• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pendatang China Ini Jualan Kopi, Berubah Jadi Orang Terkaya RI

Pendatang China Ini Jualan Kopi, Berubah Jadi Orang Terkaya RI

August 8, 2026
Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

August 9, 2026
Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

August 9, 2026
Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

August 9, 2026
Petani Kelapa Sawit RI Menangis, Ada Bencana Depan Mata

Petani Kelapa Sawit RI Menangis, Ada Bencana Depan Mata

August 9, 2026
Prabowo Panggil Banyak Sosok untuk Calon Gubernur BI, Siapa Saja?

Prabowo Panggil Banyak Sosok untuk Calon Gubernur BI, Siapa Saja?

August 9, 2026
Bank Besar Mau PHK Massal, Ini Biang Keroknya

Bank Besar Mau PHK Massal, Ini Biang Keroknya

August 8, 2026
Saat Raja Ritel Indonesia Tumbang, Diambil Alih Keluarga Konglomerat

Saat Raja Ritel Indonesia Tumbang, Diambil Alih Keluarga Konglomerat

August 8, 2026
Jurus Bank Jatim Agar Sinergi KUB Saling Menguntungkan BPD

Jurus Bank Jatim Agar Sinergi KUB Saling Menguntungkan BPD

August 8, 2026
Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Pemilik 23.000 Toko

Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Pemilik 23.000 Toko

August 8, 2026
Mumpung Tanggal Muda, Transmart Kasih Diskon ke Pelanggan 50%+20%

Mumpung Tanggal Muda, Transmart Kasih Diskon ke Pelanggan 50%+20%

August 8, 2026
Danantara Siapkan Rp44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

Danantara Siapkan Rp44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

August 8, 2026
10 Best Coworking Spaces in Lombok – Lombok Dispatch

10 Best Coworking Spaces in Lombok – Lombok Dispatch

August 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, August 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Pendatang China Ini Jualan Kopi, Berubah Jadi Orang Terkaya RI

1 day ago
in Market
Pendatang China Ini Jualan Kopi, Berubah Jadi Orang Terkaya RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang perantau China memulai kehidupannya di Indonesia dengan berdagang kopi. Puluhan tahun kemudian, dia dikenal sebagai pemilik perusahaan kopi paling legendaris di tanah air.

Pendatang itu bernama Go Soe Loet asal Fujian, China. Dia tiba di Surabaya dan mulai usaha kopi rumahannya pada tahun 1920-an.

Bisnis itu dia lakukan dengan selektif memilih biji kopi dengan kualitas terbaiknya. Berikutnnya biji kopi itu akan masuk dalam proses digoreng dan ditumbuk hingga menjadi bubuk untuk kemudian dijual ke pasar.

Namun bisnis itu tak sepenuhnya lancar. Muhammad Ma’ruf dalam 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010:31) menuliskan Go Soe Loet mendapatkan banyak saingan saat itu.

Untuk membedakan dengan para pesaingnya, Go Soe Loet mengemas kopinya dengan kertas berwarna cokelat bermerek HAP Hootjan. Merek itu berarti Kapal Api, yang nantinya menjadi nama perusahaan kopi legendaris di Indonesia.

Penamaan itu sendiri berdasarkan pengalamannya naik kapal api bertenaga uap saat menuju Jawa.

Seiring berjalannya waktu, bisnisnya berkembang pesat. Bahkan bisa melewati berbagai waktu ketidakstabilan ekonomi.

Sementara itu, Go Soe Loet menikah dan memiliki anak yang diberi nama Go Tek Whie. Anaknya itu dia didik dan diikutsertakan dalam bisnisnya kopi.

Dari tangan anaknya lah HAP Hootjan semakin besar. Go Tek Whie juga yang mengubah nama merek dagang menjadi Kapal Api pada 1970-an.

Dia juga yang turun langsung dalam memperbaiki bisnis Kapal Api. Misalnya saat bisnisnya menurun karena mesin kopinya sudah berusia lebih dari 100 tahun.

Go Tek Whie yang dikenal sebagai Soedomo Mergonoto pergi ke Jerman untuk menghadiri pameran mesin pengolah kopi. Di sana dia menemukan mesin kopi dengan harga tinggi, mencapai Rp 123 juta.

Soedomo mengamati mesin itu dan membuatnya sendiri dengan budget Rp 870 ribu. Hasilnya 180 kg kopi dapat diolah perjamnya.

Masalah baru muncul karena kualitas kopinya memburuk, hingga bisnis Kapal Api menurun. Soedomo menyerah dan membeli mesin kopi mahal dari Jerman dengan meminjam dari Bank Pembangunan Indonesia.

Ternyata mesin kopi yang mahal itu membuat hasil kopinya makin tinggi. Kualitas Kapal Api kian meningkat dan tumbuh besar, dia pun mendirikan PT Santos Jaya Abadi di Sidoarjo.

Tak hanya itu, Soedomo tak takut untuk beriklan di TVRI yang terkenal mahal. Upaya tersebut berbuah manis, kopi Kapal Api dikenal luas dan menjualnya di berbagai wilayah.

Di Indonesia, ekspansinya berhasil membawa ke luar Jawa dari Palembang, Makassar, Medan dan Pontianak. Tahun 1985, kopi Kapal Api diekspor ke luar negeri yakni Timur Tengah, Taiwan, Hongkong, dan Malaysia.

Tak hanya ekspansi, Kapal Api juga mengembangkan bisnisnya. Kopi susu bermerek Kopi ABC dirilis dan dalam sekejap laris manis.

Soedomo juga merambah bisnis kedai kopi tahun 1992 bernama Excelso. Kedai ini ditunjukkan untuk kalangan menengah atas, dengan gerainya berada di Plaza Indonesia (Jakarta) dan Plaza Tunjungan II (Surabaya).

Kapal Api juga memproduksi produk lainnya, yakni Good Day, Ceremix, dan Permen Relaxa.

Sanggahan: Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran di hari ini.

(pgr/pgr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

August 9, 2026
Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

August 9, 2026
Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

August 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .