• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

October 21, 2026
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

October 29, 2026
Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

October 29, 2026
Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

October 29, 2026
PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

October 29, 2026
Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

October 29, 2026
Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

October 29, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

1 week ago
in Market
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – IHSG mengakhiri perdagangan Selasa (20/10) dengan penguatan 5,65% ke level 5.278,99. Kenaikan indeks ditopang sejumlah saham berkapitalisasi besar, dengan BBRI (+9,84%), BBCA (+7,88%), dan TLKM (+16,38%) menjadi leading movers. Sebaliknya, BYAN (-3,86%), MORA (-6,87%), dan DCII (-1,14%) tercatat sebagai lagging movers.

Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp2,13 triliun, sementara secara keseluruhan pasar net sell mencapai Rp2,21 triliun. Dari sisi sektoral, seluruh 11 sektor berakhir di zona hijau. Sektor transportasi mencatat penguatan paling tinggi sebesar 8,55%.

Pergerakan bursa AS berlangsung variatif. Dow Jones naik 1,02% ke level 52.495, S&P 500 menguat 0,28% ke 7.712, sedangkan Nasdaq relatif datar dengan penurunan tipis 0,02% ke 26.424.

Penguatan IHSG terjadi setelah koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya, di tengah aksi bargain hunting, rencana buyback sejumlah emiten dengan nilai sekitar Rp4,50 triliun, serta sentimen terkait reformasi transparansi pasar modal. 

Rencana Danantara untuk menambah kepemilikan pada sejumlah saham BUMN, termasuk sektor perbankan, juga menjadi perhatian pasar di tengah sentimen terkait MSCI. Sejalan dengan IHSG, ETF EIDO dan MSCI Indonesia masing-masing menguat 7,18% dan 9,65%.

Dari sisi emiten, ada PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) yang memperluas bisnis pengujian, inspeksi, dan sertifikasi atau testing, inspection, and certification (TIC) ke Vietnam. Perseroan membuka kantor cabang di negara tersebut yang juga dipersiapkan sebagai basis ekspansi ke Laos dan Kamboja.

Ekspansi tersebut menyasar sektor kehutanan, lingkungan, dan pertanian. MUTU menjalin nota kesepahaman atau MoU dengan Forestry Science Institute of South Vietnam (FSISV), sekaligus mengembangkan layanan inspeksi halal sebagai bagian dari diversifikasi bisnis.

Langkah ini sejalan dengan bisnis MUTU yang telah memiliki basis di bidang sertifikasi keberlanjutan, kehutanan, dan sawit. Pendapatan dari segmen tersebut tumbuh 7,33% secara tahunan menjadi Rp331,48 miliar pada 2025.

Ekspansi ke kawasan Indochina juga membuka peluang sumber pendapatan baru, seiring industri TIC global yang diproyeksikan mencapai sekitar US$290 miliar pada 2029. Namun, kontribusi ekspansi tersebut terhadap pendapatan MUTU belum dapat dihitung karena perseroan belum mengungkapkan target pendapatan maupun nilai investasi. Sebagai gambaran, laba bersih MUTU pada 1H26 tercatat sebesar Rp14,72 miliar.

Selanjutnya, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), melalui anak usahanya WIKA Kobe yang merupakan perusahaan patungan dengan PS Construction Co., Ltd. asal Jepang, mulai melakukan pengiriman perdana bantalan rel kereta beton pracetak untuk proyek Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina.

Pengiriman melalui jalur laut tersebut dilakukan pada 22 September 2026. WIKA Kobe berperan sebagai pemasok bagi Colas Rail Philippines untuk Paket Kontrak CP106 yang mencakup E&M Systems and Track Works.

Kontrak yang berjalan hingga 2029 ini menjadi salah satu order ekspor WTON dan memberikan visibilitas pendapatan untuk sekitar tiga tahun ke depan. Manajemen menyebut proyek tersebut akan memberikan dampak terhadap pendapatan perseroan.

Order tersebut menjadi tambahan bagi kinerja WTON di tengah pendapatan 1H26 yang turun 5,51% YoY menjadi Rp1,48 triliun. Di sisi lain, laba bersih meningkat 9,14% YoY menjadi Rp4,75 miliar, didukung perbaikan margin. Besaran kontribusi proyek Metro Manila terhadap pendapatan belum dapat dihitung karena nilai kontrak belum diungkapkan.

Sementara itu, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan 120,72 juta saham baru. Saham tersebut memiliki nilai nominal Rp25 per saham dan harga pelaksanaan Rp994 per saham.

Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berpotensi memperoleh dana sekitar Rp120 miliar. Seluruh saham baru akan diserap oleh tiga pihak, yakni PT Harmoni Semesta Investama sebanyak 72,43 juta saham, PT Atlas Raya Abadi sebanyak 24,14 juta saham, serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebanyak 24,14 juta saham.

PT Harmoni Semesta Investama merupakan pihak terafiliasi dengan perseroan. Sementara itu, aksi korporasi ini akan menyebabkan kepemilikan pemegang saham publik terdilusi 3,78%, dari sebelumnya 19,99% menjadi 19,24%.

Rencana PMTHMETD tersebut telah memperoleh persetujuan dalam RUPS Independen pada 30 September 2026. Perseroan menjadwalkan penerbitan saham baru pada 28 Oktober 2026, kemudian pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .