• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IFG Sebut Bahaya Penurunan Daya Beli Masyarakat bagi Industri Asuransi

IFG Sebut Bahaya Penurunan Daya Beli Masyarakat bagi Industri Asuransi

July 14, 2025
Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

April 23, 2026
Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

April 23, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

April 23, 2026
Jusuf Hamka Sujud Syukur Usai Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Jusuf Hamka Sujud Syukur Usai Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

April 23, 2026
Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

April 23, 2026
Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

April 23, 2026
Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

April 23, 2026
Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US3

Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US$103

April 23, 2026
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

April 23, 2026
Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

April 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IFG Sebut Bahaya Penurunan Daya Beli Masyarakat bagi Industri Asuransi

9 months ago
in Lifestyle
IFG Sebut Bahaya Penurunan Daya Beli Masyarakat bagi Industri Asuransi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Komisaris Utama Indonesia Financial Group (IFG) Fauzi Ichsan mengungkapkan pentingnya menjaga daya beli masyarakat di tengah bonus demografi dan ketidakpastian ekonomi. Menurutnya, Indonesia baru bisa menikmati bonus demografi jika pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Kalau kelas menengah menciut, buying power juga melemah. Diharapkan pemerintah bisa memberikan kebijakan stimulus yang bisa menumbuhkan manufaktur. Jika manufaktur terpuruk, kelas menengah juga,” ujarnya dalam CNBC Indonesia Insurance Forum 2025, Senin (14/7/2025).

Dia menilai dengan mendorong kelas menengah, maka daya beli bisa terjaga dan kemampuan untuk memiliki produk proteksi yakni asuransi bisa berjalan.

“Kalau buying power minim, asuransi bukanlah hal yang penting. Tapi kalau bisa saving asuransi bisa dibeli,” kata Fauzi.

Selain itu, dengan menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5% saja, maka kemampuan pemegang polis pun meningkat dan bisa berinvestasi. Dengan begitu, mereka pun memiliki pilihan untuk memenuhi kebutuhan proteksinya.

“Bisa membantu pemegang polis untuk investasi juga,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengungkapkan penetrasi asuransi di tanah air masih rendah dibandingkan di negara lainnya, yakni di kisaran 3%. Untuk itu diperlukan pendalaman pasar dengan melakukan inovasi produk-produk asuransi.

“Banyak sekali pertanggungan yang belum dilakukan di Indonesia, terkait pendalaman pasar ini. Banyak produk asuransi di negara lain sudah diterapkan dan di Indonesia belum diterapkan,” kata Ogi.

Sebelumnya, OJK juga mengungkapkan penyebab rendahnya tingkat penetrasi dan inklusi asuransi karena tingkat literasi yang rendah, keterbatasan jangkauan pemasaran perusahaan asuransi, ketidaksesuaian produk, dan layanan asuransi dengan kebutuhan masyarakat. Kemudian, keterbatasan kapasitas industri asuransi untuk menanggung risiko, dan keterbatasan daya beli masyarakat juga menjadi penyebabnya.

Untuk itu, diperlukan upaya pengembangan industri yang dapat diarahkan untuk meningkatkan literasi masyarakat, perluasan jangkauan pemasaran, inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat, dan peningkatan kapasitas pelaku industri.

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Waspada! Tanda-Tanda Dompet Warga RI Kempes Muncul Lagi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

April 23, 2026
Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

April 23, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

April 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .