• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Marbot Masjid Tiba-Tiba Jadi Orang Kaya, Menang Undian Rp 1 Miliar

Marbot Masjid Tiba-Tiba Jadi Orang Kaya, Menang Undian Rp 1 Miliar

August 16, 2025
Pendapatan Tembus US6,55 Juta , Laba PGE Naik 40% di Kuartal I-2026

Pendapatan Tembus US$116,55 Juta , Laba PGE Naik 40% di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

April 30, 2026
Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Video:AS Tolak Proposal Iran,IHSG Melemah 2% & Rupiah ke Rp 17.300/USD

Video:AS Tolak Proposal Iran,IHSG Melemah 2% & Rupiah ke Rp 17.300/USD

April 30, 2026
Laba Bumi Resources (BUMI) Naik 35% Jadi US,14 Juta

Laba Bumi Resources (BUMI) Naik 35% Jadi US$24,14 Juta

April 30, 2026
Cetak Kinerja Positif, Begini Rapor CIMB Niaga di Kuartal I-2026

Cetak Kinerja Positif, Begini Rapor CIMB Niaga di Kuartal I-2026

April 30, 2026
IHSG Anjlok Imbas Sentimen Global, Harga Minyak & Pelemahan Rupiah

IHSG Anjlok Imbas Sentimen Global, Harga Minyak & Pelemahan Rupiah

April 30, 2026
Laba Bersih Kimia Farma (KAEF) Kuartal I-2026 Rp123,6 Miliar

Laba Bersih Kimia Farma (KAEF) Kuartal I-2026 Rp123,6 Miliar

April 30, 2026
Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

April 30, 2026
BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

April 30, 2026
Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

April 30, 2026
Ada Transaksi Jumbo Rp1,76 T di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

Ada Transaksi Jumbo Rp1,76 T di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

April 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Marbot Masjid Tiba-Tiba Jadi Orang Kaya, Menang Undian Rp 1 Miliar

9 months ago
in Lifestyle
Marbot Masjid Tiba-Tiba Jadi Orang Kaya, Menang Undian Rp 1 Miliar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia -1990 menjadi tahun yang tak akan pernah dilupakan Sayat (72), seorang marbot masjid sekaligus tukang becak yang mendadak menyandang gelar sebagai miliarder.

Usahanya untuk mengadu nasib melalui pembelian kupon undian Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB) yang digelar era pemerintahan Presiden Soeharto membuahkan hasil.

Pada Rabu, 9 Mei 1990, radio pemerintah mengumumkan pemenang SDSB. Tak disangka, ucapan penyiar sesuai dengan nomor kupon yang Sayat beli.

“Delapan, empat, sembilan, tiga, tujuh…. dan terakhir sembilan!,” ungkap si penyiar, dikutip harian Waspada (17 Mei 1990).

Dengan demikian, Sayat sah mendapat undian Rp1 miliar dari pemerintah. Surat kabar Pelita (22 Mei 1990) mewartakan, Sayat menjadi satu dari enam orang pemenang undian SDSB periode ke-14.

“Saya menang karena rahmat Tuhan Yang Maha Esa,” kata Sayat, kepada pewarta Pelita.

Era 1990, uang Rp 1 miliar sangat besar. Harga rumah di kawasan elit Pondok Indah, Jakarta, saja masih sekitar Rp 80 juta per unit. Artinya, dengan uang Rp1 miliar, Sayat bisa membeli 12 unit rumah di Pondok Indah.

Harga emas pada 1990 hanya Rp 20 ribu per gram. Dengan uang Rp 1 miliar, Sayat bisa memborong 50 Kg emas. Berarti jika dikonversikan melalui penyetaraan harga emas (1 gram: Rp1,9 juta), diketahui uang Rp1 miliar setara Rp 96 miliar pada masa sekarang.

Surat kabar Angkatan Bersenjata (22 Mei 1990) menyebut, Sayat dan istri langsung pergi ke Jakarta untuk mengambil uang hadiah. Di Jakarta, marbot masjid itu sempat pingsan. Sebab sepanjang hidupnya Sayat tak pernah membayangkan bakal jadi miliarder dan memegang uang Rp1 miliar.

Kepada media, Sayat menyebut uang akan dipakai untuk membeli rumah. Lalu, dia juga akan menyumbangkan Rp5 juta kepada para pedagang asongan. Tak lupa dia menyisihkan sedikit uang untuk renovasi masjid yang dia urus di sisa hidup. Sisanya, akan disimpan untuk anak-cucunya kelak.

Sebelum kehidupannya berubah, hidup Sayat tak jauh-jauh dari masjid. Bukan hanya demi menuntaskan kewajiban sebagai seorang Muslim, tetapi juga untuk menjalankan pengabdiannya sebagai penjaga alias marbot masjid.

Tugas warga Magelang itu sebagai marbot tak ringan. Dia harus menjaga kebersihan rumah Allah setiap saat. Setiap hari dia menyapu halaman masjid, membersihkan sajadah, hingga mengecek air. Semua dilakukan agar jamaah bisa ibadah secara nyaman.

Di luar rutinitas itu, Sayat masih mengayuh becak di sekitar rumah sekalipun usianya tak lagi muda. Ini dilakukan demi mendapat uang untuk bisa menyambung hidup dan membayar sewa rumah setiap bulannya.

Jauh sebelum menjadi tukang becak dan marbot masjid, Sayat sebenarnya adalah tentara. Dia pernah berperang melawan musuh di Magelang. Saat pensiun, dia menyandang gelar Sersan Satu.

Sayang, selama menjalani beragam profesi, hidup Sayat tak berubah. Puluhan tahun tetap miskin dan tak punya rumah tetap. Pria kelahiran 1917 selalu mencoba beragam cara agar bisa merubah nasib. Salah satunya membeli kupon SDSB.

SDSB merupakan kupon undian yang diselenggarakan pemerintah sejak 1 Januari 1989. Sistemnya rakyat membeli kupon seharga paling murah Rp1.000 hingga puluhan ribu.

Uang dari masyarakat akan dipakai untuk modal pembangunan. Sebagai pengganti, pemerintah memberikan hadiah miliaran yang ditentukan berdasarkan angka kupon pembelian. Tentu saja, peluangnya sangat kecil.

Sayat melihat kupon ini sebagai cara melepas jeratan kemiskinan. Dia selalu menyisihkan uang untuk membeli kupon undian hingga akhirnya beruntung mendapatkan hadiah Rp1 miliar pada 9 Mei 1990.

Kisah Sayat menjadi salah satu fenomena yang hanya terjadi di era kekuasaan Presiden Soeharto. SDSB tercatat dalam sejarah sebagai judi yang dilegalisasi pemerintah melalui Kementerian Sosial. Kini, kita semua tahu segala bentuk perjudian dilarang pemerintah.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Tukang Becak di Jawa Mendadak Jadi Miliarder, Menang Undian Rp 50 M




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pendapatan Tembus US6,55 Juta , Laba PGE Naik 40% di Kuartal I-2026

Pendapatan Tembus US$116,55 Juta , Laba PGE Naik 40% di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

April 30, 2026
Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .