saat ini masih dimiliki oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia (ASI). Pelaksanaan masing-masing transaksi akan mengikuti proses dan ketentuan yang berlaku.

Penataan ini turut diharapkan dapat memperkuat koordinasi di dalam ekosistem Akulaku Group di Indonesia. Serta penataan ini sejalan dengan upaya Akulaku Group untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan yang relevan bagi masyarakat Indonesia.

Melalui peran masing-masing entitas di bidang perbankan, pembiayaan, dan pendanaan dengan layanan digital berbasis teknologi informasi, Akulaku Group terus mengembangkan ekosistem yang dapat menjawab beragam kebutuhan keuangan nasabah.

Adapun susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT Akulaku Capital Indonesia adalah sebagai berikut:

Direksi

● Direktur Utama: Mukti Wibowo

● Direktur Kepatuhan: Emalia Indra Juanti

● Direktur: Bowen Zhang Dewan Komisaris:

Dewan Komisaris

● Komisaris Utama: Chesna F. Anwar

● Komisaris Independen: Asep Tedi

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Valbury Ungkap Aset Favorit Investor di Semester II 2026

Valbury Ungkap Aset Favorit Investor di Semester II 2026

October 29, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Saham BCA Turun 5%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Saham BCA Turun 5%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Menguat 0,28%, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp18.125

Rupiah Menguat 0,28%, Dolar AS Ditutup Turun ke Rp18.125

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .