• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Perusahaan Teknologi Tak Berani Pakai Asuransi Lokal, Kenapa?

Perusahaan Teknologi Tak Berani Pakai Asuransi Lokal, Kenapa?

July 14, 2025
Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

April 23, 2026
Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

April 23, 2026
Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

April 23, 2026
Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US3

Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US$103

April 23, 2026
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

April 23, 2026
Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

April 23, 2026
Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

Bos BI Blak-blakan Penyebab Dolar Tembus Rp 17.300

April 23, 2026
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

April 23, 2026
BI Laporkan Uang Beredar di RI Tembus Rp10.355 T per Maret 2026

BI Laporkan Uang Beredar di RI Tembus Rp10.355 T per Maret 2026

April 23, 2026
Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

April 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Perusahaan Teknologi Tak Berani Pakai Asuransi Lokal, Kenapa?

9 months ago
in News
Perusahaan Teknologi Tak Berani Pakai Asuransi Lokal, Kenapa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengawas bidang perasuransian Ogi Prastomiyono mengungkapkan kondisi industri perasuransian RI yang belum optimal membuat sejumlah perusahaan enggan menggunakan jasa domestik.

Ogi mengungkapkan hal ini terjadi di sektor teknologi, yang mana perusahaan pemilik projek tidak berani untuk membeli polis ke perusahaan asuransi lokal.

“Untuk project kompleks yang membutuhkan kemampuan canggih di bidang teknologi, satelit, fiber optic, itu pembeli project itu tidak berani untuk membeli ke perusahaan asuransi di Indonesia,” ungkap Ogi dalam acara Insurance Forum 2025, Senin (14/7/2025) di Jakarta.

Ogi menegaskan industri asuransi RI harus mampu bersaing dan perlu ada perusahaan asuransi lokal yang bisa memberikan perlindungan terhadap risiko-risiko tersebut, sehingga para pembeli polis bisa tenang.

Dirinya mengungkapkan ada dua cara agar hal tersebut dapat terlaksana, pertama adalah mengembangkan kapasitas lokal yang mungkin akan butuh waktu lama atau membuat perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan perusahaan global yang telah memiliki kemampuan tersebut.

“Pilihan kedua lebih cepat,” ungkap Ogi.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan aset industri asuransi pada bulan Mei 2025 mencapai Rp 1.163,62 triliun atau mengalami kenaikan 3,84% secara tahunan (year on year/ yoy).

Sebelumnya, OJK mencatat total aset industri asuransi pada April 2025 mencapai Rp1.162,78 triliun atau meningkat 3,66 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari tahun sebelumnya yang senilai Rp1.121,69 triliun.

Di sisi lain, OJK mengatakan dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp940,48 triliun atau naik 4,13 persen yoy ketimbang tahun lalu yang sebesar Rp903,18 triliun. Adapun kinerja asuransi komersial berupa pendapatan premi pada periode Januari hingga April 2025 mencapai Rp116,44 triliun atau tumbuh sebesar 3,27 persen yoy.

Secara umum, permodalan industri asuransi komersial masih menunjukkan kondisi yang solid, dengan Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa 474,77 persen dan RBC asuransi umum dan reasuransi 315,98 persen, jauh di atas threshold 120 persen.

Sedangkan total aset asuransi non komersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi ASN, TNI, dan Polri terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tercatat sebesar Rp222,3 triliun, atau tumbuh sebesar 1,73 persen yoy.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



OJK Sebut Asuransi Kesehatan Butuh Perbaikan Ekosistem




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

April 23, 2026
Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

April 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .