• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
JPMorgan Yakin Harga Emas Masih Akan Terbang, Prediksi Segini

JPMorgan Yakin Harga Emas Masih Akan Terbang, Prediksi Segini

August 6, 2025
Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

September 17, 2026
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

September 17, 2026
INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

September 17, 2026
Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

September 17, 2026
Eks Direktur LPS Ini Mundur Dari Komisaris Bank Woori (SDRA)

Eks Direktur LPS Ini Mundur Dari Komisaris Bank Woori (SDRA)

September 17, 2026
Bursa Mineral RI Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral RI Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

September 17, 2026
Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Negara Bisa Hemat Rp100 Triliun

Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Negara Bisa Hemat Rp100 Triliun

September 17, 2026
Harga Minyak & Inflasi AS Melonjak, Suku Bunga The Fed Naik

Harga Minyak & Inflasi AS Melonjak, Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS

IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS

September 17, 2026
Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

September 17, 2026
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

JPMorgan Yakin Harga Emas Masih Akan Terbang, Prediksi Segini

1 year ago
in Lifestyle
JPMorgan Yakin Harga Emas Masih Akan Terbang, Prediksi Segini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas terus melesat sepanjang tahun ini, diperkirakan bakal tembus US$3.675 atau sekitar Rp60,25 juta (kurs Rp16.387) per troy oz pada akhir tahun nanti. Prediksi itu dibuat J.P. Morgan Research, usai emas mencatatkan kenaikan 30% year to date.

Emas telah mencapai puncak harga tertinggi pada US$3.500 atau sekitar Rp57,35 juta pada bulan April lalu, melampaui perkiraan J.P. Morgan Research sebelumnya.

Meski pasar sedang mempertimbangkan ketidakpastian kebijakan dan risiko geopolitik, J.P. Morgan Research yakin emas dapat mencapai US$4.000 atau Rp65,58 juta per troy oz mendekati kuartal kedua 2026 nanti. Sebab, badan riset tersebut sudah mencermati pergeseran struktural dalam permintaan emas dan faktor-faktor pendorong harga lainnya.

Bahkan akhir tahun depan harga logam mulia diprediksi bisa tembus US$ 4.250 per troy oz.

“Terutama sekarang dengan kemungkinan resesi dan risiko perdagangan serta tarif yang berkelanjutan. Kami tetap sangat yakin akan prospek penguatan struktural emas yang berkelanjutan dan menaikkan target harga kami sesuai dengan itu,” kata Kepala Strategi Komoditas Global di J.P. Morgan, Natasha Kaneva, dalam keterangannya, dikutip Selasa (5/8/2025).

Adapun logam mulia ini melampaui beberapa rekor tertinggi pada tahun 2024 dan menembus batas US$2.900/troy oz untuk pertama kalinya pada bulan Februari tahun ini. Itu terjadi seiring investor menghadapi volatilitas pasar menyusul kebijakan tarif AS dan meningkatnya risiko geopolitik.

Harga mencapai puncaknya di US$3.500/oz pada bulan April, di tengah kebijakan perdagangan AS yang tidak dapat diprediksi.

Secara tradisional, melemahnya dolar AS dan suku bunga AS yang lebih rendah meningkatkan daya tarik emas batangan. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik juga cenderung menjadi pendorong positif bagi emas, karena statusnya sebagai safe haven dan kemampuannya untuk tetap menjadi pelindung nilai yang andal.

Emas memiliki korelasi yang rendah dengan kelas aset lainnya, sehingga dapat bertindak sebagai asuransi selama pasar jatuh dan masa-masa tekanan geopolitik.

Namun, mengingat beragamnya dan likuidnya pendorong permintaan emas saat ini, logam mulia ini belakangan ini berfungsi baik sebagai lindung nilai terhadap penurunan nilai tukar atau bentuk perlindungan terhadap hilangnya daya beli mata uang akibat inflasi atau penurunan nilai tukar. Selain itu, emas memiliki peran yang lebih tradisional sebagai pesaing non-imbal hasil bagi obligasi pemerintah AS dan reksa dana pasar uang.

“Kami masih berpendapat risiko cenderung lebih tinggi dari perkiraan kami jika permintaan terus melampaui ekspektasi kami. Bagi investor, kami berpendapat emas tetap menjadi salah satu lindung nilai paling optimal untuk kombinasi unik stagflasi, resesi, penurunan nilai tukar, dan risiko kebijakan AS yang dihadapi pasar pada tahun 2025 dan 2026,” kata Kepala Strategi Logam Dasar dan Mulia di J.P. Morgan, Gregory Shearer.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Harga Emas Pecah Rekor Lagi! Sentuh USD 2.987,75 per Troy Ons




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

September 17, 2026
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

September 17, 2026
INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

September 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .