• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi

Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi

July 9, 2025
Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

September 15, 2026
MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

September 15, 2026
Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

September 15, 2026
OJK Sebut Icomex & POJK Bursa Mineral Siap Meluncur 17 September

OJK Sebut Icomex & POJK Bursa Mineral Siap Meluncur 17 September

September 15, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

September 15, 2026
BMRI Gandeng Chandra Asri Group Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi

BMRI Gandeng Chandra Asri Group Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi

September 15, 2026
Video: PR Asuransi: Inflasi Medis

Video: PR Asuransi: Inflasi Medis

September 15, 2026
RATU Bidik Minimal Satu Akuisisi di 2027, Utamakan Aset Producing

RATU Bidik Minimal Satu Akuisisi di 2027, Utamakan Aset Producing

September 15, 2026
BP BUMN Sorot Masalah Serius di INKA! Ekuitas Negatif & Terlilit Utang

BP BUMN Sorot Masalah Serius di INKA! Ekuitas Negatif & Terlilit Utang

September 15, 2026
Soal Proyek LRT City, BP BUMN Beri Catatan Penting Buat Adhi Karya

Soal Proyek LRT City, BP BUMN Beri Catatan Penting Buat Adhi Karya

September 15, 2026
Rupiah Melemah 4 Hari Beruntun, Dolar AS Naik ke Rp17.680

Rupiah Melemah 4 Hari Beruntun, Dolar AS Naik ke Rp17.680

September 15, 2026
Kena OTT KPK, Ini Profil Bos Summarecon (SMRA) Adrianto Pitojo Adhi

Kena OTT KPK, Ini Profil Bos Summarecon (SMRA) Adrianto Pitojo Adhi

September 15, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi

1 year ago
in Lifestyle
Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tetap memberlakukan tarif dagang 32% ke Indonesia, meski pemerintah RI telah gencar melakukan negosiasi selama 90 hari, tak membuat kurs rupiah terkapar terhadap dolar AS.

Dalam penutupan perdagangan kemarin, Selasa (8/7/2025), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS malah mampu menguat ke level Rp 16.200/US$ dibanding posisi pembukaan perdagangan yang sempat di level Rp 16.265/US$.

Chief Economist UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja menilai, tidak ada argumen ekonomi yang sebetulnya bisa menjelaskan secara spesifik arah sentimen pelaku pasar keuangan terhadap kondisi ketidakpastian global saat ini akibat ulah Trump. Namun, bisa diperkirakan pelaku pasar keuangan sudah mulai terbiasa dengan retorika perang tarif Trump.

“There is no scientific or economic argument, hanya mungkin saja pasar sudah jenuh dan terbiasa dengan serangan tarif yang masih silih berganti,” kata Enrico kepada CNBC Indonesia, dikutip Rabu (9/7/2025).

Sementara itu, Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menganggap, penguatan kurs rupiah pada akhir perdagangan kemarin lebih disebabkan sikap pede pelaku pasar terhadap kondusifitas perdagangan karena ruang perundingan tarif masih terbuka sampai 1 Agustus 2025.

“Kabarnya masih ada perundingan lanjutan antara pemerintah dan pihak AS, jadi ada ekspektasi tarif ini belum sepenuhnya final,” tutur Sumual kepada CNBC Indonesia.

Oleh sebab itu, ia memperkirakan, arah pergerakan kurs hari ini atau dalam jangka pendek masih mampu untuk terus menguat ke level Rp 16.150-16.350/US$, meski ada kewaspadaan tinggi dari potensi melemahnya perekonomian bila Trump mulai mengimplementasikan tarif dagangnya yang dikenakan ke RI lebih tinggi dibanding negara tetangga di kawasan ASEAN.

Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memiliki prediksi serupa dengan Sumual soal pergerakan kurs rupiah dalam jangka pendek. Ia memperkirakan, pergerakan rupiah akan mengalami penguatan pada hari ini di rentang Rp 16.150-16.250/US$.

Para investor, ia anggap masih melihat peluang negosiasi oleh Trump, sehingga sentimen cenderung mereda. Sebagian besar mata uang Asia pun terapresiasi terhadap Dolar AS.

“Rupiah diperkirakan menguat pada perdagangan di hari Rabu, sejalan dengan potensi penurunan ekspektasi inflasi. Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 16.150-16.250/US$,” tutur Josua.

(arj/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Tarif Trump Jadi Sentimen Gelap, Dolar Lanjut Melesat ke Rp16.585




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

Gubernur Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala DKMP BI

September 15, 2026
MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

September 15, 2026
Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

Bos Vinfast Bedah Daya Tarik Kendaraan Listrik Bagi Warga RI

September 15, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .