• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pertumbuhan DPK Melambat, OJK Buka Kondisi Likuiditas Bank

Pertumbuhan DPK Melambat, OJK Buka Kondisi Likuiditas Bank

July 8, 2025
Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

June 7, 2026
Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

June 7, 2026
Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

June 7, 2026
Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

June 7, 2026
Dunia Bergejolak, Emiten Angkutan Batu Bara Amankan Kontrak

Dunia Bergejolak, Emiten Angkutan Batu Bara Amankan Kontrak

June 7, 2026
Segini Modal Buka Alfamart Sendiri, Berapa Lama buat Balik Modal?

Segini Modal Buka Alfamart Sendiri, Berapa Lama buat Balik Modal?

June 7, 2026
Perusahaan Raksasa Asing Rugi Besar, Purbaya Dituduh Jadi Biang Kerok

Perusahaan Raksasa Asing Rugi Besar, Purbaya Dituduh Jadi Biang Kerok

June 7, 2026
Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi

Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi

June 7, 2026
Putra Orang Terkaya Pilih Jadi Biksu, Tinggalkan Harta Rp90 Triliun

Putra Orang Terkaya Pilih Jadi Biksu, Tinggalkan Harta Rp90 Triliun

June 7, 2026
Aturan Terbaru Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI-BRI-Bank Mandiri

Aturan Terbaru Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI-BRI-Bank Mandiri

June 7, 2026
Menteri RI Divonis Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Divonis Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

June 7, 2026
Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

June 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, June 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pertumbuhan DPK Melambat, OJK Buka Kondisi Likuiditas Bank

11 months ago
in Lifestyle
Pertumbuhan DPK Melambat, OJK Buka Kondisi Likuiditas Bank
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan kembali melambat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan DPK per Mei 2025 sebesar Rp 9.072 triliun, naik 4,29%. Pada bulan sebelumnya, industri perbankan mengantongi pertumbuhan DPK sebesar 4,55%.

Kendati demikian, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa likuiditas bank per Mei 2025 masih memadai. Hal itu dilihat dari alat likuid terhadap DPK (AL/DPK) yang sebesar 24,98% dan AL/NCD 110,33%. “Masih di atas threshold,” katanya dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan Juni 2025, Selasa (8/7/2025).

Adapun berdasarkan data OJK, AL/DPK dan AL/NCD terus mengalami penurunan. Pada Desember 2023, AL/DPK berada di posisi 28,73% dan AL/NCD 127,07%.

Senada, rasio kredit terhadap simpanan (LDR) juga mengetat dari posisi 84,8% per Mei 2024 menjadi 88,16% per Mei 2025. 

Sementara itu, OJK juga melaporkan industri perbankan menyalurkan kredit senilai Rp 7.998 triliun per Mei 2025, naik 8,43% yoy. Bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya, angka tersebut lebih rendah. Per April 2025, kredit bank tumbuh 8,88% yoy. 

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investsi tumbuh paling tinggi, yaitu 13,74% yoy. Lalu diikuti oleh kredit konsumsi 8,82% yoy dan kredit modal kerja 4,94% yoy. 

Lebih lanjut, Dian mengatakan bahwa penyaluran kredit kepada korporasi naik 11,92% yoy, sedangkan UMKM masih lesu yaitu 2,17% yoy. Hal ini terjadi seiring dengan upaya perbankan fokus pemulihan kredit UMKM.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) gross per Mei 2025 tercatat sebesar 2,29% naik 5 basis poin (bps) dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan turun 5 bps secara tahunan. Pada periode yang sama NPL net sebesar 0,85%, naik 3 bps secara bulanan dan naik 6 bps secara tahunan.

Adapun OJK juga mencatat margin perbankan tidak bergerak secara bulanan, yakni tetap 4,45%. Secara tahunan net interest margin (NIM) bank tergerus 11 bps. 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Tabungan Masyarakat Seret, Ini Respons Bankir Soal Perang Likuiditas




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi RI

June 7, 2026
Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

June 7, 2026
Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

June 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .