• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

August 7, 2026
IHSG Dibuka Menguat hingga Rupiah Bertahan di Rp 17.900/USD

IHSG Dibuka Menguat hingga Rupiah Bertahan di Rp 17.900/USD

August 7, 2026
Penjualan Naik, Rugi SIPD Malah Bengkak 240,67%, Ini Penyebabnya

Penjualan Naik, Rugi SIPD Malah Bengkak 240,67%, Ini Penyebabnya

August 7, 2026
Video; PDB RI Q2-2026 Lampaui Ekspektasi, IHSG Bertahan di Atas 6.300

Video; PDB RI Q2-2026 Lampaui Ekspektasi, IHSG Bertahan di Atas 6.300

August 7, 2026
Digugat Mantan Direktur, Emiten RI Ini Balik Menggugat, Ini Alasannya

Digugat Mantan Direktur, Emiten RI Ini Balik Menggugat, Ini Alasannya

August 7, 2026
Saham MDIA Melesat 274% Sebulan, Emiten Ini Diam-Diam Ketiban Cuan

Saham MDIA Melesat 274% Sebulan, Emiten Ini Diam-Diam Ketiban Cuan

August 7, 2026
Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US

Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83

August 7, 2026
Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

August 7, 2026
Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

August 7, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: DSSA, BKSL, hingga SMGR

Rekomendasi Saham Hari Ini: DSSA, BKSL, hingga SMGR

August 7, 2026
Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

August 7, 2026
Jelang Akhir Pekan, Bursa Asia Kompak Menguat

Jelang Akhir Pekan, Bursa Asia Kompak Menguat

August 7, 2026
Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

August 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, August 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat mengawali perdagangan terakhir pekan ini.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Jumat (7/8/2026), rupiah terapresiasi tipis 0,03% ke posisi Rp17.905/US$.

Penguatan pagi ini terjadi setelah rupiah mengakhiri dua perdagangan sebelumnya di zona hijau. Pada Kamis (6/8/2026), mata uang Garuda ditutup menguat 0,08% ke level Rp17.910/US$, melanjutkan kenaikan 0,50% pada Rabu.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,956.


Pergerakan rupiah hari ini akan dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global serta pengumuman cadangan devisa Indonesia periode Juli 2026.

Dari eksternal, dolar AS mulai bangkit setelah mendapatkan dukungan dari kenaikan harga minyak, imbal hasil US Treasury, dan permintaan lindung nilai bulanan. Meski masih berada di bawah level 100, DXY telah kembali mendekati level psikologis tersebut.

Penguatan dolar AS turut terlihat dari imbal hasil US Treasury yang mencatat kenaikan harian terbesar dalam dua pekan. Pergerakan tersebut didorong oleh kenaikan harga minyak serta data yang menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat.

Klaim tunjangan pengangguran AS juga tercatat stabil, sedangkan jumlah rencana pemutusan hubungan kerja berada pada posisi terendah dalam dua tahun. Data tersebut kembali meningkatkan kehati-hatian pasar dalam memperkirakan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Harga minyak juga bangkit dari posisi terendah dalam tiga pekan setelah muncul laporan serangan kelompok Houthi. Pasar turut mencermati kemungkinan langkah Iran terhadap kapal AS dan Israel yang melintasi Selat Hormuz.

Kenaikan harga minyak dapat kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi AS dan mempertahankan daya tarik dolar. 

Selain eksternal, dari dalam negeri pasar juga turut menantikan laporan posisi cadangan devisa Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan pada hari ini. Data tersebut akan menjadi perhatian pasar di tengah volatilitas global dan tekanan terhadap mata uang negara berkembang.

Pada akhir Juni 2026, cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi US$145,6 miliar. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor dan masih berada jauh di atas standar kecukupan internasional.

Pelaku pasar akan mencermati kemampuan cadangan devisa bertahan di tengah kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta langkah stabilisasi rupiah oleh BI.

Posisi cadangan devisa yang tetap kuat dapat menjaga kepercayaan terhadap rupiah dan obligasi pemerintah. Sebaliknya, penurunan yang tajam dapat menunjukkan meningkatnya kebutuhan penggunaan devisa, termasuk untuk stabilisasi nilai tukar.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Dibuka Menguat hingga Rupiah Bertahan di Rp 17.900/USD

IHSG Dibuka Menguat hingga Rupiah Bertahan di Rp 17.900/USD

August 7, 2026
Penjualan Naik, Rugi SIPD Malah Bengkak 240,67%, Ini Penyebabnya

Penjualan Naik, Rugi SIPD Malah Bengkak 240,67%, Ini Penyebabnya

August 7, 2026
Video; PDB RI Q2-2026 Lampaui Ekspektasi, IHSG Bertahan di Atas 6.300

Video; PDB RI Q2-2026 Lampaui Ekspektasi, IHSG Bertahan di Atas 6.300

August 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .