• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Anjlok 11%, Rupiah Tembus Rp 18.000, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 11%, Rupiah Tembus Rp 18.000, Ini Penyebabnya

October 16, 2026
Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

November 1, 2026
Intip Racikan Investasi Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Intip Racikan Investasi Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 1, 2026
Kata Pelaku Pasar Soal RI Mau Bikin Rating Bursa Sendiri

Kata Pelaku Pasar Soal RI Mau Bikin Rating Bursa Sendiri

November 1, 2026
Penyidikan Kasus BPR DCN Malang Rampung, OJK Serahkan 2 Tersangka

Penyidikan Kasus BPR DCN Malang Rampung, OJK Serahkan 2 Tersangka

November 1, 2026
Bisnis Raja Gula dari Semarang Hancur Usai Ribut dengan Pemerintah

Bisnis Raja Gula dari Semarang Hancur Usai Ribut dengan Pemerintah

November 1, 2026
Pakai Info Rahasia Militer, Tentara Cuan Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan

Pakai Info Rahasia Militer, Tentara Cuan Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan

November 1, 2026
Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

Skandal Manipulasi Saham Bikin Geger, Ribuan Investor Jadi Korban

October 31, 2026
Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Anda Termasuk?

October 31, 2026
Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Jaga Kerahasiaan Data!

October 31, 2026
Daftar Nama Terlibat Kasus Pasar Modal, Ada Terkait BREN, DSSA, CUAN

Daftar Nama Terlibat Kasus Pasar Modal, Ada Terkait BREN, DSSA, CUAN

October 31, 2026
OJK Rilis Daftar Sanksi Pasar Modal: Ada FILM, KIOS, SHID

OJK Rilis Daftar Sanksi Pasar Modal: Ada FILM, KIOS, SHID

October 31, 2026
Segera Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Caranya

Segera Cek KTP Anda Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Caranya

October 31, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, November 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Anjlok 11%, Rupiah Tembus Rp 18.000, Ini Penyebabnya

2 weeks ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Anjlok 11%, Rupiah Tembus Rp 18.000, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Hingga pukul 09.30 WIB, indeks acuan Bursa Efek Indonesia itu berada di level 5.203,19, turun 660,59 poin atau 11,27%.

IHSG sebelumnya dibuka di level 5.393,92 pada pukul 09.00 WIB atau melemah 8,01%. Dalam setengah jam berikutnya, tekanan jual bertambah sehingga indeks bergerak turun hingga menyentuh titik terendah hari ini di 5.193,22. Sementara itu, level tertinggi tercatat di 5.404,51, yang hanya sedikit di atas harga pembukaan.

Total volume perdagangan tercatat 61,6 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp1.730,3 miliar.

Adapun saham-saham pemberat IHSG hari ini antar lain, PT. Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), dan PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR).

Sementara saham-saham yang menjadi penopang tekanan IHSG antara lain, PT. Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT. United Tractors Tbk. (UNTR), dan PT. Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD).

Di sisi lain, Rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan terakhir pekan ini. Mata uang Garuda dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (16/10/2026).
Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,33% ke posisi Rp17.980/US$ pada perdagangan Jumat (16/10/2026).

Hanya berselang dua menit, tepatnya pada pukul 09.02 WIB, pelemahan rupiah semakin dalam menjadi 0,45% hingga menyentuh Rp18.000/US$

Tekanan tersebut melanjutkan pergerakan pada Kamis (15/10/2026), ketika rupiah ditutup melemah 0,14% di level Rp17.920/US$ setelah sempat terperosok hingga Rp17.957/US$.

Pelaku pasar selanjutnya menantikan pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh dalam rangkaian pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bangkok hari ini. Pernyataannya akan dicermati untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter AS.

Dari dalam negeri, sentimen pasar turut dipengaruhi rencana MSCI mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Rencana tersebut masih dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final. MSCI membuka kesempatan bagi pelaku pasar untuk memberikan tanggapan hingga 30 April 2027, sedangkan keputusan akhir akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

“MSCI akan mengumumkan keputusan akhir pada akhir Juni 2027 dan mungkin memberikan pembaruan sementara mengenai tanggapan peserta pasar selama periode konsultasi,” tulis MSCI dalam pengumumannya, dikutip Jumat (16/10/2026).

MSCI menilai klasifikasi Indonesia sebagai pasar berkembang tidak lagi sesuai dengan kondisi pasar saat ini. Penilaian tersebut didasarkan pada kekhawatiran mengenai tingkat investabilitas, transparansi struktur kepemilikan saham, dugaan praktik perdagangan terkoordinasi, serta belum terlihatnya penegakan aturan yang memberikan dampak berarti.

Selama proses konsultasi, MSCI juga tetap membekukan sejumlah perubahan indeks untuk saham Indonesia. MSCI tidak akan menaikkan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), menambahkan saham baru ke dalam MSCI Indonesia Investable Market Index, maupun menaikkan saham ke segmen indeks yang lebih tinggi.

Kabar tersebut berpotensi meningkatkan kehati-hatian investor asing terhadap aset domestik. Apabila mendorong keluarnya dana asing dari pasar saham, kebutuhan terhadap dolar AS dapat meningkat dan menambah tekanan terhadap rupiah.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

November 1, 2026
Intip Racikan Investasi Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Intip Racikan Investasi Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 1, 2026
Kata Pelaku Pasar Soal RI Mau Bikin Rating Bursa Sendiri

Kata Pelaku Pasar Soal RI Mau Bikin Rating Bursa Sendiri

November 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .