• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Bongkar Biang Kerok yang Bikin Bunga Kredit di RI Susah Turun

OJK Bongkar Biang Kerok yang Bikin Bunga Kredit di RI Susah Turun

April 27, 2026
Meski Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Meski Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

April 27, 2026
Ada Dua Saham HSC Potensi Ditendang MSCI

Ada Dua Saham HSC Potensi Ditendang MSCI

April 27, 2026
Bos Sawit Buka-bukaan Soal Kinerja & Efek Program B50

Bos Sawit Buka-bukaan Soal Kinerja & Efek Program B50

April 27, 2026
Lo Kheng Hong Lego Saham Sawit Grup Salim (SIMP), Ada Apa?

Lo Kheng Hong Lego Saham Sawit Grup Salim (SIMP), Ada Apa?

April 27, 2026
Arah IHSG Hadapi Sentimen Dalam & Luar Negeri di Pekan Pendek

Arah IHSG Hadapi Sentimen Dalam & Luar Negeri di Pekan Pendek

April 27, 2026
Breaking News! Harga Minyak Melonjak Lagi, Tembus US7 per Barel

Breaking News! Harga Minyak Melonjak Lagi, Tembus US$107 per Barel

April 27, 2026
Segini Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI, BRI, dan Bank Mandiri

Segini Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI, BRI, dan Bank Mandiri

April 27, 2026
Bos BI Akui Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Ini Penyebabnya

Bos BI Akui Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Ini Penyebabnya

April 27, 2026
Penyebab Tiba-Tiba IHSG Ngegas Naik 1% Pagi Ini

Penyebab Tiba-Tiba IHSG Ngegas Naik 1% Pagi Ini

April 27, 2026
Cerita Lo Kheng Hong Boncos 85%, Lalu All In ke Saham Ini!

Cerita Lo Kheng Hong Boncos 85%, Lalu All In ke Saham Ini!

April 27, 2026
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.190

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.190

April 27, 2026
Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1% Pagi Ini

Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1% Pagi Ini

April 27, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, April 27, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

OJK Bongkar Biang Kerok yang Bikin Bunga Kredit di RI Susah Turun

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
OJK Bongkar Biang Kerok yang Bikin Bunga Kredit di RI Susah Turun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan terkait alasan bunga kredit perbankan yang sulit turun meskipun bunga acuan Bank Indonesia sudah turun sejak September 2025 lalu di level 4,75%.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, secara umum, penurunan suku bunga kredit akan bergantung pada kondisi suku bunga pendanaannya atau cost of funds.

Menurutnya, jika berdasarkan data, suku bunga perbankan telah mengalami penurunan. Rerata suku bunga kredit rupiah pada Februari 2026 tercatat sebesar 8,80%, atau menurun 44 bps dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 9,22%, utamanya didorong penurunan suku bunga kredit Investasi sebesar 69 bps.

Dari sisi penghimpunan dana, rerata tertimbang suku bunga DPK Rupiah juga terpantau juga menurun sebesar 41 bps (yoy) menjadi 2,68% dengan penurunan utamanya pada deposito.

Ia menjelaskan, penurunan suku bunga merupakan proses transmisi kebijakan moneter yang berlangsung secara bertahap, dan akan tergantung pada strategi dan struktur biaya masing-masing bank, terutama terkait dengan biaya dana (Cost of Fund/CoF).

Saat ini, kata Dian terjadi perebutan dana nasabah kakap, sehingga bank berlomba menawarkan bunga deposito yang lebih besar untuk menjaga likuiditas tidak kering. Alhasil, bank harus berhadapan dengan biaya dana yang tinggi. 

“Transmisi suku bunga kebijakan kepada cost of fund dapat tertahan utamanya karena kompetisi dana simpanan yang masih cukup kompetitif, mengingat nasabah dengan simpanan besar umumnya memiliki daya tawar yang lebih tinggi terhadap bank,” ungkapnya, dikutip Senin (27/4/2026).

OJK berharap, perbankan dapat mengoptimalkan strategi pendanaan, khususnya untuk meningkatkan porsi dana murah guna menciptakan ruang penurunan suku bunga kredit.

Seperti diketahui, BI-Rate bertahan pada level 4,75% sejak September 2025 hingga saat ini. Umumnya, penurunan BI Rate akan diikuti penurunan suku bunga kredit dengan jeda waktu beberapa periode. Oleh karena itu, suku bunga kredit diperkirakan masih dapat menurun sebagai respons dari penurunan BI Rate pada 2025 yang diperkirakan dapat berlanjut pada 2026.

Sebagaimana diatur dalam POJK No.13 tahun 2024, OJK melakukan standardisasi komponen perhitungan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) agar dapat diperbandingkan antar bank dan mewajibkan bank mengumumkan komponen pembentuk SBDK pada berbagai sumber agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh stakeholders terutama masyarakat.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin pasar, mendorong kompetisi antar bank serta utamanya mendorong penurunan suku bunga sebagai salah satu bentuk percepatan transmisi suku bunga kredit.

Selain itu, OJK juga menghimbau agar bank dapat secara bertahap menyesuaikan tingkat suku bunganya, agar tetap sejalan dengan kondisi pasar, rasio keuangan yang sehat dan tidak menciptakan persaingan bunga yang kurang sehat.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Meski Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Meski Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

April 27, 2026
Ada Dua Saham HSC Potensi Ditendang MSCI

Ada Dua Saham HSC Potensi Ditendang MSCI

April 27, 2026
Bos Sawit Buka-bukaan Soal Kinerja & Efek Program B50

Bos Sawit Buka-bukaan Soal Kinerja & Efek Program B50

April 27, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .