• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara

Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara

February 6, 2026
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

April 18, 2026
Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

April 18, 2026
Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

April 18, 2026
97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

April 18, 2026
Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

April 18, 2026
Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

April 18, 2026
Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

April 18, 2026
AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

April 18, 2026
Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US7,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US$447,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

April 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, April 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara

2 months ago
in Lifestyle
Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berencana menjadi salah satu pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah demutualisasi rampung. Demutualisasi merupakan perubahan status BEI dari organisasi berbasis keanggotaan atau Self Regulatory Organization (SRO) yang dimiliki perusahaan sekuritas atau anggota bursa, menjadi entitas berbentuk perusahaan yang dapat dimiliki oleh publik atau pihak lain.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan tidak akan terjadi tumpang tindih dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI, meski Danantara masuk sebagai salah satu pemegang saham. Menurutnya ada perbedaan peran antara OJK sebagai regulator dan Danantara sebagai shareholder yang berorientasi mencari keuntungan.

“BEI adalah bursa, tempat run for profit, sedangkan tugas Danantara menjadi shareholder. Adapun bila demutualisasi terjadi, kita akan jadi pemain pasar,” ungkap Pandu kepada CNBC Indonesia dikutip Jumat (6/2/2026).

Demutualisasi adalah reformasi secara fundamental untuk mengubah bursa menjadi lebih profesional. Transformasi yang dilakukan di BEI inipun lumrah dilakukan di bursa negara-negara lain, seperti Hong Kong, Australia dan Singapura.

Investasi di pasar modal menurutnya menjadi salah satu strategi alokasi aset untuk menjaga likuiditas. Semakin dalam pasar modalnya, maka semakin banyak investor yang masuk dan menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini sejalan dengan tujuan Danantara yang fokus menciptakan tenaga kerja dan bisnis.

Transparansi dan Akuntabilitas Pasar Modal Tanah Air

Pandu mengungkapkan Danantara mendukung transformasi yang dilakukan BEI, sehingga bisa menjadi lebih relevan dengan kondisi global, syaratnya harus lebih likuid dan transparan.

Untuk itu, keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk membekukan seluruh peningkatan indeks untuk saham-saham Indonesia, karena khawatir terkait transparansi free float, menurut Pandu harus menjadi peringatan dan pemantik reformasi di pasar modal.

“Kita harus bisa menyeimbangkan agar tetap issuer friendly dan juga investor friendly. Pada akhirnya, regulator harus cari jalan tengah,” tegas Pandu.

Menurutnya, tempo hari MSCI bukan hanya soal free float dan akuntabilitas melainkan juga transparansi dan akuntabilitas. Pandu pun mengapresiasi langkah cepat dari regulator sehingga memberikan persepsi positif bagi investor, termasuk Danantara.

“Kita semua menghadapi risiko pasar yang sama, karena itu kami sangat concern mengenai kemungkinan pasar kita kehilangan likuiditas, karena akan makin susah bagi kami berinvestasi. Likuiditas ini sangat penting bagi investor institusional, karena pada akhirnya itu yang akan mendorong performa dan likuiditas untuk bursa efek,” ungkap Pandu.

Adapun Danantara menurut Pandu bisa masuk ke public market dan juga private market. Dia merinci bahwa di public market adalah untuk likuiditas, sedangkan untuk di private market adalah untuk penciptaan bisnis baru.

Moody’s Beri Masukan pada Danantara

Selain MSCI, Pandu juga menilai Moody’s Ratings sebagai sebuah masukan.

“Bagi saya itu valid, karena itu concern mereka. Apalagi saat mereka melakukan reviu, Danantara masih sangat muda, baru enam-tujuh bulan. Jadi tugas Danantara ke depan adalah membuktikan dengan kerja dan aksi,” kata Pandu.

Menurut Pandu, masukan Moody’s berdampak positif untuk masa depan Danantara, apalagi badan ini juga menggunakan dana di luar negeri, sehingga ke depan bisa lebih terukur baik bagi negara dan juga para pemangku kepentingan.

“Dari sisi Moody’s, mereka ingin konsisten agar bisa diprediksi, tidak konsisten itu menyebabkan kebingungan. Ini pengingat yang baik, dan tugas kita menyatukan suara,” pungkas Pandu.

Sebagai informasi, Lembaga pemeringkat kredit Moody’s Ratings mengubah outlook peringkat Pemerintah Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .