• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Adaro (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%

Saham Adaro (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%

July 22, 2025
Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

September 16, 2026
Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

September 16, 2026
Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

September 16, 2026
Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

September 16, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85

IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85

September 16, 2026
Jelang Righ Issue, Pengendali MGLV Jual Saham di Harga Diskon

Jelang Righ Issue, Pengendali MGLV Jual Saham di Harga Diskon

September 16, 2026
Fitch Pangkas Rating Pos Indonesia, Risiko Gagal Bayar Jadi Sorotan

Fitch Pangkas Rating Pos Indonesia, Risiko Gagal Bayar Jadi Sorotan

September 16, 2026
Potret Bos Summarecon Adrianto Pitoyo Jadi Tersangka Suap HGB Bogor

Potret Bos Summarecon Adrianto Pitoyo Jadi Tersangka Suap HGB Bogor

September 16, 2026
INKA Respons Arahan BP BUMN, Percepat Pembenahan Menyeluruh

INKA Respons Arahan BP BUMN, Percepat Pembenahan Menyeluruh

September 16, 2026
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.675

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.675

September 16, 2026
DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

September 16, 2026
BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

September 16, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 16, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Adaro (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%

1 year ago
in Lifestyle
Saham Adaro (ADRO) Tiba-Tiba Diserbu, Lompat 6,6%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) tiba-tiba diserbu investor sejak awal pada perdagangan hari ini, Selasa (22/7/2025). 

Hingga pukul 11.20 WIB, harga saham ADRO naik 6,63% ke level 2.010. Sekitar pukul 10.00 WIB, bahkan saham emiten milik  Garibaldi Thohir dan Edwin Soeryadjaya ini sempat lompat 8,75%.

Tercatat ada 348.660 lot di kolom beli. Harga tertinggi pada kolom beli ada di harga 1.990 dengan antrean 47.292 lot. Lalu di kolom jual ada antrean sebanyak 511.747 lot dengan harga tertinggi 2.100. Berdasarkan data dari sekuritas  Indopremier, net buy ADRO mencapai Rp 358,3 miliar, salah satu saham dengan nilai transaksi tertinggi hari ini. 

Sebagai informasi, per 30 Juni 2025, penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham ADRO adalah Christian Ariano Rachmat, Garibaldi Thohir, Crescento Hermawan, dan Michael WIlliam P. Soeryadjaya.

Total pengendali memiliki 52,09% saham ADRO, sedangkan masyarakat memiliki 28,55%. 

Penguatan saham ADRO terjadi meskipun harga batu bara tengah dalam tertekan. Merujuk Refintiv, harga batu bara pada perdagangan Senin (21/7/2025) ditutup di posisi US$ 109,5 per ton. Harganya turun 0,72%. Pelemahan ini juga memperpanjang tren negatif batu bara yang turun 2,7% dalam dua hari beruntun.

Tekanan terhadap harga batu bara seiring dengan China yang tengah mereformasi strategi pasokan batu bara dan ini akan berdampak besar terhadap Indonesia.

Berkurangnya impor dari Indonesia mencerminkan pergeseran ke batu bara yang lebih efisien, didukung oleh peningkatan produksi domestik dan gejolak harga global. Implikasinya, batu bara berkualitas rendah asal Indonesia kini terpukul, sementara permintaan global terhadap batu bara berkalori tinggi terus meningkat.

Impor batubara China dari Indonesia yang merupakan pemasok terbesar turun 30% yoy di bulan Juni, hanya mencapai 11,62 juta ton.

Secara kumulatif, impor dari Indonesia pada Januari-Juni 2025 tercatat 90,98 juta ton, turun 12% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Selama Juni, total impor batubara China dari semua negara adalah 33,04 juta ton, turun 26% yoy, dan menjadi level terendah sejak Februari 2023.

Penurunan ini dipicu oleh peralihan ke batubara berkalori tinggi yang lebih efisien energi per ton serta lonjakan produksi domestik China, yang mengurangi ketergantungan impor. Analisis Reuters menyebut bahwa China dan India mulai melirik batubara berkalori tinggi dari negara seperti Mongolia, Afrika Selatan, Kolombia, dan Australia.

Sebagai catatan, China adalah pasar terbesar kedua bagi batu bara Indonesia dengan kontribusi market sekitar 20%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Laba Alamtri (ADRO) Turun 16% Jadi Rp 22,68 Triliun di 2024




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

September 16, 2026
Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

September 16, 2026
Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

September 16, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .