• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kripto Jadi Andalan untuk Cuci Uang, Uni Eropa Lakukan Ini

Kripto Jadi Andalan untuk Cuci Uang, Uni Eropa Lakukan Ini

July 16, 2025
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Kripto Jadi Andalan untuk Cuci Uang, Uni Eropa Lakukan Ini

1 year ago
in Market
Kripto Jadi Andalan untuk Cuci Uang, Uni Eropa Lakukan Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Anti Pencucian Uang Uni Eropa (AMLA) menyebut aset kripto sebagai tantangan terbesar dalam mencegah aliran uang haram ke sistem keuangan Eropa. Ketua AMLA, Bruna Szego, menilai pasar kripto sangat rentan terhadap risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Menurut Szego, kewaspadaan tinggi diperlukan karena pasar Eropa masih terfragmentasi, sementara banyak penyedia layanan kripto sedang berupaya mendapatkan lisensi melalui kerangka perizinan baru yang berlaku di seluruh Uni Eropa. Risiko juga meningkat akibat sifat lintas batas aset kripto, anonimitas kepemilikan, serta kecepatan transfer yang tinggi.

AMLA, yang baru resmi beroperasi sejak 1 Juli, menyatakan fokus awalnya adalah memperkuat pengawasan terhadap kripto. Dalam pernyataan Selasa lalu, AMLA menyoroti potensi lemahnya pengawasan akibat perbedaan standar di antara 27 regulator nasional di kawasan.

Szego menegaskan bahwa regulator harus memperhatikan siapa pemilik manfaat sesungguhnya dari penyedia layanan kripto, termasuk struktur kepemilikan dan keterkaitan dengan aktivitas terlarang. Ia menyebut penting untuk memastikan bahwa pemilik tidak terlibat dalam praktik pencucian uang atau pendanaan terorisme.

Peringatan ini muncul di tengah penyelidikan jaksa Prancis terhadap Binance atas dugaan pelanggaran hukum pencucian uang dan pendanaan terorisme, tuduhan yang telah dibantah perusahaan. Sebelumnya, pendiri Binance, Changpeng Zhao, mundur dari posisi CEO pada 2023 sebelum dijatuhi hukuman penjara oleh otoritas AS serta denda sebesar US$4,3 miliar.

Szego menyatakan bahwa saat AMLA mulai melakukan pengawasan langsung terhadap sekitar 40 lembaga keuangan terbesar dan paling berisiko di Uni Eropa pada 2028, beberapa di antaranya kemungkinan besar berasal dari sektor kripto. Pernyataan ini senada dengan kritik dari Financial Action Task Force (FATF) yang menilai banyak yurisdiksi global masih kesulitan dalam mengatur aset kripto.

FATF memperkirakan sekitar 75% yurisdiksi di dunia belum sepenuhnya patuh terhadap standar anti pencucian uang yang ditetapkan. Hal ini kontras dengan pendekatan lebih ramah kripto yang diambil pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump, termasuk penghentian beberapa kasus hukum besar terhadap perusahaan kripto.

Sebagai langkah awal, AMLA akan melakukan peninjauan tematik terhadap otoritas nasional dan analisis bersama dengan unit intelijen keuangan tiap negara. Meski saat ini hanya memiliki 30 staf, AMLA menargetkan jumlah karyawan bertambah menjadi 120 di akhir tahun, 240 pada 2026, dan 430 saat pengawasan langsung dimulai pada 2028.

Szego mengungkapkan bahwa proses rekrutmen memerlukan waktu enam hingga sembilan bulan. Ia menegaskan pentingnya regulator memastikan hanya perusahaan kripto dengan sistem kepatuhan efektif sejak awal yang dapat memperoleh lisensi.

AMLA juga meminta agar perusahaan kripto memiliki anggota dewan yang memahami prinsip anti pencucian uang dan pendanaan terorisme. Langkah ini diyakini krusial untuk memperkuat integritas sistem keuangan Eropa di tengah berkembangnya pasar aset digital.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Tiga Jenis Kripto yang Harus Dihindari Agar Bisa Cuan Besar




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .