• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20

Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20

November 4, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

November 4, 2026
Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

November 4, 2026
OJK Tetapkan Sanksi di 3 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

OJK Tetapkan Sanksi di 3 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

November 4, 2026
Top! Laba Bersih Abadi Lestari Tumbuh 19,14% di Kuartal III-2026

Top! Laba Bersih Abadi Lestari Tumbuh 19,14% di Kuartal III-2026

November 4, 2026
Deposito MNC Bank (BABP) Menguap Rp2,7 Triliun dalam Setahun

Deposito MNC Bank (BABP) Menguap Rp2,7 Triliun dalam Setahun

November 4, 2026
Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%

Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%

November 4, 2026
Diam-Diam, Saham TMPO Sudah Meroket 75,61% Sebulan, Ini Penguasanya

Diam-Diam, Saham TMPO Sudah Meroket 75,61% Sebulan, Ini Penguasanya

November 4, 2026
Bursa RI Masih Dilirik, OJK Catat 25 Perusahaan Antre IPO

Bursa RI Masih Dilirik, OJK Catat 25 Perusahaan Antre IPO

November 4, 2026
Jual Saham Nasabah Diam-Diam, Eks Broker Disanksi OJK 10 Tahun

Jual Saham Nasabah Diam-Diam, Eks Broker Disanksi OJK 10 Tahun

November 4, 2026
MSCI Ganggu Sentimen, Wamenko Dradjad Minta Investor Selalu Cek Data

MSCI Ganggu Sentimen, Wamenko Dradjad Minta Investor Selalu Cek Data

November 4, 2026
Ada Kejanggalan Laporan Keuangan BOGA, OJK Sanksi 3 Direksi Rp 2,47 M

Ada Kejanggalan Laporan Keuangan BOGA, OJK Sanksi 3 Direksi Rp 2,47 M

November 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, November 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20

1 hour ago
in Market
Paragon Karya Perkasa Mau Pecah Saham 1:10, Harga PKPK Jadi Rp 20
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT. Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:10. Artinya, jumlah saham PKPK akan meningkat dari sebelumnya 1,2 miliar saham menjadi 12 miliar saham. Sementara itu, nilai nominal saham akan turun dari Rp200 menjadi Rp20 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi korporasi ini dilakukan untuk membuat harga saham perseroan lebih terjangkau bagi investor ritel sekaligus meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Manajemen menjelaskan, harga pasar saham perseroan saat ini relatif tinggi. Oleh karena itu, stock split diharapkan dapat membuat harga saham lebih terjangkau bagi investor perorangan atau ritel.

Selain itu, peningkatan jumlah saham yang beredar diharapkan dapat mendorong likuiditas perdagangan di BEI serta memperluas distribusi kepemilikan saham sehingga dapat menjangkau lebih banyak lapisan investor.

“Perluasan distribusi kepemilikan saham Perseroan melalui penyesuaian harga saham, sehingga lebih dapat menjangkau berbagai lapisan investor,” tulis manajemne, Rabu (4/11/2026).

Perseroan menegaskan bahwa aksi korporasi tersebut tidak akan mengubah jumlah modal dasar, modal ditempatkan, maupun modal disetor dalam nilai rupiah. Stock split hanya mengubah nilai nominal setiap saham dan jumlah saham yang beredar.

Berdasarkan laporan penilai independen, nilai pasar 100% ekuitas atau saham perseroan per 31 Juli 2026 mencapai Rp5,88 triliun atau setara Rp4.907 per saham.

Penilaian tersebut menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode Discounted Cash Flow (DCF) dan pendekatan pasar melalui metode Guideline Publicly Traded Company (GCM), dengan pembobotan masing-masing 70% dan 30%.

Rencana stock split tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 11 Desember 2026. Adapun RUPSLB untuk meminta persetujuan pemegang saham akan digelar pada Jumat, 11 Desember 2026 pukul 09.00 WIB di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan.

RUPSLB dapat dilangsungkan apabila dihadiri pemegang saham yang mewakili sedikitnya dua pertiga dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Keputusan rapat dinyatakan sah apabila disetujui lebih dari dua pertiga jumlah saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili.

Jika mendapatkan persetujuan pemegang saham, PKPK telah menyiapkan jadwal pelaksanaan stock split pada akhir Desember 2026 hingga awal Januari 2027.

Perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan berakhir pada 28 Desember 2026. Selanjutnya, perdagangan saham dengan nilai nominal baru akan dimulai pada 29 Desember 2026.

Sementara itu, perdagangan saham di pasar tunai akan dihentikan sementara pada 29-30 Desember 2026. Recording date ditetapkan pada 30 Desember 2026, sedangkan distribusi saham dengan nilai nominal baru melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sekaligus awal perdagangan di pasar tunai dijadwalkan pada 4 Januari 2027.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

Akhiri Sesi I, IHSG Melemah 0,8% ke 4.860

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

Bank Jual Dolar AS di Atas Rp18.200

November 4, 2026
Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

Supra Sekuritas Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa?

November 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .