• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

June 22, 2026
Video:Persaingan Ketat Smart Home Made in Indonesia Kuasai Pasar Lokal

Video:Persaingan Ketat Smart Home Made in Indonesia Kuasai Pasar Lokal

June 22, 2026
Nitrasanata Dharma (JECX) Mau IPO, Tawarkan Rp1.200-Rp1.400 per Saham

Nitrasanata Dharma (JECX) Mau IPO, Tawarkan Rp1.200-Rp1.400 per Saham

June 22, 2026
IHSG Terkoreksi 0,98% di Awal Pekan, 445 Saham Merah

IHSG Terkoreksi 0,98% di Awal Pekan, 445 Saham Merah

June 22, 2026
BI Rate Naik, Purbaya Ungkap Cara Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2026

BI Rate Naik, Purbaya Ungkap Cara Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2026

June 22, 2026
Panda Bond Bisa Perkuat Rupiah, Purbaya Ungkap Ada yang Tak Suka

Panda Bond Bisa Perkuat Rupiah, Purbaya Ungkap Ada yang Tak Suka

June 22, 2026
Dana Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Mau PHK 2.500 Karyawan

Dana Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Mau PHK 2.500 Karyawan

June 22, 2026
Racikan Portofolio Tahan Banting MI Saat Suku Bunga Tinnggi

Racikan Portofolio Tahan Banting MI Saat Suku Bunga Tinnggi

June 22, 2026
Emiten Hapsoro (PSKT) Ganti Direksi & Komisaris, Ini Daftar Terbarunya

Emiten Hapsoro (PSKT) Ganti Direksi & Komisaris, Ini Daftar Terbarunya

June 22, 2026
Rupiah Melemah & Suku Bunga Tinggi, RI Masih Menarik Asing?

Rupiah Melemah & Suku Bunga Tinggi, RI Masih Menarik Asing?

June 22, 2026
9 BUMN Logistik Dikonsolidasi ke PT Pos, Bidik Pasar Rp3.600 Triliun

9 BUMN Logistik Dikonsolidasi ke PT Pos, Bidik Pasar Rp3.600 Triliun

June 22, 2026
Saham Anjlok Gegara AI, Nilai Pasar Emiten Ini Lenyap Rp2.000 T

Saham Anjlok Gegara AI, Nilai Pasar Emiten Ini Lenyap Rp2.000 T

June 22, 2026
Analis Sebut Rapor MSCI RI Unggul Dibanding India, Korea & Taiwan

Analis Sebut Rapor MSCI RI Unggul Dibanding India, Korea & Taiwan

June 22, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

2 hours ago
in Market
Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali mengakhiri perdagangan di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (22/6/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup terdepresiasi sebesar 0,28% ke level Rp17.825/US$. Posisi ini sekaligus melanjutkan pelemahan rupiah pada perdagangan sebelumnya, Jumat (19/6/2026), ketika rupiah ditutup melemah 0,42% ke level Rp17.775/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah bergerak melemah sejak awal. Mata uang Garuda dibuka melemah tipis 0,03% ke level Rp17.780/US$, sebelum tekanannya semakin dalam hingga penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,07% ke level 100,924.


Pergerakan rupiah pada perdagangan awal pekan ini masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global. Dolar AS bergerak kuat pada hari ini seiring meningkatnya ketidakpastian terhadap kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Ketidakpastian muncul setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan melanjutkan perang di Timur Tengah, sementara Teheran mengumumkan telah menutup Selat Hormuz.

Meski tensi kembali meningkat, pembicaraan damai antara AS dan Iran masih berlanjut memasuki hari kedua di Swiss. Perundingan tersebut dilakukan berdasarkan nota kesepahaman yang dicapai pekan lalu untuk memperpanjang gencatan senjata April setidaknya selama 60 hari lagi.

Ketidakpastian ini membuat minat pasar terhadap dolar AS sebagai aset aman atau safe haven masih tinggi. Kondisi tersebut pada akhirnya membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Data pelayaran menunjukkan jumlah kapal yang melewati Selat Hormuz turun tajam pada Minggu setelah Teheran menyatakan telah menutup jalur strategis tersebut. Kondisi ini ikut mendorong harga minyak dunia, dengan Brent naik 1,30% ke level US$81,62 per barel.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga masih mencermati langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali memperketat aturan pembelian valuta asing tunai tanpa dokumen pendukung atau underlying.

BI resmi menurunkan ambang batas pembelian valas tunai tanpa underlying dari sebelumnya US$25.000 per orang per bulan menjadi US$10.000 per pelaku per bulan. Aturan baru ini mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari penguatan prinsip kehati-hatian dalam Pasar Uang dan Pasar Valas (PUVA). Langkah ini juga diarahkan untuk mendukung efektivitas kebijakan moneter, termasuk stabilisasi nilai tukar rupiah.

“Penguatan prinsip kehati-hatian dalam PUVA melalui implementasi penurunan threshold beli tunai valuta asing terhadap Rupiah tanpa underlying menjadi US$10.000 per pelaku per bulan yang mulai berlaku 1 Juli 2026,” ucap Perry saat konferensi pers RDG BI secara daring, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Selain itu, BI juga menyesuaikan batas kewajiban dokumen pendukung untuk transfer dana ke luar negeri dalam valuta asing. Ambang batasnya diturunkan dari semula setara di atas US$50.000 menjadi setara di atas US$25.000.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video:Persaingan Ketat Smart Home Made in Indonesia Kuasai Pasar Lokal

Video:Persaingan Ketat Smart Home Made in Indonesia Kuasai Pasar Lokal

June 22, 2026
Nitrasanata Dharma (JECX) Mau IPO, Tawarkan Rp1.200-Rp1.400 per Saham

Nitrasanata Dharma (JECX) Mau IPO, Tawarkan Rp1.200-Rp1.400 per Saham

June 22, 2026
IHSG Terkoreksi 0,98% di Awal Pekan, 445 Saham Merah

IHSG Terkoreksi 0,98% di Awal Pekan, 445 Saham Merah

June 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .