• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kredit Motor Masih Ngebut Meski Daya Beli Turun,Ini Alasannya

Kredit Motor Masih Ngebut Meski Daya Beli Turun,Ini Alasannya

September 23, 2025
Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

September 21, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah Turun 0,88%, Sektor Energi Jadi Pemberat

IHSG Parkir di Zona Merah Turun 0,88%, Sektor Energi Jadi Pemberat

September 21, 2026
Surat Utang SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Surat Utang SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
OJK Wajibkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Miliki Modal Rp1 T

OJK Wajibkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Miliki Modal Rp1 T

September 21, 2026
Ramal Nasib Rupiah & IHSG Jika BI Rate Ditahan Vs BI Rate Naik

Ramal Nasib Rupiah & IHSG Jika BI Rate Ditahan Vs BI Rate Naik

September 21, 2026
Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

September 21, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

September 21, 2026
Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

September 21, 2026
PBOC Kembali Tahan Suku Bunga di Level Terendah Sepanjang Sejarah

PBOC Kembali Tahan Suku Bunga di Level Terendah Sepanjang Sejarah

September 21, 2026
Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini

Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini

September 21, 2026
Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini

Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini

September 21, 2026
Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

September 21, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Kredit Motor Masih Ngebut Meski Daya Beli Turun,Ini Alasannya

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Kredit Motor Masih Ngebut Meski Daya Beli Turun,Ini Alasannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pembiayaan kendaraan roda dua terus bertumbuh di tengah lesunya daya beli. Ternyata, terdapat beberapa alasan di balik fenomena tersebut.

Emiten multifinance Grup Astra PT Federal International Finance (FIF Group) mencatat telah menyalurkan pembiayaan roda dua sebesar Rp22,8 triliun di semester I 2025. Angka ni mendominasi total pembiayaan industri yang tercatat sebesar Rp58,3 triliun.

Direktur FIFGroup Daniel Hartono mengatakan, terdapat tiga sentimen yang mendorong penyaluran kredit motor di masyarakat. Diantaranya, kebutuhan untuk mobilisasi kerja, mengantar anak sekolah, dan untuk pergi ke minimarket.

“Jadi matching bahwa motor ini buat semua kalangan ini masuk. Pertumbuhan daya beli memang kurang baik, tapi alternatif mobilitas itu tetap diperlukan,” ungkap Daniel dalam Astra Media Day, di Jakarta, Selasa, (23/9/2025).

Selain itu, FIF Group juga melihat persebaran wilayah penyaluran pembiayaan motor semakin bergeser ke luar Pulau Jawa. Kendaraan ini dibutuhkan untuk melayani kebutuhan penunjang kegiatan pertambangan, perkebunan hingga pertanian.

“Banyak (nasabah) yang di pelosok itu banyak yang infrastrukturnya belum berkembang, hingga mobilitasnya susah. Itu yang membuat demandnya bertumbuh,” ujarnya.

Melihat peluang ini, FIF Group membidik target pembiayaan untuk tumbuh 4,7% di angka Rp49,6 tirliun di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan OJK dan penjualan kendaraan bermotor Honda.

Secara keseluruhan, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan, penyaluran pembiayaan pada objek kendaraan bermotor sebesar Rp404,94 triliun pada Juli 2025.

“Hal ini mengalami peningkatan sebesar 0,21% yoy dan terkontraksi sebesar -0,03% mtm,” ungkap Agusman dalam jawaban tertulis, dikutip Selasa, (9/9/2025).

Lebih rinci, pembiayaan roda dua baru tercatat sebesar Rp86,83 triliun, tumbuh sebesar 2,35% yoy dan 1,12% mtm. Sementara roda dua bekas tercatat sebesar Rp24,63 triliun, tumbuh sebesar 11,83% yoy dan 1,07% mtm.

Meski roda dua positif, pembiayaan di roda empat baru sebesar Rp145,59 triliun, kontraksi sebesar -4,05% yoy dan -0,35% mtm. Selain itu roda empat bekas sebesar Rp91,08 triliun, tumbuh sebesar 4,72% yoy dan terkontraksi sebesar -1,13% mtm.

Dari segmen mobil pengangkutan, piutang pembiayaannya tercatat sebesar Rp56,81 triliun. Angka ini terkontraksi sebesar -2,91% yoy dan meningkat 0,35% mtm.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Daya Beli Melemah, Bos Raksasa Ritel Sebut Orang Kaya Tahan Belanja




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

September 21, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah Turun 0,88%, Sektor Energi Jadi Pemberat

IHSG Parkir di Zona Merah Turun 0,88%, Sektor Energi Jadi Pemberat

September 21, 2026
Surat Utang SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Surat Utang SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .