• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Ditutup ke Rp18.135

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Ditutup ke Rp18.135

November 3, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 3,78% ke 4.904,29

IHSG Ditutup Anjlok 3,78% ke 4.904,29

November 3, 2026
‘Ratu’ Korut Buka Suara soal Tuduhan Hack Binance Rp 114 T

‘Ratu’ Korut Buka Suara soal Tuduhan Hack Binance Rp 114 T

November 3, 2026
PGN Pertegas Komitmen Pengembangan Energi Rendah Karbon

PGN Pertegas Komitmen Pengembangan Energi Rendah Karbon

November 3, 2026
Ketua KPK Buka-bukaan soal Kasus Djarum, Diusut sejak September

Ketua KPK Buka-bukaan soal Kasus Djarum, Diusut sejak September

November 3, 2026
Tugure Raih Best Reinsurance Financial Resilience & Sustainable Growth

Tugure Raih Best Reinsurance Financial Resilience & Sustainable Growth

November 3, 2026
OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

November 3, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

November 3, 2026
Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

November 3, 2026
OJK Sanksi Aurora Asset Rp2,57 M, 5 Produk Reksa Dana Wajib Bubar

OJK Sanksi Aurora Asset Rp2,57 M, 5 Produk Reksa Dana Wajib Bubar

November 3, 2026
Perang Arab Kian Panas, Laba Saudi Aramco Meroket 34,6% di Kuartal-III

Perang Arab Kian Panas, Laba Saudi Aramco Meroket 34,6% di Kuartal-III

November 3, 2026
Perkuat Tata Kelola, ACES Catat Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III

Perkuat Tata Kelola, ACES Catat Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III

November 3, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, November 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Ditutup ke Rp18.135

1 hour ago
in Market
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Ditutup ke Rp18.135
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (3/11/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup melemah.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup di level Rp18.135/US$ atau menguat tipis 0,03% dibandingkan penutupan Senin (2/11/2026) di posisi Rp18.140/US$

Sepanjang perdagangan, rupiah sempat tertekan hingga Rp18.165/US$ sebelum berbalik arah dan mengakhiri perdagangan di zona hijau.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,06% ke posisi 101,688.



Di pasar global, perhatian investor kini tertuju pada pemilu sela AS yang berlangsung hari ini. Hasil pemilu tersebut akan menentukan keseimbangan kekuatan di Kongres AS, yang berpotensi mempengaruhi ruang gerak pemerintahan Presiden Donald Trump dalam menjalankan kebijakan anggaran, perpajakan, dan belanja negara.

Sementara dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah dalam beberapa waktu terakhir turut memunculkan ekspektasi bahwa Bank Indonesia (BI) akan kembali menaikkan suku bunga acuan.

Tim Ekonom BCA menilai pelemahan rupiah, arus modal asing yang keluar, serta risiko inflasi impor dapat mendorong BI mengambil kebijakan moneter lebih ketat. Kekhawatiran terhadap potensi reklasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI juga dinilai menambah tekanan terhadap arus modal asing.

“Oleh karena itu, kami mempertahankan pandangan bahwa Bank Indonesia mungkin akan menyampaikan kenaikan suku bunga acuan (policy rate hike) lagi untuk menjaga stabilitas eksternal dan menenangkan pasar domestik,” menurut Tim Ekonom BCA, dikutip Selasa (3/11/2026).

Pandangan serupa disampaikan Tim Ekonom Permata Bank. Mereka memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada November 2026, sehingga BI-Rate mencapai 6,00%.

Perkiraan tersebut turut mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada Desember, yang dapat menambah tekanan terhadap rupiah dan mendorong BI menjaga selisih suku bunga agar aset domestik tetap menarik bagi investor.

Di sisi lain, aktivitas manufaktur Indonesia masih menunjukkan penguatan. Berdasarkan data S&P Global, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia meningkat menjadi 54,0 pada Oktober 2026, dari 52,4 pada September.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Anjlok 3,78% ke 4.904,29

IHSG Ditutup Anjlok 3,78% ke 4.904,29

November 3, 2026
‘Ratu’ Korut Buka Suara soal Tuduhan Hack Binance Rp 114 T

‘Ratu’ Korut Buka Suara soal Tuduhan Hack Binance Rp 114 T

November 3, 2026
PGN Pertegas Komitmen Pengembangan Energi Rendah Karbon

PGN Pertegas Komitmen Pengembangan Energi Rendah Karbon

November 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .