• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pelaku Pasar Pantau Tensi AS-Venezuela, Harga Minyak Turun Tipis

Pelaku Pasar Pantau Tensi AS-Venezuela, Harga Minyak Turun Tipis

December 23, 2025
Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

October 8, 2026
Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

October 8, 2026
OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

October 8, 2026
Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

October 8, 2026
Jual Tol Jogja-Solo, ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue

Jual Tol Jogja-Solo, ADHI Alihkan Rp378 M Dana Rights Issue

October 8, 2026
Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

October 8, 2026
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

October 8, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

October 8, 2026
ADHI Lepas Seluruh Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T

ADHI Lepas Seluruh Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T

October 8, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

October 8, 2026
Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

October 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pelaku Pasar Pantau Tensi AS-Venezuela, Harga Minyak Turun Tipis

10 months ago
in Lifestyle
Pelaku Pasar Pantau Tensi AS-Venezuela, Harga Minyak Turun Tipis
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia bergerak melemah tipis pada perdagangan Selasa pagi (23/12/2025), dengan tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela kembali meningkat.

Refinitiv mencatat hingga pukul 09.55 WIB, minyak Brent berada di level US$61,99 per barel, turun dari posisi sehari sebelumnya di US$62,07 per barel, sementara WTI berada di US$57,90 per barel, turun tipis dari US$58,01 per barel.

Pelemahan ini relatif terbatas dan lebih mencerminkan aksi wait and see pelaku pasar, yang menimbang ulang dampak nyata konflik geopolitik terhadap pasokan minyak global. Meski ketegangan meningkat, pasar belum melihat gangguan suplai yang benar-benar signifikan dalam jangka sangat pendek.



Dalam sepuluh hari terakhir, Brent sempat menyentuh titik terendah di US$58,92 per barel pada 16 Desember sebelum berangsur naik hingga mendekati US$62 per barel. WTI pun mengikuti pola serupa, bergerak dari kisaran US$55 per barel menuju hampir US$58 per barel, mencerminkan meningkatnya premi risiko geopolitik di pasar minyak.

Sentimen utama datang dari Venezuela. Aktivitas pemuatan tanker minyak di negara tersebut dilaporkan menyusut tajam, menyusul langkah Amerika Serikat yang menyita dan mencoba mencegat sejumlah kapal tanker yang membawa minyak Venezuela. Tekanan ini membuat banyak kapal hanya melakukan pengiriman antarpelabuhan domestik, bukan ekspor.

Menurut laporan Reuters, kebijakan Presiden AS Donald Trump untuk memblokade kapal tanker yang masuk dan keluar Venezuela di bawah sanksi telah membuat pemilik kapal berada dalam posisi siaga tinggi. Bahkan, sejumlah kapal dilaporkan memutar balik atau menunda pelayaran sambil menunggu instruksi lanjutan dari pemiliknya.

Tekanan ini menjadi pukulan terberat bagi perusahaan minyak negara PDVSA sejak sanksi AS pada 2020 yang memaksa pemangkasan produksi dan ekspor. Kondisi semakin diperburuk oleh serangan siber yang mengganggu sistem administrasi PDVSA, membuat pengiriman minyak terhambat dan jutaan barel minyak tertahan di kapal.

Ketegangan ini langsung diterjemahkan pasar sebagai ancaman terhadap pasokan global. Pada perdagangan sebelumnya, kontrak berjangka Brent dan WTI masing-masing sempat melonjak sekitar 2,4%, mencerminkan kekhawatiran investor bahwa konflik geopolitik dapat kembali memangkas suplai minyak dunia, terlebih di tengah perang Rusia-Ukraina yang belum mereda.

Meski demikian, jalur ekspor tertentu masih berjalan. Chevron, mitra utama PDVSA, dilaporkan tetap mengekspor minyak Venezuela ke Amerika Serikat di bawah izin khusus Washington. Sepanjang Desember ini, Chevron telah mengirim beberapa kargo dengan volume ratusan ribu barel per pengapalan.

Di sisi lain, Venezuela dan China mengecam keras langkah AS tersebut. Pemerintah Venezuela menyebut penyitaan kapal sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional, sementara Beijing menilai pencegatan kapal tanker sebagai pelanggaran serius terhadap aturan maritim global.

Ke depan, pergerakan harga minyak masih akan sangat ditentukan oleh dinamika geopolitik. Selama ketegangan AS-Venezuela belum mereda dan risiko gangguan pasokan tetap membayangi, harga minyak berpeluang bertahan di level tinggi.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

October 8, 2026
Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

October 8, 2026
OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

October 8, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .