• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela

Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela

January 14, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela

9 months ago
in Lifestyle
Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak turun tipis pada perdagangan Rabu (14/1/2026) pagi waktu Indonesia, di tengah membanjirnya kembali risiko pasokan dari Amerika Latin dan kawasan Laut Hitam yang membuat pasar masuk ke fase “supply shock management”.

Berdasarkan data Refinitiv per pukul 10.20 WIB, harga minyak Brent tercatat di US$65,34 per barel, turun 0,2% dari posisi Selasa. Sementara WTI berada di US$60,96 per barel, melemah sekitar 0,3%.



Melansir Reuters, secara teknikal, pergerakan minyak masih berada di fase reli sejak awal Januari. Brent sudah naik lebih dari 9% dari level US$59,96 pada 7 Januari, sementara WTI menguat hampir 9% dari US$55,99. Namun reli ini mulai kehilangan momentum karena pelaku pasar kini lebih fokus pada potensi tambahan pasokan ketimbang risiko geopolitik.

Pemicu utama datang dari Venezuela. Menurut laporan Reuters, perusahaan minyak negara PDVSA mulai membalikkan pemangkasan produksi setelah ekspor minyak kembali berjalan di bawah pengawasan Amerika Serikat. Produksi yang sempat anjlok dari 1,16 juta barel per hari pada akhir November menjadi sekitar 880 ribu barel per hari pekan lalu kini mulai dipulihkan seiring keberangkatan kapal-kapal tanker dari pantai Venezuela. Ini menandai kembalinya jutaan barel Venezuela ke pasar global setelah sempat terjebak akibat embargo AS.

Dari sisi geopolitik, kawasan Laut Hitam justru memperlihatkan arah sebaliknya. Reuters melaporkan sejumlah tanker minyak diserang drone saat menuju terminal ekspor CPC di Rusia, yang menjadi jalur sekitar 80% ekspor minyak Kazakhstan. Akibat gangguan ini, produksi minyak dan kondensat Kazakhstan dilaporkan turun 35% pada 1-12 Januari dibandingkan rata-rata Desember, terutama karena hambatan ekspor. Secara teori ini seharusnya mendukung harga, tetapi pasar melihat gangguan ini bersifat sementara dan bisa ditutupi oleh suplai dari wilayah lain.

Di sisi fundamental jangka menengah, tekanan datang dari Amerika Serikat.

Energy Information Administration (EIA) dalam laporan bulanan terbarunya memperkirakan harga Brent rata-rata hanya US$56 per barel pada 2026, turun dari US$69 tahun lalu, karena produksi global melampaui pertumbuhan permintaan dan mendorong penumpukan stok. EIA juga menegaskan bahwa jika sanksi terhadap Venezuela dilonggarkan, tambahan pasokan dari negara itu bisa menekan harga lebih dalam lagi.

Kombinasi ini menciptakan struktur pasar yang rapuh, adanya gangguan fisik dari konflik dan serangan drone, tetapi di sisi lain ada gelombang pasokan baru dari Venezuela dan potensi kelebihan suplai global. Itu sebabnya, meskipun harga minyak masih bertahan di atas US$60 per barel, pasar mulai menilai bahwa reli sejak awal Januari lebih bersifat short-covering dan technical rebound, bukan perubahan fundamental.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .