• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
9 BUMN Logistik Dikonsolidasi ke PT Pos, Bidik Pasar Rp3.600 Triliun

9 BUMN Logistik Dikonsolidasi ke PT Pos, Bidik Pasar Rp3.600 Triliun

June 22, 2026
Dana Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Mau PHK 2.500 Karyawan

Dana Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Mau PHK 2.500 Karyawan

June 22, 2026
Racikan Portofolio Tahan Banting MI Saat Suku Bunga Tinnggi

Racikan Portofolio Tahan Banting MI Saat Suku Bunga Tinnggi

June 22, 2026
Emiten Hapsoro (PSKT) Ganti Direksi & Komisaris, Ini Daftar Terbarunya

Emiten Hapsoro (PSKT) Ganti Direksi & Komisaris, Ini Daftar Terbarunya

June 22, 2026
Rupiah Melemah & Suku Bunga Tinggi, RI Masih Menarik Asing?

Rupiah Melemah & Suku Bunga Tinggi, RI Masih Menarik Asing?

June 22, 2026
Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

June 22, 2026
Saham Anjlok Gegara AI, Nilai Pasar Emiten Ini Lenyap Rp2.000 T

Saham Anjlok Gegara AI, Nilai Pasar Emiten Ini Lenyap Rp2.000 T

June 22, 2026
Analis Sebut Rapor MSCI RI Unggul Dibanding India, Korea & Taiwan

Analis Sebut Rapor MSCI RI Unggul Dibanding India, Korea & Taiwan

June 22, 2026
TPIA Buka Suara Usai Disorot Genggam 1,48% Saham Prodia (PRDA)

TPIA Buka Suara Usai Disorot Genggam 1,48% Saham Prodia (PRDA)

June 22, 2026
Purbaya Ngajar di Kampus China, Bahas Ketahanan Ekonomi RI

Purbaya Ngajar di Kampus China, Bahas Ketahanan Ekonomi RI

June 22, 2026
Tanpa Proyek Pemerintah Pendapatan PT Pos Anjlok 62,5%

Tanpa Proyek Pemerintah Pendapatan PT Pos Anjlok 62,5%

June 22, 2026
Tekanan Jual Asing Masih Besar, Sesi 1 Net Sell Rp 777,1 Miliar

Tekanan Jual Asing Masih Besar, Sesi 1 Net Sell Rp 777,1 Miliar

June 22, 2026
BI Gandeng Kemenag, Luncurkan Program Buat Ribuan UMKM

BI Gandeng Kemenag, Luncurkan Program Buat Ribuan UMKM

June 22, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

9 BUMN Logistik Dikonsolidasi ke PT Pos, Bidik Pasar Rp3.600 Triliun

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
9 BUMN Logistik Dikonsolidasi ke PT Pos, Bidik Pasar Rp3.600 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah melalui BP BUMN dan BPI Danantara akan melakukan transformasi dengan melakukan konsolidasi perusahaan logistik dari sejumlah anak dan cucu perusahaan BUMN. Nantinya, perusahaan lini bisnis logistik akan bernaung di bawah PT Pos Indonesia (Persero).

Direktur Utama PT Pos Indonesia Daud Joseph mengatakan, langkah ini menjadi salah satu dari empat langkah utama dalam manajemen portofolio Danantara Aset Manajemen (DAM) dan telah masuk dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) serta menjadi program prioritas RKAP 2026.

Ia memaparkan, saat ini terdapat sekitar 15 entitas logistik BUMN yang beroperasi secara terpisah sehingga menimbulkan fragmentasi bisnis, duplikasi fungsi, dan keterbatasan skala usaha. Kondisi tersebut menyebabkan pangsa pasar BUMN logistik masih relatif kecil, yakni kurang dari 3%, meskipun memiliki aset dan jaringan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Karena mereka beroperasi sendiri-sendiri, skala usahanya juga sangat terbatas, Pak. Dari Rp 3.000 triliun market logistik, perusahaan-perusahaan ini hanya mengambil kurang dari 3%. Kecil sekali,” ujarnya saar RDP dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, Senin (22/6/2026).

“Mereka juga tumpang tindih bisnisnya, secara rute menempati rute yang sama, secara pelanggan mereka juga bersaing mengambil pelanggan yang sama, secara kapabilitas mereka juga kadang-kadang tidak bisa saling mengisi ketika ada yang penuh saat berangkat
tetapi kosong saat pulang. Sehingga masing masing bergerak di bidangnya sendiri-sendiri,”

Kenaikan peluang besar dari pertumbuhan industri logistik nasional diperkirakan mencapai sekitar 6% per tahun, khususnya pada sektor freight forwarding dan pergudangan (warehousing). Ia memaparkan, nilai pasar logistik nasional tercatat sekitar Rp2.800 triliun pada 2022, meningkat menjadi Rp2.913 triliun pada 2023 dan Rp3.048 triliun pada 2024.

Selanjutnya pasar diproyeksikan tumbuh menjadi Rp3.190 triliun pada 2025, Rp3.372 triliun pada 2026, dan mencapai Rp3.617 triliun pada 2027.

Daud menjelaskan bahwa pada 1 Juli 2026 nanti, ada 7 perusahaan logistik pelat merah akan bergabung ke dalam PT Multi Terminal Indonesia (MTI) sebagai tahap awal pembentukan holding logistik di bawah Pos Indonesia.

Ketujuh perusahaan tersebut, antara lain, PT Multi Terminal Indonesia (MTI) dan PT Prima Indonesia Logistik (PIL) yang berada di bawah Pelindo, PT Pos Logistik Indonesia (Poslog) milik Pos Indonesia, PT Sarana Bandar Logistik (SBL) milik PT Pelni, PT KBN Prima Logistik (KPL) milik Danareksa, PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS) dari SIG, serta PT Krakatau Jasa Logistik (KJL) yang merupakan bagian dari Krakatau Steel.

Pada tahap awal, kepemilikan sahamnya terdiri atas 73% Pelindo, 9% Pos Indonesia, dan 17% dimiliki lima perusahaan lainnya. Nantinya pada 2027, seluruh saham perusahaan akan seluruhnya berada di bawah Pos Indonesia.

Pada fase kedua, konsolidasi akan diperluas dengan memasukkan perusahaan berbasis cargo owner, yaitu PT Semen Indonesia Logistik (Silog) yang menjadi pendukung distribusi semen nasional, serta PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) yang mendukung distribusi pupuk dan produk turunannya.

“Nantinya berarti sudah ada 9 BUMN logistik yang bergabung di bawah perusahaan Pos Indonesia,” ucapnya.

Joseph menambahkan, dengan bergabungnya anak dan cucu entitas BUMN sektor logistik akan terjadi sinergi yang lebih luas terhadap jaringan distribusinya. Di mana perusahaan yang selama ini hanya kuat di wilayah tertentu nantinya dapat memanfaatkan jaringan perusahaan lain untuk memperluas jangkauan layanan ke berbagai daerah di Indonesia.

“Sehingga jumlahnya yang hari ini hanya ada 78 titik kumulatif, nantinya bisa bertambah menjadi sekitar 150 atau bahkan 160 lini bisnis,” tambahnya.

Selain itu, konsolidasi ini juga mampu menekan biaya logistik nasional. Sebab, selama ini setiap mata rantai logistik dijalankan oleh perusahaan berbeda yang masing-masing mengambil margin keuntungan sendiri.

“Nantinya setelah digabung menjadi satu perusahaan, profit margin-nya hanya menjadi satu. Sehingga nanti akan bisa memotong duplikasi profit margin dan akan menurunkan biaya logistik secara keseluruhan. Bapak Ibu kalau kita melihat tabel paling kanan bernilai Rp 2,38 triliun, itulah nanti besarnya revenue dari perusahaan gabungan ini. Dari Rp 2,38 triliun ini akan bisa menghasilkan profit di tahun ini kira-kira sebesar Rp 100 miliar,” tutupnya.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dana Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Mau PHK 2.500 Karyawan

Dana Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Mau PHK 2.500 Karyawan

June 22, 2026
Racikan Portofolio Tahan Banting MI Saat Suku Bunga Tinnggi

Racikan Portofolio Tahan Banting MI Saat Suku Bunga Tinnggi

June 22, 2026
Emiten Hapsoro (PSKT) Ganti Direksi & Komisaris, Ini Daftar Terbarunya

Emiten Hapsoro (PSKT) Ganti Direksi & Komisaris, Ini Daftar Terbarunya

June 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .