• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

June 15, 2026
Ekonom Ramai-Ramai Ramal Rupiah Bakal Menguat, Bisa ke Rp17.500/US$?

Ekonom Ramai-Ramai Ramal Rupiah Bakal Menguat, Bisa ke Rp17.500/US$?

June 15, 2026
BTN Cetak Laba Rp 1,85 T per Mei 2026, Naik 54%

BTN Cetak Laba Rp 1,85 T per Mei 2026, Naik 54%

June 15, 2026
Dony Oskaria Kumpulkan Dirut dan Komut Bank BUMN, Ini yang Dibahas

Dony Oskaria Kumpulkan Dirut dan Komut Bank BUMN, Ini yang Dibahas

June 15, 2026
Asing Rebutan Borong Obligasi Danantara, Rosan Beberkan Buktinya

Asing Rebutan Borong Obligasi Danantara, Rosan Beberkan Buktinya

June 15, 2026
Investor AS Jadi Pembeli Terbesar Obligasi Perdana Danantara

Investor AS Jadi Pembeli Terbesar Obligasi Perdana Danantara

June 15, 2026
Emiten Properti Aguan (PANI) Mau Private Placement Rp498 M

Emiten Properti Aguan (PANI) Mau Private Placement Rp498 M

June 15, 2026
IHSG Hari Ini Melesat 4,12%, Saham Bank Jadi Bahan Bakar Utama

IHSG Hari Ini Melesat 4,12%, Saham Bank Jadi Bahan Bakar Utama

June 15, 2026
Ungkap Efek Rencana Kesepakatan As-Iran ke Bursa Berjangka

Ungkap Efek Rencana Kesepakatan As-Iran ke Bursa Berjangka

June 15, 2026
Ini Kabar Baik dari Danantara yang Prabowo Minta Umumkan ke Publik

Ini Kabar Baik dari Danantara yang Prabowo Minta Umumkan ke Publik

June 15, 2026
Saham Lagi Naik Kencang, Anak Prajogo Borong Rp 299,27 M

Saham Lagi Naik Kencang, Anak Prajogo Borong Rp 299,27 M

June 15, 2026
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

June 15, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

June 15, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 15, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

2 hours ago
in Market
Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan alasan di balik penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, salah satu faktor yang berkontribusi adalah berubahnya persepsi investor global terhadap Indonesia setelah berbagai kebijakan pemerintah dan rangkaian roadshow yang dilakukan Danantara ke sejumlah pusat keuangan dunia.

Rosan mengatakan penguatan pasar saham dan rupiah yang terjadi belakangan ini tidak terjadi begitu saja. Menurutnya, terdapat sejumlah langkah yang dilakukan pemerintah dan otoritas ekonomi yang berhasil memperbaiki sentimen pasar.

“Kalau kita lihat beberapa hari terakhir ini baik dari pasar modal kita maupun rupiah mengalami penguatan relatif cepat juga. Dan kita ketahui percepatan ini atau penguatan pasar modal dan rupiah tidak akan terjadi kalau kita tidak melakukan apa-apa,” kata Rosan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, Danantara baru saja menyelesaikan roadshow ke Hong Kong, Singapura, Boston, London, dan New York untuk bertemu dengan investor global. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Danantara berdiskusi dengan sekitar 122 investor internasional, termasuk investor yang juga aktif berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Menurut Rosan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menjelaskan berbagai kebijakan pemerintah serta strategi investasi Danantara di tengah kondisi pasar yang saat itu masih diliputi keraguan terhadap prospek ekonomi Indonesia.

“Pada saat mereka melihat bahwa apa yang dilakukan Danantara dan kebijakannya ini membalikkan momentum persepsi yang ada, persepsi yang mungkin mereka tadinya agak ragu terhadap ekonomi Indonesia, mengenai kebijakan kita, tapi setelah mereka lihat Indonesia merespons dengan baik dan benar,” ujarnya.

Rosan menilai selama ini tantangan yang dihadapi Indonesia lebih banyak terkait persepsi pasar dibandingkan fundamental ekonomi. Ia menegaskan kondisi ekonomi nasional dalam jangka menengah hingga panjang masih cukup kuat.

“Kalau kami melihatnya selama ini lebih daripada persepsi. Karena kalau kita lihat fundamental kita secara jangka menengah panjang juga sangat baik. Bagaimana kita membalikkan persepsi momentum spiral down ini untuk kembali ke atas,” katanya.

Selain faktor persepsi, Rosan juga menilai koreksi tajam yang sempat terjadi di pasar saham Indonesia justru membuat valuasi sejumlah emiten menjadi semakin menarik bagi investor global.

Ia menyebut harga saham perusahaan-perusahaan Indonesia saat ini dinilai relatif murah dibandingkan fundamental bisnis yang dimiliki.

“Karena koreksi kemarin selama hampir beberapa bulan ini menyebabkan pricing dari perusahaan kita menjadi sangat baik dan sangat murah. Fundamental kita bagus, perbankan bagus, dividen bagus, yield bagus, price to book juga berada di bawah harga pasar,” ujarnya.

Menurut Rosan, kondisi tersebut membuat banyak investor global melihat pasar Indonesia sebagai peluang investasi jangka panjang yang menarik.

“Secara otomatis mereka melihat it’s time to buy,” katanya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus berupaya memperkuat kepercayaan pasar melalui berbagai kebijakan ekonomi.

Dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, salah satu arahan yang ditekankan adalah percepatan deregulasi dan penyederhanaan perizinan guna meningkatkan daya saing investasi nasional.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan program hilirisasi dan industrialisasi untuk memperkuat kinerja ekspor serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Apapun itu, dalam iklim usaha dibutuhkan stabilitas. Oleh karena itulah kami selaku pemerintah mengajak seluruh masyarakat, pelaku pasar, dan pelaku ekonomi untuk bersama-sama memperkuat ekonomi kita,” kata Prasetyo.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonom Ramai-Ramai Ramal Rupiah Bakal Menguat, Bisa ke Rp17.500/US$?

Ekonom Ramai-Ramai Ramal Rupiah Bakal Menguat, Bisa ke Rp17.500/US$?

June 15, 2026
BTN Cetak Laba Rp 1,85 T per Mei 2026, Naik 54%

BTN Cetak Laba Rp 1,85 T per Mei 2026, Naik 54%

June 15, 2026
Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

Rosan Bongkar Alasan IHSG-Rupiah Ngebut: It’s Time to Buy

June 15, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .