• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kejatuhan Raja Retail RI, Kisah Lahirnya Matahari dan Lippo

Kejatuhan Raja Retail RI, Kisah Lahirnya Matahari dan Lippo

October 7, 2026
Bareng Danantara, Emiten Bakrie Rogoh Rp3,6 Triliun Investasi Migas AS

Bareng Danantara, Emiten Bakrie Rogoh Rp3,6 Triliun Investasi Migas AS

October 7, 2026
Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham POLA dan CSMI

Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham POLA dan CSMI

October 7, 2026
Haji Isam Nambah Kepemilikan, Saham Bayan Resources (BYAN) Anjlok 5%

Haji Isam Nambah Kepemilikan, Saham Bayan Resources (BYAN) Anjlok 5%

October 7, 2026
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

October 7, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

October 7, 2026
Nambah, Haji Isam Caplok 10,08 Miliar Saham Bayan Resources (BYAN)

Nambah, Haji Isam Caplok 10,08 Miliar Saham Bayan Resources (BYAN)

October 7, 2026
Piutang Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 1,68% (YoY) per Agustus 2026

Piutang Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 1,68% (YoY) per Agustus 2026

October 7, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.820

Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.820

October 7, 2026
Masuk Bisnis Data Center, REAL Caplok Perusahaan Ini

Masuk Bisnis Data Center, REAL Caplok Perusahaan Ini

October 7, 2026
Total Aset Industri Perasuransian di Agustus Capai Rp 1.200 T

Total Aset Industri Perasuransian di Agustus Capai Rp 1.200 T

October 7, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.210

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.210

October 7, 2026
Kinerja Perbankan Agustus Menggembirakan, Kredit Tumbuh 13,56% (YoY

Kinerja Perbankan Agustus Menggembirakan, Kredit Tumbuh 13,56% (YoY

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Kejatuhan Raja Retail RI, Kisah Lahirnya Matahari dan Lippo

2 hours ago
in Market
Kejatuhan Raja Retail RI, Kisah Lahirnya Matahari dan Lippo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Selama dua minggu ke depan ada tradisi yang tak bisa ditinggalkan untuk menyambut lebaran. Bukan soal menyantap nastar atau ketupat melainkan semarak pembelian busana baru.

Sejak Tunjangan Hari Raya (THR) turun masyarakat berbondong-bondong mengunjungi pusat perbelanjaan. Mereka berjejal dengan bungkusan belanjaan di kedua tangan, tak peduli berita turunnya perekonomian global. Salah satu pusat perbelanjaan yang ramai adalah Matahari Department Store.

Awalnya Matahari adalah toko baju bernama Micky Mouse di Pasar Baru yang didirikan oleh Hari Darmawan pada tahun 1960. Toko Micky Mouse menjual baju impor dan merek pabrikan sendiri buatan istri Hari bermerek MM Fashion.

Sebetulnya, bisnis Micky Mouse selama lima tahun pertama moncer. Mereka punya pasar tersendiri. Namun, Hari memendam rasa iri terhadap toko sebelah bernama De Zion. Sebab, toko ini selalu ramai dan dikunjungi oleh orang-orang kaya. Upaya mencontek kesuksesan De Zion selalu dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil.

Hingga akhirnya, keinginan mengakuisisi toko itu muncul kembali pada 1968. Terdengar kabar kalau pemilik De Zion ingin menjual tokonya. Seketika, Hari bergegas langsung membelinya.

Mengutip Kristin Samah & Sigit Triyono dalam Filosofi Bisnis Matahari (2017), bermodalkan pinjaman US$ 200 Juta dari Citibank Hari sukses mengakuisisi dua toko De Zion di Jakarta dan Bogor. De Zion langsung diganti nama menjadi “Matahari”.

“De Zion dalam bahasa Belanda artinya kan Matahari,” kata Hari Darmawan, seperti dikutip Muhammad Ma’ruf dalam 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010).

Untuk mengembangkan toko barunya itu, Hari mencontek toko retail Jepang, Sogo Department Store. Dia ingin Matahari seperti Sogo yang menjual baju selengkap mungkin agar konsumen bisa memilih barang terbaik dan murah. Alhasil, berkat meniru strategi Sogo, Matahari pun mendapat banyak pengunjung. Matahari kemudian berkembang pesat sepanjang tahun 1970-1980.

Gerainya pun tak hanya menjual pakaian, tetapi juga perhiasan, tas, sepatu, kosmetik, peralatan elektronik, mainan, alat tulis, buku dan lainnya. Perkembangan pesat itu membuat Hari mampu membuka gerai lain di luar kota pada tahun 1990-an.

Hampir di seluruh kota di Indonesia terdapat Matahari. Tak ada yang tidak mengenal Matahari. Bahkan, saking jayanya Matahari percaya diri untuk melantai di bursa saham. Pada 1989, PT Matahari Department Store Tbk resmi menjual sahamnya kepada publik dengan kode emiten LPPF.

Meski begitu, kebesaran Matahari tak membuat Hari puas diri. Meski sudah jadi raja, dia ingin menjadikan Matahari sebagai pusat bisnis ritel penting di Indonesia. Ambisinya besar: membuat 1.000 gerai Matahari.

Pada saat bersamaan, keinginan itu didengar oleh James Riady, bankir muda dan anak dari konglomerat pendiri Lippo Group, Mochtar Riady. James berniat memberi dana pinjaman kepada Hari sebesar Rp 1,6 Triliun. Hari setuju dan mendapat pinjaman sebesar itu dengan bunga rendah. Namun, disinilah letak masalahnya dan tak pernah disangka oleh Hari.

Masih mengutip 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010), tak lama setelah pinjaman itu cair, James Riady berniat berbisnis retail juga. Dia benar-benar membawa merek retail ternama asal AS ke Indonesia, yakni WalMart. Menariknya, WalMart didirikan persis di depan Matahari. Jadi, ketika ada Matahari, pasti ada WalMart. Kasusnya mirip seperti Indomaret dan Alfamart yang selalu berdekatan.

Kemunculan WalMart jelas menjadi sinyal merah persaingan usaha bagi Matahari. Namun, Hari tetap tidak mau kalah dari pesaing sekaligus pemberi pinjamannya. Dia tetap fokus menjalankan Matahari. Dan kenyataannya, WalMart kalah saing dan Matahari tetap jadi raja.

Namun, pada tahun 1996 kabar mengejutkan datang. Hari dan Matahari yang sedang berada di masa jaya

Hari tiba-tiba menerima tawaran pembelian Matahari dari James. Artinya, sejak itulah Matahari yang beromset Rp 2 Triliun resmi menjadi Lippo Group.

Penjualan ini menimbulkan spekulasi liar. Sebab, banyak yang heran karena Matahari kala itu sangat sukses dan jaya. Hari tak mungkin bangkrut karena Matahari pasti bakal berjalan.

Sejak akuisisi itu, Matahari resmi jadi milik Lippo Group. Nama Hari Darmawan pun perlahan mulai meredup.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bareng Danantara, Emiten Bakrie Rogoh Rp3,6 Triliun Investasi Migas AS

Bareng Danantara, Emiten Bakrie Rogoh Rp3,6 Triliun Investasi Migas AS

October 7, 2026
Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham POLA dan CSMI

Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham POLA dan CSMI

October 7, 2026
Haji Isam Nambah Kepemilikan, Saham Bayan Resources (BYAN) Anjlok 5%

Haji Isam Nambah Kepemilikan, Saham Bayan Resources (BYAN) Anjlok 5%

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .