• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Terkuak! Penyebab KFC PHK 400 Karyawan & Tutup 19 Gerai

Terkuak! Penyebab KFC PHK 400 Karyawan & Tutup 19 Gerai

October 11, 2025
Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

October 1, 2026
Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

October 1, 2026
Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

October 1, 2026
Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

Bank Mandiri Terbitkan Perpetual Bond US$ 750 Juta

October 1, 2026
Adhi Karya Jual Jalan Tol & Penyedia Air Bersih, Kantongi Duit Rp1,9 T

Adhi Karya Jual Jalan Tol & Penyedia Air Bersih, Kantongi Duit Rp1,9 T

October 1, 2026
United Tractor Bagi Dividen Interim Rp 1,47 Triliun, Ini Jadwalnya

United Tractor Bagi Dividen Interim Rp 1,47 Triliun, Ini Jadwalnya

October 1, 2026
Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

October 1, 2026
Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

October 1, 2026
Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

October 1, 2026
Korban Influenza Meroket, Kimia Farma (KAEF) Kembangkan Anti Virus Ini

Korban Influenza Meroket, Kimia Farma (KAEF) Kembangkan Anti Virus Ini

October 1, 2026
Banjir Sentimen, Rupiah Melemah & IHSG Anjlok ke Level 6.000-an

Banjir Sentimen, Rupiah Melemah & IHSG Anjlok ke Level 6.000-an

October 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Terkuak! Penyebab KFC PHK 400 Karyawan & Tutup 19 Gerai

12 months ago
in Lifestyle
Terkuak! Penyebab KFC PHK 400 Karyawan & Tutup 19 Gerai
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Restoran cepat saji KFC di Indonesia kembali melakukan penutupan gerai dan pemutusan hubungan kerja (PHK). Langkah tersebut diambil karena kondisi keuangan KFC yang masih terus merugi dalam lima tahun terakhir.

Sepanjang 2025 ini, sebanyak 19 gerai ditutup dan sebanyak 400 karyawan mengalami PHK. Meski demikian, perusahaan juga menyebut akan terus berencana untuk ekspansi. Namun tidak merinci berapa metrik yang akan dikejar.

“Secara model bisnis Perseroan tetap akan terus berekspansi dengan cara membuka gerai yang baru,” jelas manajemen KFC lewat keterbukaan informasi, dikutip CNBC Indonesia Sabtu (11/10/2025).

Penutupan ini bukan merupakan hal baru. KFC konsisten melakukan penutupan gerai sejak beberapa tahun lalu.

Tercatat sepanjang 2024, total gerai yang ditutup oleh KFC mencapai 55 gerai. Hingga akhir semester pertama tahun ini, jumlah gerai yang dikelola KFC 698 toko.

Kondisi Masih Menantang

KFC Indonesia mengungkapkan saat ini perusahaan masih mengalami tantangan besar dalam upayanya untuk membalikkan kondisi rugi menjadi untung.

Manajemen perusahaan juga buka-bukaan atas tantangan yang dihadapi oleh perseroan, mulai dari pandemi Covid-19 yang terjadi pada 2020, kemudian adanya boikot di tahun 2023 sampai 2024, dan yang sedang Perseroan hadapi sekarang ini adalah adanya penurunan daya beli dari masyarakat.

Ketiga hal tersebut pada akhirnya membuat perseroan mengalami penurunan transaksi di Gerai yang cukup besar.

Untuk memperkecil dampak negatif akibat tiga hal tersebut, perusahaan telah menerapkan sejumlah strategi mulai dari melakukan efisiensi di dalam struktur support terhadap restoran dan melakukan relokasi dan penutupan beberapa gerai yang tidak mengalami recovery secara sales dan EBITDA sejak tahun 2020.

Terkait masuknya anak Haji Isam ke entitas usaha milik Fast Food Indonesia (FAST), emiten peritel KFC di Indonesia, manajemen secara tegas menyebut PT Jagonya Ayam Indonesia akan beroperasi secara penuh pada akhir kuartal 2026.

“Pembelian saham yang dilakukan oleh PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN) yang Beneficiary Owner-nya adalah Putri dari Bapak Haji Isam untuk saham PT Jagonya Ayam Indonesia adalah sampai dengan 35% saham PT Jagonya Ayam Indonesia. Kemudian mengenai aksi korporasi dari Perseroan sendiri, sebagaimana yang telah dinyatakan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan bahwa Perseroan tidak berencana melakukan aksi korporasi yang bersifat akuisisi atau penjualan saham Perseroan atau penjualan saham anak perusahaan Perseroan,” jelas manajemen.

Selanjutnya, terkait rumor rencana kerja sama Program Makan Bergizi Gratis (MBG), KFC Indonesia secara tegas mengungkapkan perseroan belum berinteraksi atau berhubungan dengan Badan Gizi Nasional dan Perseroan belum memiliki agenda untuk berpartisipasi dalam Program Makan Bergizi Gratis.

KFC Masih Merugi

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), masih membukukan rugi sepanjang pertengahan tahun 2025. KFC diketahui terakhir kali mencatatkan keuntungan pada tahun 2019.

Merujuk pada laporan keuangan terbaru, rugi bersih perusahaan ini per 30 Juni 2025 tercatat berkurang 60,2% secara year on year (yoy) menjadi sebesar Rp138,75 miliar. Sementara di tahun 2024, perseroan membukukan rugi sebesar Rp348,83 miliar.

Dari sisi top line, perseroan milik Keluarga Gelael ini membukukan pendapatan sebesar Rp2,40 triliun. Angka ini turun 3,12% ketimbang 2024 yang sebesar Rp2,48 triliun.

Pendapatan ini ditopang dari segmen pihak ketiga makanan dan minuman sebesar Rp2,39 triliun, komisi atas penjualan konsinyasi sebesar Rp9,37 miliar, serta jasa layanan antar Rp855,98 juta.

Di sisi lain, beban pokok penjualan perseroan ikut melandai menjadi Rp961,44 miliar. Angka ini turun tipis dari tahun lalu yang sebesar Rp1,06 triliun.

Posisi nilai aset perseroan pada tengah tahun tercatat sebesar Rp4,10 triliun. Aset ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar Rp3,53 triliun.

Sementara posisi liabilitas dan ekuitas FAST masing-masing tercatat sebesar Rp3,97 triliun dan Rp129,95 miliar.

(fsd/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Penjelasan Lengkap Manajemen Soal Matahari Plaza Kalibata Tutup




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

October 1, 2026
Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

October 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .