• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai

Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai

August 13, 2025
Investor Kakap Pengendali LUCY Lego 25% Saham, Alasannya Terungkap

Investor Kakap Pengendali LUCY Lego 25% Saham, Alasannya Terungkap

June 22, 2026
Plastik Dilarang dan Mahal, Emiten RI Ini Malah Diuntungkan

Plastik Dilarang dan Mahal, Emiten RI Ini Malah Diuntungkan

June 22, 2026
Harga Minyak Lanjut Melemah di Awal Pekan Ini

Harga Minyak Lanjut Melemah di Awal Pekan Ini

June 22, 2026
IHSG Dibuka Melemah & Rupiah Anjlok ke Rp 17.800/USD

IHSG Dibuka Melemah & Rupiah Anjlok ke Rp 17.800/USD

June 22, 2026
Penjualan Ritel RI Melempem, Laba Emiten Ini Malah Naik 35,5%

Penjualan Ritel RI Melempem, Laba Emiten Ini Malah Naik 35,5%

June 22, 2026
258 BUMN Sudah ‘Dipangkas’, 300 Menyusul!

258 BUMN Sudah ‘Dipangkas’, 300 Menyusul!

June 22, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada MYOR hingga HMSP

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada MYOR hingga HMSP

June 22, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

June 22, 2026
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

June 22, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini:

Rekomendasi Saham Hari Ini:

June 22, 2026
Prabowo Bertemu Bos Danantara, Bahas Konser hingga Ajang Olahraga

Prabowo Bertemu Bos Danantara, Bahas Konser hingga Ajang Olahraga

June 22, 2026
Bank Artha Graha (INPC) Angkat Elvin Halim sebagai Direktur Utama

Bank Artha Graha (INPC) Angkat Elvin Halim sebagai Direktur Utama

June 22, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai

10 months ago
in Lifestyle
Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Kesuksesan merupakan buah dari perjalanan hidup yang tak mudah. Seperti yang dialami oleh pengusaha asal Singapura, Ho Kwon Ping. Sebelum memilih jalan menjadi seorang pengusaha, Ia sempat menjadi seorang Jurnalis dan mendekam di jeruji.

Mulanya, Ho Kwon Ping berkarier sebagai jurnalis di Singapura pada dekade 1970-an. Dalam menjalani tugas, Ho dikenal sangat kritis. Dia selalu menulis artikel dengan nada kritik terhadap kebijakan politik pemerintah Singapura.

Alhasil, tindakannya membuat pemerintah gerah dan memutuskan menjebloskan Ho ke penjara. Pada 1977, dia resmi ditahan pemerintah Singapura selama dua bulan atas tuduhan pro-komunis.

“Jadi, saya dipenjara berdasarkan UU Keamanan Dalam Negeri karena pro-komunis,” kata Ho, kepada CNBC Make It, dikutip Rabu (13/8/2025).

Kepada BBC International, pria berusia 72 tahun tersebut sama sekali tak menyesali perbuatannya. Katanya, ini merupakan wujud idealisme masa muda. Meskipun pada sisi lain, selama di balik jeruji besi, dia merasa sangat ketakutan, sedih, dan selalu dibayangi-bayangi kesepian.

“Banyak dari orang-orang yang masih muda, idealis, dan masuk penjara atau dikeluarkan kampus menjadi orang sukses kelak. Mereka hanya menemukan cara berbeda untuk mengekspresikannya,” tutur Ho kepada BBC International, dikutip Rabu (13/8/2025).

Setelah bebas, Ho kembali menjadi jurnalis dan bermukim di Hong Kong. Kali ini, dia sudah ditemani istrinya, Claire Chiang.

Singkat cerita, pekerjaan sebagai jurnalis terhenti saat ayahnya stroke pada tahun 1980. Dia harus kembali ke Singapura untuk merawat dan mengoperasionalkan bisnis ayah.

Pada titik ini, dia merasa cocok berbisnis. Hanya saja, dia merasa bisnis ayahnya yang berbasis manufaktur tak bisa untuk jangka panjang. Maka, dia memutuskan untuk beralih fokus bisnis.

Keputusan untuk mencari sektor bisnis baru membawanya ke Thailand. Pada 1984, dia tiba di Teluk Bang Tao, Phuket, dan melihat tanah luas bekas tambang yang terbengkalai. Luasnya sekitar 550 hektar dan tidak ada sisi menarik. Meski berada di teluk, tanah tersebut tidak memiliki pantai.

Siapa sangka, waktu membuktikan tanah tersebut terbukti bisa membuatnya punya harta hingga Rp 5 triliun.

Tanpa pikir panjang, Ho langsung membeli tanah tersebut seraya berharap bisa membawa keberkahan. Dia pun bergegas memperbaiki tanah terbengkalai tersebut sebagai tempat pengembangan beberapa hotel dan resort.

Singkat cerita, renovasi tersebut selesai pada 1987. Hotel di bekas lahan tambang yang kemudian diberi nama sebagai Laguna Phuket. Sekalipun tak ada sisi menarik, Ho berupaya membuat terobosan baru demi meningkatkan daya tarik wisata. Mulai dari membangun pantai buatan, villa pribadi dengan kolam renang, hingga merintis spa tropis pertama di dunia.

Khusus yang terakhir, Ho memperkenalkan spa bukan gaya Eropa. Dia memperkenalkan spa khas Asia Tenggara yang berbeda dari Eropa.

“Kami memiliki terapis spa yang akan berkeliling tanpa alas karena. Ini terjadi karena di Asia orang berjalan tanpa alas kaki sebagai bentuk penghormatan di Asia. Mereka harus pakai pakaian Asia, bukan seragam putih ala orang Eropa,” ungkap Ho.

Singkat cerita, cara demikian membuat hotel tersebut sukses. Kekayaannya pun mulai bertambah.Perlahan, dia juga mulai melakukan ekspansi bisnis ke berbagai negara. Semua bisnis hotelnya berada di bawah konglomerasi bentukannya bernama Banyan Group.

Siapa sangka, waktu membuktikan, berawal dari membeli tanah kosong terbengkalai, bisnis hotel Ho kini sukses cuan US$242 juta atau Rp3,9 triliun. Ho sendiri tercatat Forbes punya harta US$ 345 juta atau Rp5,5 triliun.

Kini, gurita bisnis Banyan Group sudah lebih dari 80 hotel dan resor, serta spa, galeri, dan tempat tinggal yang tersebar di lebih dari 20 negara.

 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Pria Ini Punya Penghasilan Pasif Rp2,4 M Sebulan, Ini Sumbernya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Kakap Pengendali LUCY Lego 25% Saham, Alasannya Terungkap

Investor Kakap Pengendali LUCY Lego 25% Saham, Alasannya Terungkap

June 22, 2026
Plastik Dilarang dan Mahal, Emiten RI Ini Malah Diuntungkan

Plastik Dilarang dan Mahal, Emiten RI Ini Malah Diuntungkan

June 22, 2026
Harga Minyak Lanjut Melemah di Awal Pekan Ini

Harga Minyak Lanjut Melemah di Awal Pekan Ini

June 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .