• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Hasil Aturan DHE Belum Berdampak ke Cadangan Devisa

Hasil Aturan DHE Belum Berdampak ke Cadangan Devisa

October 13, 2025
Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
Tugu Insurance (TUGU) Angkat Komisaris & Dewan Syariah Baru

Tugu Insurance (TUGU) Angkat Komisaris & Dewan Syariah Baru

October 1, 2026
Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
AADI Rampungkan Divestasi Tambang Kestrel ke Yancoal, Raup Rp14,5 T

AADI Rampungkan Divestasi Tambang Kestrel ke Yancoal, Raup Rp14,5 T

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Anjlok 1% Lebih Kala Prabowo Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

BEI Temukan Segelintir Pihak Kuasai 93,08% Saham BIKE

October 1, 2026
Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini

October 1, 2026
Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

October 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Hasil Aturan DHE Belum Berdampak ke Cadangan Devisa

12 months ago
in Lifestyle
Hasil Aturan DHE Belum Berdampak ke Cadangan Devisa
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan bersama beberapa anggota Kabinet Merah Putih, membahas stimulus ekonomi, di Kediamannya, di Jalan Kertanegara, Minggu, malam (12/10/2025). Salah satu yang dibahas adalah evaluasi penerapan Devisa Hasil Ekspor (DHE)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang ikut dalam rapat itu, mengatakan saat ini pemerintah masih meninjau penerapan aturan itu. Dia belum bisa memastikan apakah aturan penerapan DHE yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025 ini akan direvisi.

Dari aturan ini eksportir di sektor tambang kecuali migas, perkebunan, kehutanan, dan perikanan wajib menempatkan 100% DHE di sistem keuangan nasional selama 12 bulan. Tujuannya untuk memperkuat cadangan devisa dan perekonomian Indonesia.

“DHE akan ditinjau lagi, saya gak tahu apakah akan direvisi, saya gak begitu detail,” kata Purbaya, di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (13/10/2025).

Namun Purbaya mengakui bahwa penerapan DHE belum mencapai hasil yang diinginkan terhadap Cadangan Devisa.

“Tapi kelihatannya hasilnya belum betul-betul berdampak ke jumlah cadangan devisa kita. Jadi BI mungkin akan lihat lagi,” katanya.

Saat dikonfirmasi kembali apakah aturan DHE ini akan direvisi, Purbaya mengaku belum mengetahui, meski dia mengikuti rapat tersebut.

“Saya gak tahu. Ikut tapi kayanya gak denger deh,” jawabnya.

Lebih lanjut, Purbaya, menjelaskan nantinya pemerintah akan melakukan diskusi kembali mengenai aturan DHE, dimana keputusan akhir akan diumumkan oleh Presiden Prabowo.

“Mereka akan diskusikan lagi, biar aja nanti pak presiden yang umumin, saya nggak ngerti itu,” tutur Purbaya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, juga melihat penerapan mandatori yang diterapkan dari Maret 2025 dinilai belum optimal. Menurutnya Evaluasi akan dilakukan pemerintah untuk melihat sejauh mana efektivitas dan dampak terhadap diberlakukannya DHE.

“Sudah. Tapi memang perlu juga kita terus pelajari. Karena dari yang sudah diterapkan, hasilnya belum cukup menggembirakan. Makanya tadi salah satu pembahasan kita terutama di bidang ekonomi untuk malam ini,” Kata Prasetyo usai rapat, Minggu (12/10/2025) malam.

Ketika ditanya alasan yang menjadi kendala penerapan DHE belum optimal, Prasetyo menjawab hal ini masih dipelajari.

“Ya masih ada beberapa yang memungkinkan devisa kita belum seoptimal yang kita harapkan. Makanya itu yang diminta segera untuk dipelajari kembali,” tutur Prasetyo.

(emy/mij)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Purbaya Dapat Restu Prabowo, Alihkan Dana Rp200 T dari BI ke Perbankan




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

Buka Pasar Lokal, RLCO Bawa Produk Sarang Burung Walet Standar Global

October 1, 2026
Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

Breaking News! IHSG Sempat Anjlok 1% Lebih Kala Ada Reshuffle Kabinet

October 1, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

October 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .