• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Tak Nyangka, Pemilik Lion Air Pernah Hidup Melarat Jadi Calo Tiket

Tak Nyangka, Pemilik Lion Air Pernah Hidup Melarat Jadi Calo Tiket

July 20, 2025
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

April 24, 2026
Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

April 24, 2026
IHSG Ambruk 3%, Asing Bawa Kabur Rp 2 T dari Saham Ini

IHSG Ambruk 3%, Asing Bawa Kabur Rp 2 T dari Saham Ini

April 24, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Tak Nyangka, Pemilik Lion Air Pernah Hidup Melarat Jadi Calo Tiket

9 months ago
in ENTREPRENEUR
Tak Nyangka, Pemilik Lion Air Pernah Hidup Melarat Jadi Calo Tiket
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sebelum tahun 2000, naik pesawat bukanlah hal yang umum bagi sebagian besar masyarakat. Biaya yang tinggi membuat moda transportasi ini hanya terjangkau oleh kalangan berada.

Berangkat dari kenyataan tersebut, Rusdi Kirana terdorong untuk menghadirkan maskapai penerbangan dengan harga terjangkau, agar masyarakat luas pun bisa menikmati perjalanan udara. Gagasan itu muncul ketika ia masih menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila, sembari menjalankan usaha sampingan sebagai calo tiket di Bandara Soekarno-Hatta.

Lewat bisnis itulah dia akhirnya paham seluk beluk penerbangan dan memiliki modal untuk melebarkan sayap bisnis. Hingga akhirnya, di tahun 1990-an, Rusdi yang dibantu saudaranya, Kusnan Kirana, mendirikan biro perjalanan bernama “Lion Tour”. Penamaan “Lion” disebabkan karena keduanya berzodiak Leo.

Mengutip majalah Warta Ekonomi (2006), bisnis ini dijalaninya selama 13 tahun sebelum akhirnya makin berkembang di tahun 1999. Pada tahun tersebut dan seiring diperbolehkannya pendirian maskapai swasta baru di Indonesia, duo Kirana mendirikan “Lion Air”.

Dalam paparan majalah Gatra (13/11/2004), bermodalkan dua pesawat sewaan izin maskapai akhirnya keluar pada 1999. Namun, mengutip situs resmi Lion Air, maskapai baru bisa beroperasi pada tanggal 30 Juni 2000.

Rute pertama Lion Air adalah Jakarta-Pontianak dengan harga Rp 300 ribu. Harga tersebut jatuh di bawah harga kompetitor yang mematok tarif seharga Rp 1,1 juta. Lalu, tak lama berselang dibuka juga rute Jakarta-Manado yang biasanya seharga Rp 2,1 juta dibuat menjadi Rp 400 ribu.

Awalnya banyak yang menduga bisnisnya bakal bangkrut, tetapi kenyataannya tidak. Malah, Lion Air makin moncer karena jadi alternatif masyarakat untuk bisa terbang.

Pada 2004 Lion Air sudah mengoperasikan 23 pesawat terbang. Tiap harinya Lion Air melayani dengan 130 penerbangan di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Jumlah pesawat pun kemudian juga terus bertambah lagi.

Sebelum pandemi, pesawat-pesawat Lion Air mendominasi terminal 1 di Bandara Soekarno-Hatta. Sebab, Lion Air juga membawahi beberapa maskapai seperti Wings Air, Batik Air, Lion Bizjet, Malindo Air (Malaysia), dan Thai Lion Air (Thailand).

Kesuksesan inilah membuat Lion Air menyebut dirinya sebagai maskapai penerbangan berbiaya rendah. Jargonnya “We Make People Fly.” Bahkan, pada 2018 tercatat maskapai ini sudah mengangkut 36,8 juta penumpang. Atau secara persentase menjadi pilihan 35% penumpang yang ingin berpergian dari pulau ke pulau, dari kota ke kota.

Kini, Lion Air punya bisnis maskapai baru, yakni Super Air Jet. Menariknya, maskapai baru ini berdiri di saat pandemi menghantam dan maskapai lain banyak yang mandeg.

Super Air Jet terbang perdana pada 6 Agustus 2021, dengan rute Jakarta – Kualanamu, Medan dan Jakarta – Batam. Dikutip dari situs resminya, Super Air Jet menawarkan konsep low cost carrier dengan penerbangan antarkota langsung point-to-point di pasar domestik dan perusahaan berharap nantinya dapat melebarkan sayap ke rute internasional.

Pada 2017, Rusdi sendiri sempat berada di urutan ke-33 dari 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Kekayaan mereka kala itu mencapai US$ 970 juta. Namun, pada 2022, posisi Rusdi menjadi urutan ke-38 dengan kekayaan US$ 835 juta.

Meski menjadi perintis penerbangan murah, kita semua tahu kalau Lion Air mengorbankan hal mahal yang harus dibayar penumpang, yakni keterlambatan jadwal.

(hsy/hsy)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .