• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Yield SBN-US Treasury Kian Tipis, Kok Asing Masih Tertarik Masuk RI?

Yield SBN-US Treasury Kian Tipis, Kok Asing Masih Tertarik Masuk RI?

August 22, 2025
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

May 1, 2026
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

May 1, 2026
Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

May 1, 2026
GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

May 1, 2026
Dunia Demam Emas, Ternyata Ini Tempat Penyimpanannya

Dunia Demam Emas, Ternyata Ini Tempat Penyimpanannya

May 1, 2026
Sentimen Ini Bikin Rupiah Lemah Lawan Dolar AS

Sentimen Ini Bikin Rupiah Lemah Lawan Dolar AS

May 1, 2026
Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung

Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung

May 1, 2026
Prabowo Dorong B50 Era Perang, Emiten Sawit Akan Diuntungkan?

Prabowo Dorong B50 Era Perang, Emiten Sawit Akan Diuntungkan?

May 1, 2026
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Pria AS Punya Harta Rp 214 Triliun

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Pria AS Punya Harta Rp 214 Triliun

May 1, 2026
Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

May 1, 2026
Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

May 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Yield SBN-US Treasury Kian Tipis, Kok Asing Masih Tertarik Masuk RI?

8 months ago
in Market
Yield SBN-US Treasury Kian Tipis, Kok Asing Masih Tertarik Masuk RI?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Investor asing masih terus masuk ke pasar keuangan Indonesia, meskipun imbal hasil dari surat berharga negara (SBN) Indonesia dengan US Treasury kian menyempit selisihnya.

Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), spread atau selisih imbal hasil SBN acuan tenor 10 tahun dengan US Treasury tenor 10 tahun hanya tersisa 205 basis points (bps) atau hanya lebih tinggi 2,05%, jauh lebih rendah dari posisi tahun sebelumnya sebesar 240 bps.

“Spread antara SBN dan surat berharga AS makin kecil selisihnya, pada 19 Agustus sebesar 205 bps,” kata Direktur Departemen Pengelolaan Moneter & Aset Sekuritas BI Ronald D. Parluhutan saat acara diskusi di Yogyakarta, Jumat (22/8/2025).

Meski spreadnya kian tipis, namun masih lebih baik dibanding negara tetangga. Filipina misalnya kini hanya tersisa 157 bps, Thailand sudah minus 301 bps, dan Korea Selatan minus 151 bps.

Akibatnya, aliran modal asing masih terus masuk ke pasar SBN pemerintah Indonesia. Per 19 Agustus 2025 posisi non residen masih mencapai Rp 952,98 triliun, naik dari posisi per 31 Juli 2025 sebesar Rp 935,71 triliun dengan porsi kepemilikan menjadi 14,64%.

Sementara itu, untuk residen atau investor domestik yang memiliki SBN per 19 Agustus 2025 senilai Rp 5.557,63 triliun cenderung lebih rendah dibanding posisi per 31 Juli 2025 sebesar Rp 5.604,33 triliun dengan porsi masih mendominasi, yakni 85,36% dari total kepemilikan SBN Rp 6.510,64 triliun per 19 Agustus 2025 dari sebelumnya Rp 6.540,04 triliun.

“Memang saat ini terjadi penyempitan (spread) seperti yang kami sampaikan, tapi kami melihat inflows dari asing masih tetap terjaga,” ungkap Ronald.

Ronald menjelaskan, terus menurunnya yield atau imbal hasil dari SBN tenor 10 tahun beriringan dengan terus turunnya kebijakan suku bunga acuan BI yang telah dipangkas sebanyak empat kali khusus pada tahun ini hingga ke level 5%.

“Karena BI Rate sudah beberapa kali kan turun dan ini tetap terjaga meski di tengah penurunan spread yang menyempit. Non residen kepemilikannya 14,6%,” tuturnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Asing Kuasai Asuransi RI – Program Asuransi Wajib, Ini Kata DAI




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

May 1, 2026
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

May 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .