• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Skandal Pasar? AS Selidiki Transaksi Aneh Jelang Pernyataan Iran Trump

Skandal Pasar? AS Selidiki Transaksi Aneh Jelang Pernyataan Iran Trump

April 16, 2026
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

April 18, 2026
Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

April 18, 2026
Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

April 18, 2026
97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

April 18, 2026
Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

April 18, 2026
Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

April 18, 2026
Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

April 18, 2026
AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

April 18, 2026
Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US7,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US$447,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

April 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, April 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Skandal Pasar? AS Selidiki Transaksi Aneh Jelang Pernyataan Iran Trump

3 days ago
in ENTREPRENEUR
Skandal Pasar? AS Selidiki Transaksi Aneh Jelang Pernyataan Iran Trump
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta CNBC Indonesia – Regulator derivatif AS sedang memeriksa sejumlah transaksi berjangka minyak yang tidak biasa yang terjadi beberapa menit sebelum pengumuman mengejutkan oleh Presiden Donald Trump yang menandakan jeda dalam serangan terhadap Ira. Hal ini dimuat pertama kali oleh Bloomberg News, sebagaimana dilansir CNBC International, Kamis (16/4/2026).

Investigasi ini dipimpin oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). Lembaga itu akan meneliti aktivitas di tempat perdagangan yang dijalankan oleh CME Group dan Intercontinental Exchange, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

CME Group sendiri adalah perusahaan bursa terbesar di dunia untuk perdagangan derivatif, menyediakan kontrak berjangka dan opsi, dengan produk minyak mentah (WTI), emas, suku bunga, dan indeks saham. Sementara ICE adalah perusahaan bursa global yang juga mengoperasikan berbagai pasar keuangan, mulai dari energi (minyak Brent dan gas), lalu komoditas derivatif lain, dan memiliki bursa saham terbesar dunia New York Stock Exchange.

“Kedua bursa telah diminta untuk menyerahkan catatan yang relevan,” muat laman tersebut.

Lebih lanjut dikatakan CFTC memfokuskan perhatian pada setidaknya dua kejadian selama periode sekitar dua minggu ketika volume perdagangan melonjak tajam tepat sebelum pengumuman penting. Informasi yang dicari termasuk apa yang disebut pengidentifikasi Tag 50, yang dapat digunakan untuk menentukan siapa yang berada di balik transaksi tersebut.

Tag 50 sebenarnya bukan nama pasar atau instrumen melainkan kode identifikasi dalam sistem perdagangan elektronik di AS. Ini digunakan sebagai sistem pelaporan transaksi untuk melacak siapa sebenarnya pelaku di balik order trading.

Sayangnya, masih dimuat CNBC International, CFTC dan ICE menolak berkomentar. CME juga tidak secara khusus berkomentar tentang transaksi yang tidak biasa yang terkait dengan pengumuman Trump meski mengatakan mengatakan bahwa investigasi apa pun juga harus mencakup platform baru misalnya prediction markets.

“Tidak ada yang lebih penting daripada integritas pasar,” kata seorang juru bicara CME kepada CNBC International.

“Kami secara ketat mengawasi pasar kami dan bekerja sama erat dengan CFTC untuk mengawasi aktivitas perdagangan. Yang penting, setiap tinjauan perilaku pasar harus mencakup semua tempat perdagangan, termasuk prediction market seperti Polymarket dan Kalshi yang mencantumkan produk terkait dengan visibilitas yang sangat rendah atau bahkan tanpa visibilitas sama sekali,” jelasnya.

CNBC International sendiri sebelumnya melaporkan aktivitas mencurigakan pada 23 Maret. Ini ketika kontrak berjangka S&P 500 e-mini dan kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Mei tiba-tiba mengalami lonjakan volume dan terisolasi dalam perdagangan pra-pasar yang relatif tenang.

Sekitar 15 menit kemudian, Trump mengatakan di Truth Social bahwa AS dan Iran telah mengadakan pembicaraan dan bahwa ia menghentikan serangan yang direncanakan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran. Pengumuman tersebut memicu reaksi langsung di seluruh pasar, dengan kontrak berjangka S&P 500 melonjak lebih dari 2,5% sebelum pembukaan pasar, dan kontrak berjangka minyak mentah WTI anjlok hampir 6%.

Lonjakan volume yang tiba-tiba dan serentak pada indeks saham dan kontrak berjangka minyak mentah menimbulkan kecurigaan di kalangan pedagang, terutama karena terjadi tanpa adanya berita atau pemicu yang jelas pada saat itu. Minggu lalu, Senator AS Elizabeth Warren, dan Sheldon Whitehouse meminta CFTC untuk membuka penyelidikan terhadap perdagangan yang tidak biasa tersebut, dan menimbulkan pertanyaan apakah telah terjadi penyalahgunaan informasi pemerintah nonpublik yang berulang.

(sef/sef)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .