• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Patriot Bond Bisa Jadi Agunan Kredit, Bos BSI (BRIS) Bilang Gini

Patriot Bond Bisa Jadi Agunan Kredit, Bos BSI (BRIS) Bilang Gini

November 6, 2025
Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

October 5, 2026
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

October 5, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1,1% Jelang Tutup Pasar

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1,1% Jelang Tutup Pasar

October 5, 2026
Penghapusan Batas Minimum Harga Saham, OJK: Sesuai Ekspektasi Pasar

Penghapusan Batas Minimum Harga Saham, OJK: Sesuai Ekspektasi Pasar

October 5, 2026
BEI Temukan 94,96% Saham Dikuasai Oknum Tertentu Pada Emiten INDO

BEI Temukan 94,96% Saham Dikuasai Oknum Tertentu Pada Emiten INDO

October 5, 2026
Utang Pindar Tembus Rp107 T, Kredit Macet Merangkak Naik Jadi 4,73%

Utang Pindar Tembus Rp107 T, Kredit Macet Merangkak Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895

Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895

October 5, 2026
OJK Sebut Peminat Kripto Masih Ramai, Ini Buktinya

OJK Sebut Peminat Kripto Masih Ramai, Ini Buktinya

October 5, 2026
OJK Denda 136 Pihak Rp112,79 M, Cabut 2 Izin Pelaku Pasar Modal

OJK Denda 136 Pihak Rp112,79 M, Cabut 2 Izin Pelaku Pasar Modal

October 5, 2026
Bebas Bersyarat Indra Kenz Bisa Dicabut Usai Heboh Lapas Cibinong

Bebas Bersyarat Indra Kenz Bisa Dicabut Usai Heboh Lapas Cibinong

October 5, 2026
OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

October 5, 2026
Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Patriot Bond Bisa Jadi Agunan Kredit, Bos BSI (BRIS) Bilang Gini

11 months ago
in Lifestyle
Patriot Bond Bisa Jadi Agunan Kredit, Bos BSI (BRIS) Bilang Gini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) buka suara mengenai penggunaan Patriot Bond sebagai agunan pembiayaan. Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta menyampaikan bahwa belum ada skema tersebut di bank syariah pelat merah itu, namun memandang dapat menjadi second way out.

“Sementara memang kemudian kalau di BSI, belum ada case untuk itu,” ujar Bob saat ditemui di Lippo Mall Nusantara, Kamis (6/11/2025).

Ia melanjutkan, penggunaan Patriot Bond sebagai agunan pembiayaan dapat menjadi second way out atau jaminan tambahan yang diberikan debitur kepada bank. Bob mengatakan BSI kan mengutamakan kemampuan membayar pembiayaan sebagai first way out terlebih dahulu.

“Kalau sebagai bank, pasti tentunya yang dilihat pertama itu first way out, yaitu repayment capacity-nya dari melakukan pembiayaan. Mungkin second way out-nya bisa dilihat, yang lainnya dalam hal ini mungkin bisa orang mendapatkan. Tapi di BSI, kita belum masuk ke area itu,’ ujar Bob.

Dirinya mengatakan bank syariah terbesar di RI itu akan melihat terlebih dahulu, apakah permintaan pembiayaan yang hendak menggunakan Patriot Bond sebagai agunan, sesuai dengan target segmen BSI. Ia memaparkan, segmen-segmen yang menjadi prioritas BSI antara lain, pendidikan, kesehatan, rumah sakit, industri halal (makanan dan busana).

Sebagaimana diketahui, Patriot Bond merupakan instrumen pembiayaan strategis berupa surat utang, yang diterbitkan dengan mekanisme private placement oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Tujuannya, sebagai salah satu instrumen pembiayaan yang ditujukan untuk mendukung proyek strategis nasional.

Dalam mekanisme private placement kali ini, Patriot Bond yang diterbitkan oleh Danantara ditawarkan secara langsung kepada sekelompok kecil investor terpilih, dalam hal ini kepada konglomerat dan kelompok usaha besar di Indonesia dan bukan kepada masyarakat umum. Dengan kata lain, surat utang ini tidak tersedia secara bebas dan tidak bisa diserap oleh investor ritel.

Total emisi yang diterbitkan senilai Rp 50 triliun dan ditawarkan dalam dua tenor berbeda yakni 5 dan 7 tahun. Sementara itu kupon atau imbal hasil yang ditawarkan berada di level 2%.

Sebelumnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyambut baik penggunaan Patriot Bond sebagai agunan kredit. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan pihaknya akan menilai terlebih dahulu nasabah yang hendak mengambil kredit dengan agunan Patriot Bond.

“Ya, saya rasa kita sekarang sedang berproses gitu. Kalau memang nanti ada nasabah kita datang ya kita asses sesuai dengan ketentuan ya kita akan dukung,” kata Hery saat ditemui di Sentra BRI pada Kamis (2/10/2025) lalu.

Waduh, sementara memang kemudian kalau di BSI, belum ada case untuk itu. Tapi di konteks Patriot World itu kalau jadi, apa tadi, jadi agunan pembiayaan, mungkin yang akan diambil kan, sebetulnya kalau agunan itu kan second way out ya, kalau sebagai bank, pasti tentunya yang dilihat pertama itu first way out, yaitu repayment capacity-nya dari melakukan pembiayaan. Mungkin second way out-nya bisa dilihat, yang lainnya dalam hal ini mungkin bisa orang mendapatkan. Tapi di BSI, kita belum masuk ke area itu.

Sementara itu, OJK mendukung penggunaan dana Patriot Bond sebagai agunan kredit bank. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan secara hukum, obligasi merupakan surat berharga yang dapat dijadikan agunan kredit oleh perbankan sepanjang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam praktik umum perbankan di Indonesia, obligasi yang diterbitkan baik oleh pemerintah maupun korporasi pada prinsipnya dapat diterima sebagai jaminan kredit apabila memenuhi persyaratan tertentu.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Bos OJK Buka Suara Soal BSI Masuk Danantara




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

October 5, 2026
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

October 5, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1,1% Jelang Tutup Pasar

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1,1% Jelang Tutup Pasar

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .