• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

July 22, 2025
Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ

Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ

August 3, 2026
OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik

OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik

August 3, 2026
PM Thailand Tawarkan Suplai 36 Rantis Amfibi Lapis Baja ke Prabowo

PM Thailand Tawarkan Suplai 36 Rantis Amfibi Lapis Baja ke Prabowo

August 3, 2026
Purbaya Bantah Ajukan Diri Jadi Gubernur BI

Purbaya Bantah Ajukan Diri Jadi Gubernur BI

August 3, 2026
Purbaya Buka Suara Tambahan Anggaran K/L Rp900T: Tidak Semua Disetujui

Purbaya Buka Suara Tambahan Anggaran K/L Rp900T: Tidak Semua Disetujui

August 3, 2026
Momen Destry Ungkap Pengalaman Pertama Ikut KSSK

Momen Destry Ungkap Pengalaman Pertama Ikut KSSK

August 3, 2026
Ini Deretan Jurus OJK Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Ini Deretan Jurus OJK Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

August 3, 2026
Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga Fenomena Makan Tabungan

Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga Fenomena Makan Tabungan

August 3, 2026
BEI Perbarui Notasi Khusus Saham, Kini Ada Penanda Free Float Kurang

BEI Perbarui Notasi Khusus Saham, Kini Ada Penanda Free Float Kurang

August 3, 2026
Cadangan Devisa Turun US Miliar hingga Akhir Juni, BI Buka Suara

Cadangan Devisa Turun US$11 Miliar hingga Akhir Juni, BI Buka Suara

August 3, 2026
Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga FenomenaMakan Tabungan

Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga FenomenaMakan Tabungan

August 3, 2026
Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik

Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik

August 3, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

1 year ago
in Market
Uni Eropa Kasih Sanksi ke Rusia, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia kembali merosot pada perdagangan Selasa pagi pukul 9:10 WIB (22/7/2025), seiring minimnya dampak sanksi Uni Eropa (UE) terhadap Rusia.

Melansir dari Refinitiv, kontrak minyak Brent (LCOc1) untuk pengiriman September 2025 berada di level US$68,64 per barel, melemah dibanding saat penutupan sehari sebelumnya yang berada di US$69,21 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di US$66,7 per barel, turun dari posisi US$67,2 per barel.

Penurunan harga minyak ini mencerminkan pasar yang tidak terkejut dengan paket sanksi ke-18 UE terhadap Rusia, meski langkah tersebut menargetkan eksportir produk olahan seperti Nayara Energy. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan Rusia telah memiliki “kekebalan” terhadap tekanan ekonomi Barat, sehingga pasokan energi Rusia ke pasar global belum terganggu secara signifikan.

Penurunan harga ini relatif tipis, mengindikasikan pasar masih melihat fundamental pasokan global stabil.

Walaupun paket sanksi terbaru UE sempat memicu kekhawatiran pasokan, kenyataannya Rusia masih dapat mengalihkan ekspor minyak ke pasar Asia, sehingga tidak terjadi gangguan besar.

Reuters melaporkan, Amerika Serikat juga tengah mempertimbangkan sanksi tambahan bagi pembeli minyak Rusia jika Moskow tidak menyepakati gencatan senjata dalam 50 hari. Namun pasar menilai langkah ini belum memberikan efek langsung, sehingga harga tetap bergerak dalam rentang sempit.

Tekanan harga juga dipengaruhi oleh proyeksi permintaan global yang moderat. Investor menunggu rilis data stok minyak mentah AS pekan ini untuk melihat arah permintaan di musim panas. Jika stok turun signifikan, harga berpotensi rebound. Namun, jika pasokan tetap melimpah, tren koreksi masih bisa berlanjut.

Dengan pasar yang masih dipengaruhi geopolitik Rusia-Ukraina dan potensi sanksi baru AS, volatilitas harga minyak diperkirakan tetap terjaga dalam jangka pendek. Investor kini fokus pada data makroekonomi dan kebijakan OPEC+ sebagai penentu arah berikutnya.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Efek Tarif Trump, Harga Minyak Dunia Rontok




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ

Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ

August 3, 2026
OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik

OJK Ketemu 100 Investor Global, Pede IHSG Akan Membaik

August 3, 2026
PM Thailand Tawarkan Suplai 36 Rantis Amfibi Lapis Baja ke Prabowo

PM Thailand Tawarkan Suplai 36 Rantis Amfibi Lapis Baja ke Prabowo

August 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .