• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Alamtri (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%

Saham Alamtri (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%

July 22, 2025
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Saham Alamtri (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%

9 months ago
in Market
Saham Alamtri (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) tiba-tiba diserbu investor sejak awal pada perdagangan hari ini, Selasa (22/7/2025). 

Hingga pukul 11.20 WIB, harga saham ADRO naik 6,63% ke level 2.010. Sekitar pukul 10.00 WIB, bahkan saham emiten milik  Garibaldi Thohir dan Edwin Soeryadjaya ini sempat lompat 8,75%.

Tercatat ada 348.660 lot di kolom beli. Harga tertinggi pada kolom beli ada di harga 1.990 dengan antrean 47.292 lot. Lalu di kolom jual ada antrean sebanyak 511.747 lot dengan harga tertinggi 2.100. Berdasarkan data dari sekuritas  Indopremier, net buy ADRO mencapai Rp 358,3 miliar, salah satu saham dengan nilai transaksi tertinggi hari ini. 

Sebagai informasi, per 30 Juni 2025, penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham ADRO adalah Christian Ariano Rachmat, Garibaldi Thohir, Crescento Hermawan, dan Michael WIlliam P. Soeryadjaya.

Total pengendali memiliki 52,09% saham ADRO, sedangkan masyarakat memiliki 28,55%. 

Penguatan saham ADRO terjadi meskipun harga batu bara tengah dalam tertekan. Merujuk Refintiv, harga batu bara pada perdagangan Senin (21/7/2025) ditutup di posisi US$ 109,5 per ton. Harganya turun 0,72%. Pelemahan ini juga memperpanjang tren negatif batu bara yang turun 2,7% dalam dua hari beruntun.

Tekanan terhadap harga batu bara seiring dengan China yang tengah mereformasi strategi pasokan batu bara dan ini akan berdampak besar terhadap Indonesia.

Berkurangnya impor dari Indonesia mencerminkan pergeseran ke batu bara yang lebih efisien, didukung oleh peningkatan produksi domestik dan gejolak harga global. Implikasinya, batu bara berkualitas rendah asal Indonesia kini terpukul, sementara permintaan global terhadap batu bara berkalori tinggi terus meningkat.

Impor batubara China dari Indonesia yang merupakan pemasok terbesar turun 30% yoy di bulan Juni, hanya mencapai 11,62 juta ton.

Secara kumulatif, impor dari Indonesia pada Januari-Juni 2025 tercatat 90,98 juta ton, turun 12% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Selama Juni, total impor batubara China dari semua negara adalah 33,04 juta ton, turun 26% yoy, dan menjadi level terendah sejak Februari 2023.

Penurunan ini dipicu oleh peralihan ke batubara berkalori tinggi yang lebih efisien energi per ton serta lonjakan produksi domestik China, yang mengurangi ketergantungan impor. Analisis Reuters menyebut bahwa China dan India mulai melirik batubara berkalori tinggi dari negara seperti Mongolia, Afrika Selatan, Kolombia, dan Australia.

Sebagai catatan, China adalah pasar terbesar kedua bagi batu bara Indonesia dengan kontribusi market sekitar 20%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Laba Alamtri (ADRO) Turun 16% Jadi Rp 22,68 Triliun di 2024




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .