• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050

Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050

July 30, 2026
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

July 30, 2026
Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

July 30, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

July 30, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Naik 0,31% ke Level 6.110

IHSG Sesi I Dibuka Naik 0,31% ke Level 6.110

July 30, 2026
Modal Minus, CANI Terpaksa Jual 4 Kapal Demi Kelangsungan Usaha

Modal Minus, CANI Terpaksa Jual 4 Kapal Demi Kelangsungan Usaha

July 30, 2026
Simak 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Simak 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

July 30, 2026
Kospi Korea Mulai Rebound, Simak Pergerakan Bursa Asia Pagi Ini

Kospi Korea Mulai Rebound, Simak Pergerakan Bursa Asia Pagi Ini

July 30, 2026
Asing Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Melemah 6 Hari Beruntun

Asing Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Melemah 6 Hari Beruntun

July 30, 2026
Bank Mandiri Dukung Pembayaran Tiket MRT Pakai Kartu Kredit

Bank Mandiri Dukung Pembayaran Tiket MRT Pakai Kartu Kredit

July 30, 2026
IHSG Koreksi 6 Hari Beruntun, Asing Terciduk Kompak Borong Saham Ini

IHSG Koreksi 6 Hari Beruntun, Asing Terciduk Kompak Borong Saham Ini

July 30, 2026
Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

July 29, 2026
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

July 29, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050

58 minutes ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (30/7/2026), meski bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka terdepresiasi tipis 0,03% ke posisi Rp18.050/US$. Pelemahan tersebut memutus penguatan mata uang Garuda pada perdagangan sebelumnya.

Pada Rabu (29/7/2026), rupiah ditutup menguat 0,06% ke level Rp18.045/US$, setelah sempat menyentuh Rp18.100/US$ pada pembukaan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau bergerak stabil di posisi 100,880.

DXY cenderung mendatar setelah mengalami penurunan tajam sebesar 0,52% pada perdagangan sebelumnya, merespons keputusan The Fed mempertahankan suku bunga.


Rupiah sebetulnya tengah mendapatkan angin segar dari dinamika eksternal pada perdagangan hari ini, terutama pelemahan dolar AS di pasar global setelah pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC).

The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya pada rentang 3,50%-3,75%. Keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan mayoritas pelaku pasar.

Dolar AS kemudian melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Keputusan The Fed mempertahankan bunga mengurangi sebagian ekspektasi pasar terhadap pengetatan moneter dalam waktu dekat.

Namun, keputusan tersebut tidak diambil secara bulat. Tiga dari 12 anggota FOMC memilih berbeda dan menginginkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kali ini.

The Fed menilai tingkat suku bunga saat ini masih cukup tinggi untuk menahan aktivitas ekonomi dan menurunkan tekanan inflasi. Bank sentral juga memperkirakan kenaikan harga akibat tarif impor dapat mereda dengan sendirinya.

Meski suku bunga dipertahankan, arah kebijakan The Fed berikutnya menjadi lebih sulit ditebak. Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa bank sentral tidak akan lagi memberikan petunjuk atau forward guidance mengenai arah suku bunga.

“Saya memahami keinginan agar komite ini memberikan proyeksi dan komentar mengenai arah kebijakan. Namun bagi kami, yang terpenting adalah mengamati bagaimana pasar bereaksi terhadap perkembangan yang terjadi secara langsung tanpa filter,” ujar Warsh, dikutip dari CNBC International.

Warsh memastikan The Fed tetap siap bertindak apabila diperlukan untuk mengembalikan inflasi menuju sasaran 2%. Menurutnya, keputusan FOMC memiliki dampak sangat besar terhadap perekonomian sehingga setiap langkah harus diambil berdasarkan perkembangan data terbaru.

Ketiadaan forward guidance membuat perhatian pasar berikutnya tertuju pada data inflasi dan pasar tenaga kerja AS. Data-data tersebut akan menjadi bahan utama untuk membaca peluang perubahan suku bunga pada pertemuan FOMC selanjutnya.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

July 30, 2026
Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

July 30, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

July 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .