• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Jadi Rp16.320

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Jadi Rp16.320

July 28, 2025
Satgas PASTI Setop 951 Pinjol hingga Investasi Bodong Modus MLM

Satgas PASTI Setop 951 Pinjol hingga Investasi Bodong Modus MLM

August 4, 2026
Berantas Scam dan Judol, Bank Blokir 36.000 Rekening

Berantas Scam dan Judol, Bank Blokir 36.000 Rekening

August 4, 2026
Modal Cekak, 8 Perusahaan Multifinance Dipantau Ketat OJK

Modal Cekak, 8 Perusahaan Multifinance Dipantau Ketat OJK

August 4, 2026
Usai Demutualisasi, BEI Bakal Jadi Perusahaan Terbuka Mulai Q3-2026

Usai Demutualisasi, BEI Bakal Jadi Perusahaan Terbuka Mulai Q3-2026

August 4, 2026
OJK Bongkar 15 Perusahaan Pialang Asuransi Ilegal Beroperasi di RI

OJK Bongkar 15 Perusahaan Pialang Asuransi Ilegal Beroperasi di RI

August 4, 2026
Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Siapkan Pilot Project Data Center

Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Siapkan Pilot Project Data Center

August 4, 2026
Baru 7 dari 50 Emiten, OJK Beri Restu BEI Revisi Target IPO 2026

Baru 7 dari 50 Emiten, OJK Beri Restu BEI Revisi Target IPO 2026

August 4, 2026
Pasar Saham Syariah Tertekan, Reksadana dan Sukuk Naik

Pasar Saham Syariah Tertekan, Reksadana dan Sukuk Naik

August 4, 2026
Saham BACH Anjlok Hingga Sentuh ARB Usai Diakuisisi Djarum

Saham BACH Anjlok Hingga Sentuh ARB Usai Diakuisisi Djarum

August 4, 2026
IHSG Lompat, Asing Net Buy Rp623 Miliar & Borong Saham Bank

IHSG Lompat, Asing Net Buy Rp623 Miliar & Borong Saham Bank

August 4, 2026
OJK Ungkap Rata-Rata Utang Paylater di Bank Rp 940 Ribu

OJK Ungkap Rata-Rata Utang Paylater di Bank Rp 940 Ribu

August 4, 2026
Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

August 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Jadi Rp16.320

1 year ago
in Market
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Jadi Rp16.320
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (28/7/2025).

Merujuk dari Refinitiv, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 0,06% di posisi Rp16.320/US$1.

Adapun indeks dolar AS (DXY) melemah tipis 0,01% ke angka 97,63 pukul 09:00 WIB.

Sepanjang perdagangan pekan lalu, rupiah berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,15% secara mingguan terhadap dolar AS. Kinerja positif ini sejalan dengan pelemahan dolar AS secara global, di mana indeks DXY turun 0,85% dan ditutup di posisi 97,64.

Pada perdagangan hari ini, pergerakan rupiah akan dibayangi sejumlah sentimen eksternal yang cukup signifikan. Salah satu sentimen utama datang dari Amerika Serikat yang baru saja mencapai kesepakatan dagang dengan Uni Eropa.

Kesepakatan tersebut memangkas tarif impor terhadap produk-produk Eropa dari 30% menjadi 15%, yang berdampak pada meredanya ketegangan dagang transatlantik dan mendorong penguatan euro.

Pasar kini mengalihkan fokusnya pada keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan pada 29-30 Juli, serta data inflasi terbaru melalui laporan Core Personal Consumption Expenditures (PCE). Kedua faktor ini dinilai akan sangat menentukan arah kebijakan moneter The Federal Reserve ke depan.

Hingga saat ini, pasar memperkirakan The Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 4,25%-4,50%, sesuai pernyataan terbaru dari FOMC. The Fed menilai bahwa perekonomian AS masih tumbuh solid dan membuat inflasi tetap berada di level yang relatif tinggi.

Fokus utama investor bukan lagi pada besaran suku bunga, melainkan pada nada pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell. Jika Powell memberikan sinyal dovish, misalnya dengan membuka peluang pemangkasan suku bunga pada kuartal III seiring inflasi yang mulai terkendali dan ketidakpastian ekonomi global yang menurun, hal ini bisa menjadi katalis positif bagi rupiah.

Namun, jika nada yang disampaikan tetap hawkish dengan menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan mewaspadai risiko geopolitik maka tekanan terhadap mata uang Garuda bisa kembali meningkat.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Gerak ‘Roller Coaster’ Rupiah di Semester I-2025, Dolar Masih Perkasa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Satgas PASTI Setop 951 Pinjol hingga Investasi Bodong Modus MLM

Satgas PASTI Setop 951 Pinjol hingga Investasi Bodong Modus MLM

August 4, 2026
Berantas Scam dan Judol, Bank Blokir 36.000 Rekening

Berantas Scam dan Judol, Bank Blokir 36.000 Rekening

August 4, 2026
Modal Cekak, 8 Perusahaan Multifinance Dipantau Ketat OJK

Modal Cekak, 8 Perusahaan Multifinance Dipantau Ketat OJK

August 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .