• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Komisaris BUMN Tak Lagi Dapat Tantiem, Ini Kata Menteri Prabowo

Komisaris BUMN Tak Lagi Dapat Tantiem, Ini Kata Menteri Prabowo

August 5, 2025
Saham Potensi Delisting Dengan Tender Offer Jumbo

Saham Potensi Delisting Dengan Tender Offer Jumbo

April 28, 2026
Catat EBITDA Disesuaikan Rp907 M, GOTO Cetak Laba Bersih Rp171 M

Catat EBITDA Disesuaikan Rp907 M, GOTO Cetak Laba Bersih Rp171 M

April 28, 2026
Laba Emiten Haji Isam (JARR) Turun 30%, Ini Biang Keroknya

Laba Emiten Haji Isam (JARR) Turun 30%, Ini Biang Keroknya

April 28, 2026
Video: Sinyal Damai Selat Hormuz – IHSG dan Rupiah Anjlok ke Zona Merah

Video: Sinyal Damai Selat Hormuz – IHSG dan Rupiah Anjlok ke Zona Merah

April 28, 2026
Bukti BBRI Jadi Saham Rakyat, Jumlah Investor Ritel Capai 700 Ribu

Bukti BBRI Jadi Saham Rakyat, Jumlah Investor Ritel Capai 700 Ribu

April 28, 2026
Catut Nama OJK, Kegiatan Malahayati Dihentikan Satgas Pasti

Catut Nama OJK, Kegiatan Malahayati Dihentikan Satgas Pasti

April 28, 2026
Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Saham Sinar Mas

Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Saham Sinar Mas

April 28, 2026
Dibayangi Risiko Stagflasi,Bank Sentral Jepang Tahan Suku Bunga

Dibayangi Risiko Stagflasi,Bank Sentral Jepang Tahan Suku Bunga

April 28, 2026
Nasib Restrukturisasi Utang Whoosh di Tangan Menkeu

Nasib Restrukturisasi Utang Whoosh di Tangan Menkeu

April 28, 2026
Rupiah Ditutup Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp 17.210

Rupiah Ditutup Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp 17.210

April 28, 2026
OJK Kembali Kopdar Dengan MSCI Bahas Reformasi Bursa

OJK Kembali Kopdar Dengan MSCI Bahas Reformasi Bursa

April 28, 2026
Goldman Sachs Prediksi Harga Minyak akan Tembus US0 per Barel

Goldman Sachs Prediksi Harga Minyak akan Tembus US$120 per Barel

April 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, April 28, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Komisaris BUMN Tak Lagi Dapat Tantiem, Ini Kata Menteri Prabowo

9 months ago
in Lifestyle
Komisaris BUMN Tak Lagi Dapat Tantiem, Ini Kata Menteri Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Istana buka suara mengenai kebijakan meniadakan tantiem dan insentif bagi komisaris BUMN dan anak usaha. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa langkah itu dilakukan untuk membenahi perusahaan plat merah.

“Memang pertama semangat kita itu adalah betul-betul kita ingin membenahi BUMN-BUMN kita, karena BUMN kita kan menjadi tulang punggung ekonomi kita,” kata Prasetyo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (5/8/2025).

Prasetyo menjelaskan salah satunya yang perbaiki adalah membenahi sistem dan orang-orang yang bekerja di dalamnya.

“Kemudian kedua mengenai manajemen harus kita perbaiki, ketiga mengenai keuangan yang harus kita perbaiki,” katanya.

Sehingga, menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah agar orang-orang yang bekerja di BUMN, khususnya berada di posisi komisaris tidak hanya mengincar untuk mendapatkan insentif maupun tantiem.

“Terutama komisaris memang tugasnya adalah membenahi tadi, tiga hal tadi. Bukan mau berencana atau ingin mendapatkan tantiem gitu,” kata Prasetyo.

“Ini semangatnya harus kita lihat bahwa memang mau perbaiki. Diberi tugas di situ untuk memperbaiki BUMN-BUMN itu,” jelasnya.

Sebelummnya, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa kebijakan itu dilakukan untuk membangun sistem pengelolaan BUMN yang akuntabel, efisien, dan berorientasi kepentingan publik.

Rosan menuturkan penataan ini merupakan pembenahan menyeluruh terhadap cara negara memberi insentif. Dengan kebijakan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap penghargaan, terutama di jajaran dewan komisaris sejalan dengan kontribusi dan dampak nyatanya terhadap tata kelola BUMN terkait.

Menurutnya, kompensasi tetap diberikan namun lebih kepada sesuai fungsinya. Selain itu, kebijakan ini bukan bentuk pemangkasan honorarium, melainkan penyelarasan struktur remunerasi agar sesuai dengan praktik tata kelola perusahaan terbaik global (good corporate governance).

“Komisaris akan masih menerima pendapatan bulanan tetap yang layak sesuai dengan tanggung jawab dan kontribusinya,” kata Rosan, dikutip Senin (4/8/2025).

Rosan juga menegaskan kebijakan ini merupakan bagian dari agenda reformasi struktural BPI Danantara yang lebih besar dalam membangun tata kelola investasi dan BUMN berbasis transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas publik.

“Penyesuaian tantiem juga dirancang sebagai fondasi untuk meninjau ulang keseluruhan sistem remunerasi di BUMN,” jelasnya.

Rosan pun mengungkapkan, struktur baru ini mengadopsi praktik terbaik global yang menetapkan sistem pendapatan tetap dan tidak mengenal kompensasi variabel berbasis laba untuk posisi komisaris.

Prinsip serupa juga tercantum dalam OECD Guidelines on Corporate Governance of State-Owned Enterprises, yang menekankan pentingnya pendapatan tetap untuk menjaga independensi pengawasan.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Erick Thohir Mau Ketemu Bos Danantara Bahas Pangkas Komisaris BUMN




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Saham Potensi Delisting Dengan Tender Offer Jumbo

Saham Potensi Delisting Dengan Tender Offer Jumbo

April 28, 2026
Catat EBITDA Disesuaikan Rp907 M, GOTO Cetak Laba Bersih Rp171 M

Catat EBITDA Disesuaikan Rp907 M, GOTO Cetak Laba Bersih Rp171 M

April 28, 2026
Laba Emiten Haji Isam (JARR) Turun 30%, Ini Biang Keroknya

Laba Emiten Haji Isam (JARR) Turun 30%, Ini Biang Keroknya

April 28, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .