• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IEA Minta Proyek Migas Baru Digenjot, Produksi Turun

IEA Minta Proyek Migas Baru Digenjot, Produksi Turun

September 16, 2025
Complete Guide to Dinner in Kuta Lombok

Complete Guide to Dinner in Kuta Lombok

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

September 24, 2026
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

September 24, 2026
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

September 24, 2026
Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

September 24, 2026
Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

September 24, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Merosot 1,2% ke Level 6.298

IHSG Parkir di Zona Merah, Merosot 1,2% ke Level 6.298

September 24, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 24, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IEA Minta Proyek Migas Baru Digenjot, Produksi Turun

1 year ago
in Lifestyle
IEA Minta Proyek Migas Baru Digenjot, Produksi Turun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Energi Internasional (IEA) meminta proyek-proyek minyak dan gas baru “mungkin” digenjot untuk mempertahankan tingkat produksi saat ini. Dalam sebuah laporan terbaru, terungkap bahwa produksi 15.000 ladang minyak dan gas saat ini menurun lebih cepat daripada sebelumnya.

“Ini memiliki implikasi besar bagi pasar dan ketahanan energi,” ujar laporan tahunan tentang tren energi, badan yang berbasis di Paris itu, mengutip AFP Selasa (16/9/2025).

Laporan muncul di tengah janji sejumlah negara untuk mencapai netralitas karbon. Hal ini memicu kritik industri minyak dan gas termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang pro energi fossil, dengan mengancam keluar dari keanggotaan.

“Tingkat penurunan produksi yang lebih cepat di berbagai ladang, yang sebagian terkait dengan pengembangan di ladang lepas pantai yang kurang produktif dan fracking, berarti bahwa kebutuhan investasi harus dipertimbangkan kembali,” muat laporan IEA lagi menyebut farcking istilah dalam pengeboran minyak yang merujukupaya mengambil sisa-sisa minyak dari sumur produksi.

“Perhatian yang cermat perlu diberikan pada potensi konsekuensinya terhadap keseimbangan pasar, ketahanan energi, dan emisi,” kata Kepala IEA Fatih Birol dalam sebuah pernyataan.

“Menjaga produksi minyak dan gas global tetap konstan dari waktu ke waktu akan membutuhkan pengembangan sumber daya baru,” tambahnya.

Lebih lanjut IEA menyatakan bahwa terdapat “kesenjangan besar yang perlu diisi oleh proyek-proyek minyak dan gas konvensional baru untuk mempertahankan produksi pada tingkat saat ini”. Meskipun demikian, jumlah yang dibutuhkan dapat dikurangi jika permintaan minyak dan gas turun”.

Investasi hulu (upstream) di sektor minyak dan gas pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai sekitar US$ 570 miliar (Rp 9.345 triliun). Ini diharapkan dapat mendorong sedikit peningkatan produksi jika tren investasi ini terus berlanjut.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Minyak Bangkit, Sanksi Baru AS ke Iran & Harapan Damai Dagang




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Complete Guide to Dinner in Kuta Lombok

Complete Guide to Dinner in Kuta Lombok

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .