• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Raja Rokok Mendadak Ganti Nama Perusahaan Cuma Perkara Mimpi

Raja Rokok Mendadak Ganti Nama Perusahaan Cuma Perkara Mimpi

July 26, 2025
Bos BI Blak-blakan Alasan Naikan BI Rate Lagi Jadi 5,75%

Bos BI Blak-blakan Alasan Naikan BI Rate Lagi Jadi 5,75%

June 18, 2026
BI Rate Naik 25 Bps, IHSG Turun 1,55%

BI Rate Naik 25 Bps, IHSG Turun 1,55%

June 18, 2026
Breaking! Dolar Bergerak ke Rp17.730 Setelah BI Rate Naik 25 Bps

Breaking! Dolar Bergerak ke Rp17.730 Setelah BI Rate Naik 25 Bps

June 18, 2026
Bos BI Blak-blakan Alasan Naikan Suku Bunga Acuan Lagi Jadi 5,75%

Bos BI Blak-blakan Alasan Naikan Suku Bunga Acuan Lagi Jadi 5,75%

June 18, 2026
Undisbursed Loan Masih Rp2.575 T, Bos BI Pede Kredit Bisa Tumbuh 12%

Undisbursed Loan Masih Rp2.575 T, Bos BI Pede Kredit Bisa Tumbuh 12%

June 18, 2026
Breaking! BI Rate Naik 25 Bps Jadi 5,75%

Breaking! BI Rate Naik 25 Bps Jadi 5,75%

June 18, 2026
BI Guyur Perbankan RI Insentif Rp 418 Triliun per Juni 2026

BI Guyur Perbankan RI Insentif Rp 418 Triliun per Juni 2026

June 18, 2026
Dolar Sudah di Level Rp17.700-an, Bos BI Pede Rupiah Terus Menguat

Dolar Sudah di Level Rp17.700-an, Bos BI Pede Rupiah Terus Menguat

June 18, 2026
BI Sudah Terbitkan Rp1.021,1 Triliun SRBI Demi Perkuat Rupiah

BI Sudah Terbitkan Rp1.021,1 Triliun SRBI Demi Perkuat Rupiah

June 18, 2026
Ekonomi RI Kuat di Tengah Tahun, Ditopang Gaji Ke-13 & Bansos

Ekonomi RI Kuat di Tengah Tahun, Ditopang Gaji Ke-13 & Bansos

June 18, 2026
Asing Serbu RI, Tanam Uang US,9 M Sepanjang Kuartal II-2026

Asing Serbu RI, Tanam Uang US$3,9 M Sepanjang Kuartal II-2026

June 18, 2026
Ekonom BSI (BRIS) Prediksi BI Kerek Suku Bunga 25 Bps

Ekonom BSI (BRIS) Prediksi BI Kerek Suku Bunga 25 Bps

June 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Raja Rokok Mendadak Ganti Nama Perusahaan Cuma Perkara Mimpi

11 months ago
in ENTREPRENEUR
Raja Rokok Mendadak Ganti Nama Perusahaan Cuma Perkara Mimpi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ada kisah menarik di balik kejayaan raksasa rokok ‘Bentoel’. Berdiri sejak era 1930-an di Malang, mulanya nama perusahaan adalah Strootjes-Fabriek Ong Hok Liong.

Beberapa kali mengalami pergantian, akhirnya secara final menjadi Bentoel. Perusahaan ini didirikan oleh Ong Hok Liong bersama Tjoa Sioe Bian.

Perjalanan panjang berhasil membawa Bentoel menjadi pemain terbesar ke-3 di industri rokok Indonesia. Namun, digadang-gadang rahasia sukses perusahaan berawal dari mimpi sang pendiri. 

“Awalnya, perusahaan ini bernama Strootjes-Fabriek Ong Hok Liong. Kemudian nama itu diubah menjadi Hien An Kongsie,” tulis Rudy Badil dalam Kretek Jawa: Gaya Hidup Lintas Budaya (2011:107). Pabrik itu mulanya memproduksi rokok tjap Burung, tjap Klabang, dan Djeroek Manis.

Nama perusahaan Bentoel sejak 1951 mulanya adalah NV Pertjetakan Liem An. Namun pada 1954 berubah menjadi PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel. Sejak itu, usaha rokok Ong Hok Liong berkembang cepat.

Sebelum 1960 saja, karyawannya mencapai 3.000 orang. Bentoel tak ragu berpromosi. Dalam iklannya, tertulis: memang betul merokok tjap Bentoel.

Transformasi nama dari NV Pertjetakan Liem An menjadi Bentoel rupanya melalui cara yang unik. Ini bermula ketika Ong Hok Liong tertidur di dekat makam dan bermimpi melihat ubi talas saat sedang berziarah.

Setelah bangun, dia bertanya kepada juru kunci makam tentangmimpinya dan juru makam berkata bahwa Ong Hok Liong dapat petunjuk dari Mbah Djugo agar mengganti nama pabriknya.

Ong Hok Liong memang seorang yang suka berziarah. George Quinn dalam Bandit Saints of Java (2019) menyebut pada 1954 Ong Hok Liong berziarah ke makam keramat Mbah Djugo di sekitar Gunung Kawi.

Kala itu merek rokok yang dibuatnya dirasa masih kurang laku. Pabriknya kemudian mengganti merek rokoknya juga. Nama yang dipilih adalah sebutan Jawa untuk ubi talas, yakni bentul, yang sebelum ada Ejaan Yang Disempurnakan (1973) masih sering ditulis sebagai Bentoel.

“Ketika dia (Ong Hok Liong) meninggal pada tahun 1967 dia adalah seorang multi jutawan dan Bentoel telah tumbuh menjadi rokok pribumi terbesar kedua di Indonesia,” tulis George Quinn dalam Bandit Saints of Java (2019).

Anak-anak Ong Hok Liong lalu menggantikannya. Budhiwijaya Kusumanegara, anak sang pendiri menjadi Presiden Direktur Bentoel.

Namun, setelah 1980-an, PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel tidak mampu membayar pinjamannya ke BRI dan Bank Bumi Daya senilai US$ 170 juta. Utang Bentoel dengan kreditor asing bahkan kemudian menggelembung menjadi US$ 350 juta.

Akhirnya 70% saham keluarga Ong Hok Liong dilego. Hutomo Mandala Putra gagal membelinya. Kemudian Bentoel dipegang Peter Sondakh dan Rajawali Wira Bhakti Utama.

Pada tahun 1997, aset Bentoel diserahkan kepada perusahaan baru bernama PT Bentoel Prima dan PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel bubar.

Bentoel Prima pada 2000 ganti nama menjadi PT Bentoel Internasional Investama Tbk.

Belakangan saham perusahaan itu dipegang oleh British American Tobacco, sebagai pemegang saham 92,48% dan sisa saham lain dipegang oleh masyarakat.

Demikian perjalanan Bentoel hingga sukses sebagai raksasa rokok Tanah Air. Semoga informasi ini bermanfaat!

Catatan: Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran di hari ini.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Usai Mimpi Dikasih Kunci oleh Sosok Ini, Petani di Jawa Nemu 8 Kg Emas




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BI Blak-blakan Alasan Naikan BI Rate Lagi Jadi 5,75%

Bos BI Blak-blakan Alasan Naikan BI Rate Lagi Jadi 5,75%

June 18, 2026
BI Rate Naik 25 Bps, IHSG Turun 1,55%

BI Rate Naik 25 Bps, IHSG Turun 1,55%

June 18, 2026
Breaking! Dolar Bergerak ke Rp17.730 Setelah BI Rate Naik 25 Bps

Breaking! Dolar Bergerak ke Rp17.730 Setelah BI Rate Naik 25 Bps

June 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .