• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar

Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar

April 23, 2026
Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.260

Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.260

April 24, 2026
Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata

Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata

April 24, 2026
IHSG Masih Merah, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Merah, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

April 24, 2026
Saham-Saham Ini Masuk Antrean Jual Asing Kala IHSG Ambruk

Saham-Saham Ini Masuk Antrean Jual Asing Kala IHSG Ambruk

April 24, 2026
Awal Mula Permasalahan dan Gugatan Jusuf Hamka ke Hary Tanoe

Awal Mula Permasalahan dan Gugatan Jusuf Hamka ke Hary Tanoe

April 24, 2026
Kalah Lawan Jusuf Hamka, MNC Asia Holding Buka Suara

Kalah Lawan Jusuf Hamka, MNC Asia Holding Buka Suara

April 24, 2026
IHSG Anjlok 2% Lebih, Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 2% Lebih, Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini

April 24, 2026
Kalah Lawan Gugatan CMNP, MNC Asia Holding Buka Suara

Kalah Lawan Gugatan CMNP, MNC Asia Holding Buka Suara

April 24, 2026
Bos LPS Ingatkan ‘Normal tapi Waspada’, Rating RI Jadi Sorotan

Bos LPS Ingatkan ‘Normal tapi Waspada’, Rating RI Jadi Sorotan

April 23, 2026
RUPST BTN Angkat Deputi BP BUMN Endra Gunawan Jadi Wakil Komut

RUPST BTN Angkat Deputi BP BUMN Endra Gunawan Jadi Wakil Komut

April 23, 2026
JP Morgan Bilang RI Tahan Krisis Energi, Ini Respons Airlangga

JP Morgan Bilang RI Tahan Krisis Energi, Ini Respons Airlangga

April 23, 2026
CMNP Menang Rp 500 M Lebih dari Hary Tanoe, Duitnya Mau Buat Ini

CMNP Menang Rp 500 M Lebih dari Hary Tanoe, Duitnya Mau Buat Ini

April 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar

2 hours ago
in Market
Setoran Pajak RI Terendah di ASEAN, Pemerintah Siapkan Gebrakan Besar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengatakan Indonesia masih memiliki potensi penerimaan dari pajak yang besar, utamanya dari sektor teknologi.

‎Hal ini ia ungkapkan saat menyoroti capaian penerimaan Indonesia yang kalah dari negara-negara tetangga di ASEAN, bahkan kalah dari Kamboja.
‎
‎Meskipun menjadi salah satu negara dengan penerimaan negara terendah di ASEAN, Hashim tetap optimis akan terjadinya pertumbuhan melalui program-program pemerintah.

‎

‎”sebetulnya yang juga berikan harapan bagi saya adalah pemerintah saat ini sedang persiapkan dan akan mulai dengan program-program peningkatan penerimaan negara,” katanya di Menata Patra Jasa, Jakarta, Kamis (23/4/2026.
‎
‎Hashim menyoroti potensi penerimaan negara dari pajak perusahaan-perusahaan teknologi, seperti perusahaan e-commerce hingga game online.
‎
‎E-commerce misalnya, tutur Hashim, volume transaksinya mencapai US$60 miliar hingga US$90 miliar. Jika pajak pertambahan nilai (PPN) saat ini dikenakan 11%, dengan hitung-hitungan yang kasar pemerintah berpotensi mendapatkan sekitar US$6,6 miliar atau bisa mencapai RP100 triliun. Namun, yang diterima negara jauh lebih rendah.
‎
‎”E-commerce kurang lebih volume-nya yang saya dapat laporan itu US$60 sampai US$90 miliar, datanya bervariasi. Tapi kalau kita pakai angka terendah US$60 miliar seharusnya kita dapat pajak PPN 11% itu Rp6,6 miliar atau kurang lebih Rp100 triliun. Tapi kenyataannya yang diterima pemerintah tahun lalu hanya Rp8 triliun. Yang seharusnya Rp100 triliun yang didapat Rp8 triliun, Rp92 triliun itu ke mana? Saya juga bertanya,” jelas Hashim.

‎‎Selain itu, Hashim juga mengatakan ada potensi pajak dari game online, yang disebutnya belum membayar pajak pemerintah. ‎Pajak game online, ungkap Hashim, sedang dipersiapkan oleh pemerintah sebagai tambahan penerimaan negara.
‎
‎”Game anak-anak itu ternyata kita pelajari belum bayar pajak. Perusahaan asing banyak dari china, dari Korea Selatan mereka tidak banyak pajak. Sebentar lagi mereka harus bayar pajak,” imbuh Hashim.

Sebelumnya menurut catatan Bank Dunia atau World Bank dalam laporan berjudul Macro Poverty Outlook edisi April 2025, rasio penerimaan negara atau revenue ratio pada 2024 hanya sebesar 12,8%. Turun dibandingkan catatan pada 2022 yang sebesar 13,5%, dan 2023 sebesar 13,3%.

“Dengan angka 12,7%, rasio pendapatan terhadap PDB Indonesia pada tahun 2024 merupakan yang terendah di antara negara-negara berpendapatan menengah,” dikutip dari laporan Bank Dunia itu, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu, dibanding negara-negara tetangga Asia Tenggara atau ASEAN, juga masih tertinggal. Misalnya, Kamboja mampu mencatatkan revenues ratio sebesar 15,2% pada 2025, dan masih akan stabil di level 15,2% pada 2025.

Lalu, Filipina sebesar 16,7% dan akan sedikit turun menjadi 16,2% pada 2025, Malaysia 16,8% menjadi 16,5%, Laos 18,2% menjadi 18,1%, Vietnam 18,4% menjadi 16,4%, Myanmar 20% menjadi 22%, dan Thailand 21,3% menjadi 21,2%.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.260

Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.260

April 24, 2026
Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata

Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata

April 24, 2026
IHSG Masih Merah, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Merah, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

April 24, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .