• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ini Alasan Purbaya Tak Tambah Simpanan Pemerintah di Bank BUMN

Ini Alasan Purbaya Tak Tambah Simpanan Pemerintah di Bank BUMN

December 18, 2025
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ini Alasan Purbaya Tak Tambah Simpanan Pemerintah di Bank BUMN

10 months ago
in Lifestyle
Ini Alasan Purbaya Tak Tambah Simpanan Pemerintah di Bank BUMN
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pastikan tidak ada penambahkan penempatan Saldo anggaran lebih (SAL) atau anggaran ‘nganggur’ pemerintah di sisa tahun 2025 dari bank sentral ke bank umum.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti saat Konferensi Pers APBN Kita di Kantor Kemenkeu, Kamis (18/12/2025).

“Jadi kita tidak ada (penempatan tambahan) di akhir tahun ini,” kata Astera.

Hal ini karena Kemenkeu melihat adanya potensi kenaikan likuiditas di akhir tahun menjadi alasan dari tidak adanya gelontoran SAL ke perbankan.

“Karena tadi disampaikan Pak Menteri bahwa potensi kenaikan likuiditas untuk akhir tahun ini akan meningkat,” katanya.

Namun, Astera tidak menutup kemungkinan gelontoran SAL ke perbankan akan dilanjutkan tahun depan sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi.

“Jadi Kita Akan tabung dulu uang kita untuk tahun depan dan nanti kalau misalnya dinamikanya memungkinkan, tentunya nanti kita akan bisa gelontorkan lagi ke perbankan,” ujarnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sendiri mengungkapkan progres penempatan saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah sebesar Rp 200 triliun pada perbankan Tanah Air.

Purbaya menuturkan penempatan SAL di bank umum telah memperkuat likuiditas perbankan. Ini telah terlihat dari penurunan suku bunga deposito.

“Yang kami yakin akan diikuti oleh penurunan suku bunga kredit lebih signifikan lagi,” kata Purbaya, Kamis (18/12/2025).

Adapun, Purbaya telah menempatkan SAL sebesar Rp 200 triliun di lima bank umum a.l. Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia, BRI, BNI dan BTN. Purbaya bahkan menambah penempatan sebesar Rp 76 triliun di Bank Mandiri, BRI, BNI dan Bank Jakarta pada tahap kedua.

Purbaya berharap dengan langkah ini dapat mendorong peningkatan base money atau M0 guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Jadi kan sempat naik ke 13% M0-nya, sekarang Desember ke 5% turun lagi. Tapi saya yakin, menjelang minggu-minggu atau hari-hari ke depan likuiditas di sistem akan bertambah lagi,” ujarnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .