• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi 1 Menguat 0,45% ke 8.659, Saham Grup Bakrie Diburu Investor

IHSG Sesi 1 Menguat 0,45% ke 8.659, Saham Grup Bakrie Diburu Investor

December 12, 2025
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Sesi 1 Menguat 0,45% ke 8.659, Saham Grup Bakrie Diburu Investor

10 months ago
in Lifestyle
IHSG Sesi 1 Menguat 0,45% ke 8.659, Saham Grup Bakrie Diburu Investor
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 38,63 poin atau naik 0,45% pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025). Indeks bertengger di level 8.659,12.

Sebanyak 313 saham naik, 339 turun, dan 144 tidak bergerak. Nilai transaksi hingga jeda makan siang tergolong cukup ramai atau mencapai Rp 16,26 triliun, melibatkan 31,29 miliar saham dalam 1,78 juta kali transaksi.

Kapitalisasi pasar bursa tercatat mencapai Rp 15.936 triliun atau sedikit lagi mencapai US$ 1 triliun.

Tingginya nilai transaksi bursa hari ini ditopang oleh perdagangan saham Grup Bakrie. Saham Bumi Resources (BUMI), BRMS dan DEWA berkontribusi nyaris 40% total transaksi bursa hari ini.

Mayoritas sektor perdagangan tercatat menguat dengan  kenaikan terbesar dicatatkan oleh sektor barang baku dan properti. Sedangkan sektor energi, konsumer non primer dan finansial tercatat melemah.

Saham-saham yang menjadi penopang kinerja IHSG hari ini termasuk BRMS, AMMN dan MORA.

Pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen pasar penting hari ini setelah kemarin ambruknya IHSG secara tiba-tiba pada perdagangan menjadi peringatan keras jika sentimen global yang positif pun belum tentu mampu mengerek pasar keuangan domestik.

Buktinya, kabar baik pemangkasan suku bunga The Fed tak cukup mampu mengangkat IHSG kemarin.

Salah satu kabar yang masih membuat market cemas adalah kesepakatan dagang AS dan Indonesia. Dalam beberapa hari terakhir, isu batalnya kesepakatan dagang telah membuat banyak pihak bertanya-tanya dan membuat khawatir.

Laporan tersebut menyebut kesepakatan perdagangan Indonesia dengan AS terancam gagal karena para pejabat AS semakin frustrasi dengan apa yang mereka lihat sebagai pengingkaran Jakarta terhadap ketentuan perjanjian yang dicapai pada bulan Juli.

Airlangga menegaskan, nanti malam dirinya sudah terjadwal mengadakan pertemuan secara daring dengan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat atau United States Trade Representative (USTR).

“Nanti malam (Kamis malam),” kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Meski begitu, Airlangga belum mau mengungkapkan isi perundingan yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia hanya memastikan, pemerintah akan mengumumkan hasil pertemuan virtual itu Jumat hari ini.

“Besok aja ya, ada pembicaraan lah,” tegas Airlangga.

Sebagaimana diketahui, pada Juli lalu, AS sepakat untuk terus menurunkan pengenaan tarif resiprokal yang tinggi ke Indonesia dari semula 32% menjadi 19% dan berpotensi lebih rendah lagi. Namun, dalam laporan terbaru, AS kini menilai Indonesia mundur dari beberapa komitmen mengikat, terutama terkait perdagangan digital serta hambatan non-tarif di sektor industri dan agrikultur.

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan lebih tinggi pada hari Jumat (12/12/2025), mengekor kenaikan Wall Street setelah indeks acuan utama mencapai rekor baru menyusul keputusan Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan AS.

Bank sentral AS pada hari Rabu waktu setempat (Kamis dini hari waktu Indonesia) menurunkan suku bunga pinjaman utamanya sebesar seperempat poin persentase, menempatkannya dalam kisaran 3,5%-3,75%.

Indeks acuan Jepang Nikkei 225 naik 0,96%, sementara Topix bertambah 1,18%. Kospi Korea Selatan naik 0,29%, sementara Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil diperdagangkan di sekitar garis datar.

Indeks acuan Australia S&P/ASX 200 naik 0,83%. Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 25.788, sedikit lebih tinggi dari penutupan terakhirnya di 25.530,51.

Sementara itu dari kawasan regional, para pemimpin tertinggi Tiongkok menutup pertemuan perencanaan ekonomi tahunan pada hari Kamis dengan menegaskan dukungan ekonomi yang luas untuk tahun mendatang, termasuk meningkatkan konsumsi dan menstabilkan sektor properti. Para pembuat kebijakan tetap fokus pada penguatan kemampuan teknologi dalam negeri, prioritas utama untuk rencana lima tahun mendatang yang dimulai pada tahun 2026.

Semalam di AS, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencapai level tertinggi baru, dengan investor beralih dari saham teknologi yang sedang naik daun ke saham-saham yang dapat diuntungkan dari pertumbuhan ekonomi AS setelah Federal Reserve memangkas suku bunga.

Indeks Dow yang terdiri dari 30 saham blue chip naik 646,26 poin, atau 1,34% ditutup ke level 48.704,01, rekor penutupan tertinggi baru. Indeks ini juga mencetak rekor intraday tertinggi baru, didukung oleh kenaikan saham Visa setelah mendapat peningkatan peringkat dari Bank of America. Pasar luas S&P 500 naik 0,21% untuk ditutup pada 6.901,00, juga rekor penutupan. Namun, Nasdaq Composite turun 0,26% untuk ditutup pada 23.593,86.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .