• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570

Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570

September 9, 2026
Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

September 16, 2026
Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

September 16, 2026
Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

September 16, 2026
Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

September 16, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85

IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85

September 16, 2026
Jelang Righ Issue, Pengendali MGLV Jual Saham di Harga Diskon

Jelang Righ Issue, Pengendali MGLV Jual Saham di Harga Diskon

September 16, 2026
Fitch Pangkas Rating Pos Indonesia, Risiko Gagal Bayar Jadi Sorotan

Fitch Pangkas Rating Pos Indonesia, Risiko Gagal Bayar Jadi Sorotan

September 16, 2026
Potret Bos Summarecon Adrianto Pitoyo Jadi Tersangka Suap HGB Bogor

Potret Bos Summarecon Adrianto Pitoyo Jadi Tersangka Suap HGB Bogor

September 16, 2026
INKA Respons Arahan BP BUMN, Percepat Pembenahan Menyeluruh

INKA Respons Arahan BP BUMN, Percepat Pembenahan Menyeluruh

September 16, 2026
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.675

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.675

September 16, 2026
DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

September 16, 2026
BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

September 16, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 16, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570

1 week ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Menguat, Buat Dolar AS Turun ke Rp17.570
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026), rupiah terapresiasi 0,31% ke posisi Rp17.570/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif pada perdagangan Selasa (8/9/2026), ketika rupiah berbalik dari pelemahan pada pagi hari dan ditutup menguat 0,03% ke level Rp17.625/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke posisi 98,795.


Pergerakan rupiah hari ini berlangsung ketika pelaku pasar menantikan rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia. Bank Indonesia (BI) dijadwalkan mengumumkan data tersebut pada pukul 10.00 WIB. IKK diperkirakan meningkat tipis menjadi 117 pada Agustus, dari 116,8 pada Juli.

Keyakinan konsumen sebelumnya turun selama tiga bulan berturut-turut hingga menyentuh posisi terendah sejak April 2025. Penurunan dipengaruhi melemahnya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, pembelian barang tahan lama, dan ketersediaan lapangan kerja.

Meski menurun, IKK masih berada di atas level 100. Posisi tersebut menunjukkan konsumen Indonesia masih berada dalam zona optimistis.

Kenaikan IKK menuju atau melampaui proyeksi 117 dapat memperkuat keyakinan terhadap konsumsi dan pertumbuhan ekonomi domestik. Kondisi tersebut berpotensi menopang sentimen terhadap aset keuangan Indonesia, termasuk rupiah.

Sebaliknya, penurunan lanjutan dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap daya beli dan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari pasar global, dolar AS bergerak relatif stabil ketika pelaku pasar mencermati kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik dua basis poin menjadi 4,804%. Kenaikan imbal hasil dapat menjaga daya tarik aset berdenominasi dolar dan membatasi ruang penguatan rupiah.

Namun, laju dolar tertahan oleh penguatan tajam yen Jepang. Yen telah menguat hampir 5% sejak pekan lalu dan sempat mencapai 152,89 yen/US$, posisi terkuatnya sejak Februari.

Penguatan yen didorong ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ), pemulangan dana investor Jepang dari luar negeri, serta pembalikan transaksi carry trade. Pasar memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada pertemuan 17-18 September.

Kenaikan yen turut menahan DXY karena mata uang Jepang merupakan salah satu komponen utama dalam indeks dolar AS.

Perhatian pasar berikutnya tertuju pada data inflasi produsen dan konsumen AS yang akan dirilis pekan ini. Data tersebut akan menjadi rangkaian indikator terakhir sebelum bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menggelar FOMC pada 15-16 September mendatang.

Pelaku pasar saat ini memperhitungkan peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini, setelah laporan tenaga kerja AS periode Agustus lebih kuat dibandingkan perkiraan.

Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk turut menjadi perhatian karena berpotensi menjaga tekanan inflasi tetap tinggi. Harga minyak Brent bertahan di sekitar level tertinggi dalam enam pekan, mendekati US$98 per barel.

Inflasi AS yang lebih tinggi dan kenaikan harga minyak dapat memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Fed sekaligus mengangkat dolar. Kondisi tersebut berpotensi membatasi penguatan rupiah dalam perdagangan berikutnya.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

September 16, 2026
Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

September 16, 2026
Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

September 16, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .