• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Hati-Hati, Bursa Asia Kompak Turun Pagi Ini

Investor Hati-Hati, Bursa Asia Kompak Turun Pagi Ini

July 29, 2025
Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

June 18, 2026
BI Rate Naik, Bos Danantara Minta Bank Himbara Makin Efisien

BI Rate Naik, Bos Danantara Minta Bank Himbara Makin Efisien

June 18, 2026
Laba Semen Indonesia Meroket 380%

Laba Semen Indonesia Meroket 380%

June 18, 2026
Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

June 18, 2026
OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

June 18, 2026
Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US.000, Ini Alasan BI

Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US$10.000, Ini Alasan BI

June 18, 2026
Dasco Kumpulkan Bos OJK & Bos BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa

Dasco Kumpulkan Bos OJK & Bos BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa

June 18, 2026
Perbanas Ungkap Masalah Struktural Penyebab Kredit UMKM Lesu

Perbanas Ungkap Masalah Struktural Penyebab Kredit UMKM Lesu

June 18, 2026
Menkeu China Sempat Dengar Info Salah Tentang APBN RI

Menkeu China Sempat Dengar Info Salah Tentang APBN RI

June 18, 2026
IHSG Mulai Pulih, Likuiditas dan Fundamental Pasar Tetap Solid

IHSG Mulai Pulih, Likuiditas dan Fundamental Pasar Tetap Solid

June 18, 2026
Ekonomi RI Kuat, Pembiayaan Komersial Bank Mega Syariah Tumbuh 13%

Ekonomi RI Kuat, Pembiayaan Komersial Bank Mega Syariah Tumbuh 13%

June 18, 2026
Kredit UMKM Kian Melemah, Perbanas Luncurkan UMKM Center

Kredit UMKM Kian Melemah, Perbanas Luncurkan UMKM Center

June 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Investor Hati-Hati, Bursa Asia Kompak Turun Pagi Ini

11 months ago
in Lifestyle
Investor Hati-Hati, Bursa Asia Kompak Turun Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar saham Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Selasa (29/7/2025) seiring sikap wait and see investor terhadap kelanjutan pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan China.

Melansir CNBC.com, ketidakpastian arah kebijakan The Federal Reserve juga membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati.

Para investor menantikan hasil pertemuan bank sentral AS yang dijadwalkan Rabu waktu setempat. The Fed akan mengumumkan apakah akan memangkas suku bunga acuannya di tengah tekanan ekonomi global.

Sejak pagi, mayoritas bursa Asia dibuka di zona merah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,61%, sedangkan Topix melemah 0,76%.

Indeks Kospi Korea Selatan juga terkoreksi 1,09%, dan indeks Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil tergelincir 0,88%. Adapun indeks S&P/ASX 200 Australia ikut melemah 0,42%.

Dari sisi eksternal, pasar global mencermati pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berencana menerapkan tarif umum sebesar 15%-20% untuk seluruh negara yang belum meneken kesepakatan dagang dengan Washington. Kebijakan ini akan berlaku mulai 1 Agustus mendatang.

“Untuk dunia, saya rasa akan berada di kisaran 15 hingga 20%… Saya hanya ingin bersikap baik,” ujar Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Sebelumnya, Trump menyebut tarif dasar akan dikenakan sebesar 10%.

Dari pasar saham AS, bursa Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Senin atau Selasa dini hari waktu Indonesia.

Indeks S&P 500, naik tipis 0,02% dan ditutup di 6.389,77. Indeks ini sempat mencetak rekor tertinggi baru tak lama setelah pembukaan, tetapi hanya naik 0,2%.

Indeks S&P 500 berakhir hampir stagnan karena pelaku pasar mengabaikan kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa, sementara pekan penuh katalis pasar, termasuk keputusan suku bunga The Fed sudah di depan mata.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 64,36 poin atau 0,14% menjadi 44.837,56, sementara Nasdaq Composite menguat 0,33% dan ditutup di 21.178,58. Indeks yang didominasi saham teknologi ini juga mencatat rekor tertingginya pada Senin.

Para investor tengah bersiap menyambut serangkaian data penting, termasuk pekan tersibuk musim laporan keuangan sejauh ini, keputusan suku bunga the Fed dan laporan ketenagakerjaan pada Jumat.

Lebih dari 150 perusahaan dalam indeks S&P 500 dijadwalkan merilis laporan keuangannya, termasuk raksasa teknologi “Magnificent Seven” seperti Meta Platforms dan Microsoft pada Rabu, disusul oleh Amazon dan Apple pada Kamis.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Bursa Asia Dibuka Volatil, Pasar Lagi Prediksi Isi Kepala Trump




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

June 18, 2026
BI Rate Naik, Bos Danantara Minta Bank Himbara Makin Efisien

BI Rate Naik, Bos Danantara Minta Bank Himbara Makin Efisien

June 18, 2026
Laba Semen Indonesia Meroket 380%

Laba Semen Indonesia Meroket 380%

June 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .