• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Melemah Tipis, Pasar Pantau Negosiasi Dagang AS-China

Harga Minyak Melemah Tipis, Pasar Pantau Negosiasi Dagang AS-China

July 23, 2025
OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

June 17, 2026
Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

June 17, 2026
BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

June 17, 2026
Danantara Targetkan Merger BUMN Asuransi Dimulai September 2026

Danantara Targetkan Merger BUMN Asuransi Dimulai September 2026

June 17, 2026
Detik-Detik Melantai di Bursa Hong Kong, EMAS Didukung Glencore Cs

Detik-Detik Melantai di Bursa Hong Kong, EMAS Didukung Glencore Cs

June 17, 2026
KB Bank PHK Massal, Ini Penjelasan OJK

KB Bank PHK Massal, Ini Penjelasan OJK

June 17, 2026
OJK Buka Suara Soal Dua Pengumuman MSCI

OJK Buka Suara Soal Dua Pengumuman MSCI

June 17, 2026
OJK Sebut Bank akan Revisi RBB Bulan Ini

OJK Sebut Bank akan Revisi RBB Bulan Ini

June 17, 2026
Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

June 17, 2026
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

June 17, 2026
Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

June 17, 2026
Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

June 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Melemah Tipis, Pasar Pantau Negosiasi Dagang AS-China

11 months ago
in News
Harga Minyak Melemah Tipis, Pasar Pantau Negosiasi Dagang AS-China
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak dunia terpantau bergerak mendatar pada Rabu (23/7/2025) pagi, di tengah sentimen perundingan dagang Amerika Serikat (AS) dengan mitra utamanya yang masih menyisakan ketidakpastian.

Mengutip data Refinitiv pada pukul 09.50 WIB, harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak terdekat dibuka di US$68,92 per barel, sempat naik ke US$69,10, namun melemah tipis ke US$68,85. 

Sementara West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada di US$65,55 per barel, turun dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di US$66,21.

 

Penguatan minyak sempat muncul seiring kabar Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan tarif baru dengan Filipina sebesar 19% dan Jepang sebesar 15%. Namun, pasar masih wait and see menanti kelanjutan negosiasi AS-China di Stockholm pekan depan, yang disebut Menteri Keuangan AS Scott Bessent akan “membahas kemungkinan perpanjangan batas waktu” negosiasi hingga melewati tenggat 12 Agustus mendatang.

Negosiasi kali ini dinilai lebih kompleks karena melibatkan isu pembelian minyak Rusia dan Iran oleh Beijing, yang sebelumnya terkena sanksi. Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar enggan mengambil posisi agresif.

Sejak awal Juli, harga minyak diperdagangkan dalam rentang sempit setelah sempat bergejolak pada Juni akibat konflik Israel-Iran. Brent masih terkoreksi sekitar 8% sepanjang tahun ini, tertekan oleh kekhawatiran perlambatan konsumsi akibat perang tarif Trump serta rencana OPEC+ menambah produksi mulai kuartal ketiga.

Di sisi lain, data persediaan minyak mentah AS juga memberi sedikit dukungan. Laporan industri menunjukkan stok minyak turun tipis pekan lalu, meski angka resmi baru akan dirilis Rabu malam waktu setempat.

Dalam jangka pendek, harga minyak diperkirakan masih sideways di kisaran US$68-70 per barel hingga ada kepastian hasil negosiasi AS-China. Jika kesepakatan dagang tercapai dan ketegangan tarif mereda, potensi rebound tetap terbuka. Namun jika sebaliknya, risiko permintaan melemah bisa menyeret harga lebih rendah.

Pasar juga menanti arah kebijakan OPEC+ yang akan menggelar pertemuan teknis bulan depan, untuk menentukan apakah perlu memangkas kembali produksi guna menyeimbangkan pasar.

CNBC INDONESIA RESEARCH 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Melesat Lagi, Perang Iran – Israel Masih Jadi Momok




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

June 17, 2026
Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

June 17, 2026
BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

June 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .